Apa Saja Ciri-ciri Perubahan Sosial dan Contohnya dalam Masyarakat?

Oleh: Yuda Prinada - 7 Juni 2021
Dibaca Normal 2 menit
Apa saja ciri-ciri perubahan sosial? Selain itu, apa saja contoh perubahan sosial dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat?
tirto.id - Dalam studi sosiologi, terdapat istilah perubahan sosial yang didefinisikan sebagai proses atau berubahnya beberapa unsur dalam kehidupan bermasyarakat.

Secara etimologi, perubahan sosial diartikan sebagai perubahan berbagai bidang kemasyarakatan. Fenomena ini dapat mempengaruhi perubahan pada sistem sosial lainnya dalam masyarakat, mulai dari tata nilai, sikap, hingga perilaku.

Proses perubahan sosial berlangsung tanpa henti (terus menerus) seiring dengan berkembangnya pemikiran manusia ketika hendak mencukupi kebutuhan hidupnya.

Selain itu, perubahan sosial juga terdiri dari beberapa bentuk tertentu, yakni yang terjadi secara lambat, cepat, skala kecil, skala besar, direncanakan, hingga tidak direncanakan.

Terlepas dari itu, perubahan sosial mempunyai beberapa ciri tertentu. Lantas, apa saja ciri yang ada pada fenomena perubahan sosial?

Ciri-Ciri Perubahan Sosial & Contohnya dalam Masyarakat

Mengutip penjelasan dalam buku Sosiologi Kelompok Kompetensi F terbitan Kemdikbud (2016:8-9), setidaknya ada 4 ciri perubahan sosial. Keempat ciri-ciri perubahan sosial itu adalah:

  • Perubahan selalu terjadi, baik secara lambat maupun cepat.
  • Perubahan di lembaga sosial tertentu akan diikuti perubahan di lembaga-lembaga lain.
  • Perubahan yang berlangsung cepat, biasanya mengakibatkan disorganisasi di masyarakat, meski kemudian akan terjadi penyesuaian atau adaptasi.
  • Ada aspek timbal balik yang kuat antara perubahan pada aspek kebendaan dan spiritual.

Penjelasan mengenai masing-masing ciri perubahan sosial di atas dan contohnya dalam kehidupan masyarakat adalah sebagai berikut.

Pertama, masyarakat tidak ada yang berhenti berkembang. Hal ini karena masyarakat yang setiap harinya mengalami perubahan, baik secara lambat maupun cepat, dalam skala kecil maupun besar, hingga direncanakan ataupun tidak.

Kita dapat melihat contoh ciri perubahan sosial tersebut dari fenomena munculnya Handphone di dunia. Dengan cepat atau lambat, masyarakat perlahan mulai menggunakan benda tersebut untuk kebutuhan bersosialisasi. Peralihan komunikasi ke mode digital lalu makin marak dan cepat ketika era internet datang.

Sebelumnya komunikasi tatap muka dan berbicara langsung sejak lama menjadi cara bersosialisasi di masyarakat. Lantas, hadir teknologi telepon dan sarana komunikasi elektronik lain yang mulai mengubah cara-cara bersosialisasi meskipun tidak secepat di era internet.

Kedua, ciri lainnya adalah jika terdapat perubahan di sebuah sistem atau lembaga masyarakat di lingkup tertentu, lembaga lain yang ada di sekitarnya akan mengalami perubahan juga.


Contohnya dapat dilihat ketika pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia. Di tanah air, pemerintah berupaya mencegah penularan Covid-19 dengan mewajibkan pembelajaran daring bagi siswa sekolah dan mahasiswa di perguruan tinggi.

Adanya kegiatan pembelajaran daring ini bisa mempengaruhi sektor lain di kehidupan masyarakat. Misalnya, adanya peningkatan konsumsi internet, layanan antar-pesan makanan, dan kegiatan di rumah yang mempengaruhi sektor perekonomian.

Ketiga, perubahan sosial yang terjadi secara cepat dapat mengakibatkan munculnya disorganisasi (perpecahan atau ketidaksinambungan) di masyarakat. Akan tetapi, pertentangan ini perlahan bisa menyurut seiring dengan kemampuan masyarakat mulai bisa beradaptasi dengan situasi baru.

Masih melihat kasus pandemi Covid-19 sebagai contoh, perseteruan terkait berbagai masalah yang timbul akibat masalah kesehatan ini mudah ditemui.


Orang yang tidak menggunakan masker (tidak sesuai protokol kesehatan) mungkin merasa tidak nyaman ketika tiba-tiba diwajibkan memakainya.

Akan tetapi, perlahan mereka mulai sadar bahwa penggunaannya diperlukan, bahkan banyak yang menjadikan masker sekarang sebagai fashion atau style.

Keempat, ciri perubahan sosial adalah keterkaitan benda/material dan spiritual/kepercayaan yang satu sama lainnya saling berhubungan. Contohnya bisa dilihat pada perubahan ekonomi yang bisa berdampak pada aspek budaya maupun kebahagiaan masyarakat.

Contoh lainnya, perubahan yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 tidak hanya tampak di sektor kesehatan dan ekonomi, tapi juga pada cara masyarakat beribadah, memaknai hubungan dengan keluarga atau orang terdekat, hingga memaknai masalah dan mangatasi stres.

Baca juga artikel terkait PERUBAHAN SOSIAL atau tulisan menarik lainnya Yuda Prinada
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Addi M Idhom
DarkLight