tirto.id - Fastabiqul khairat artinya apa? Fastabiqul khairat adalah perkara yang begitu dianjurkan dalam Islam. Kaum muslim seyogianya senantiasa melakukan fastabiqul khairat dalam kehidupan sehari-hari.
Lantas, apa itu fastabiqul khairat dalam Islam? Bagaimana pengertian fastabiqul khairat dan contohnya di masyarakat?
Kaum muslim dituntut untuk selalu patuh kepada perintah dan larangan Allah Swt. Hal ini ditegaskan dalam Surah Ali Imran ayat 102 sebagai berikut:
"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim," (QS. Ali-Imran [3]: 102).
Dalam anjuran bertakwa kepada Allah Swt, dikenal satu istilah populer bagi umat Islam yakni fastabiqul khairat.
Apa itu Fastabiqul Khairat?
Fastabiqul khairat merupakan istilah dari bahasa Arab yang berarti berlomba-lomba dalam kebaikan. Maksudnya, umat Islam dianjurkan untuk saling meningkatkan kebaikan dalam ibadah maupun perbuatan terpuji.
Amalanfastabiqul khairat menjadi salah satu yang disukai dan dianjurkan dalam agama Islam. Hal ini ditegaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 148 sebagai berikut:
وَلِكُلٍّ وِّجۡهَةٌ هُوَ مُوَلِّيۡهَا ۚ فَاسۡتَبِقُوا الۡخَيۡرٰتِؕ اَيۡنَ مَا تَكُوۡنُوۡا يَاۡتِ بِكُمُ اللّٰهُ جَمِيۡعًا ؕ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ قَدِيۡرٌ
Arab Latinnya:
Wa likullinw wijhatun huwa muwalliihaa fastabiqul khairaat; ayna maa takuunuu yaati bikumullaahu jamii'aa; innal laaha 'alaa kulli shai'in qadiir.
Artinya:
"Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu," (QS. Al-Baqarah [2]: 148).
Manfaat Fastabiqul Khairat bagi Umat Muslim
Sebagai perbuatan yang dianjurkan, fastabiqul khairat memiliki banyak manfaat ketika diaplikasikan dalam diri muslim. Berikut ini beberapa manfaat fastabiqul khairat:
1. Diridai Allah Swt.
Orang yang senang fastabiqul khairat akan berada di jalan yang diridai Allah Swt. Hal ini dijelaskan dalam Surah Al-Maidah ayat 48 sebagai berikut:"Kami telah menurunkan kitab suci [Al-Qur’an] kepadamu [Nabi Muhammad] dengan [membawa] kebenaran sebagai pembenar kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan sebagai penjaganya [acuan kebenaran terhadapnya]. Maka, putuskanlah [perkara] mereka menurut aturan yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka dengan [meninggalkan] kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Seandainya Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikanmu satu umat [saja]. Akan tetapi, Allah hendak mengujimu tentang karunia yang telah Dia anugerahkan kepadamu. Maka, berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang selama ini kamu perselisihkan," (QS. Al-Maidah [5]: 48).
2. Pahala dan Ampunan Berlipat Ganda
Fastabiqul khairat mendatangkan banyak pahala sekaligus ampunan berlipat ganda. Dengan menjalankan banyak ibadah, wajar seorang muslim akan menerima banyak pahala serta diampuni dosanya yang telah lalu. Allah Swt. dalam Surah Al-Hadid ayat 21, berfirman sebagai berikut:"Berlombalah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga yang lebarnya (luasnya) selebar langit dan bumi, yang telah disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasul-Nya. Itulah karunia Allah yang dianugerahkan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Allah adalah Pemilik karunia yang agung," (QS. Al-Hadid [57]: 21).
3. Mendapatkan Kebahagiaan di Dunia dan Akhirat
Fastabiqul khairat mendatangkan kebahagiaan bagi pelakunya baik di dunia maupun akhirat kelak. Allah Swt. menjanjikan hal tersebut dalam Surah Az-Zumar ayat 10 sebagai berikut:"Katakanlah [Nabi Muhammad], 'Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Tuhanmu.” Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Bumi Allah itu luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa perhitungan,'" (QS. Az-Zumar [39]: 10).
Contoh Menjalankan Fastabiqul Khairat dalam Kehidupan
Fastabiqul khairat bukanlah perkara yang sulit untuk dilakukan. Asalkan memiliki niat yang tekun, fastabiqul khairat dapat dilakukan oleh siapa saja.
Berikut ini beberapa praktik fastabiqul khairat dalam kehidupan sehari-hari:
- Bersedekah kepada yang membutuhkan.
- Membantu tanpa pamrih.
- Berjemaah kepada masjid atau musala.
- Tidak sombong dan angkuh.
- Menyebar perdamaian.
- Saling bertegur sapa dengan cara yang baik.
- Niat yang ikhlas.
- Cinta kebaikan dan sayang kepada orang baik.
- Merasa beruntung jika melakukan suatu kebaikan.
- Meneladani orang-orang yang suka beramal baik.
- Memahami ilmu tentang kebaikan.
Editor: Addi M Idhom
Penyelaras: Syamsul Dwi Maarif
Masuk tirto.id





































