Anies: Bayar Proyek di Akhir Tahun Bikin Serapan Anggaran Rendah

Oleh: Damianus Andreas - 4 Desember 2018
Dibaca Normal 1 menit
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap pembayaran proyek pekerjaan tak dilakukan di akhir tahun, namun bisa bertahap sesuai progress pekerjaan.
tirto.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan agar pembayaran proyek pekerjaan tidak lagi dilakukan pada penghujung tahun. Menurut Anies, hal semacam itu membuat serapan anggaran jadi terkesan rendah dan proyek pekerjaan pun seakan tidak berjalan secara maksimal.

“Tidak boleh begini terus. Pembayarannya harus sesuai dengan progress pekerjaan. Ini memberikan kesan pekerjaan tidak jalan karena belum dibayar, padahal ketika dilaporkan jumlah pekerjaannya, semua sesuai jadwal,” kata Anies di kawasan Cililitan, Jakarta Timur pada Senin (3/12/2018) malam.

Lebih lanjut, Anies menargetkan penyerapan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) DKI Jakarta pada tahun ini tidak akan berbeda jauh dengan tahun lalu.

Ia pun mengaku tenang dan optimistis karena masalah penyerapan anggaran ternyata tidak terkait dengan keberlangsungan proyek pekerjaan.


Namun, untuk mengantisipasi agar pembayaran proyek pekerjaan tidak terus-terusan dilakukan jelang akhir tahun, Anies mengaku Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan strategi. Salah satunya dengan mendata dan melelang proyek-proyek pekerjaan tahun depan pada bulan ini.

“Semua proses entry dilakukan, proses koreksi atas rekening-rekening dilakukan, sehingga tidak ada kegiatan yang bisa dilakukan sekarang tapi baru dilakukan besok,” ujar Anies.

Anies mengklaim rencana tersebut telah disampaikannya dalam rapat pimpinan pada Senin (3/12/2018) pagi. Ia sendiri berharap dengan adanya perubahan pada pola kerja, maka serapan anggaran di DKI Jakarta bisa lebih optimal dan pembayarannya tidak lagi baru banyak direalisasikan pada akhir tahun.

Sebelumnya salah satu faktor yang disebut-sebut memengaruhi rendahnya serapan anggaran karena banyaknya kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang masih berstatuskan pelaksana tugas (Plt). Para Plt itu pun dinilai tidak berani menggunakan kewenangannya secara maksimal.

Saat ditanya mengenai pengisian sejumlah posisi kepala SKPD yang belum definitif itu, Anies berjanji akan segera merampungkannya sebelum akhir tahun ini.

“Pertengahan Desember paling telat sudah beres semua. Kan prosesnya sudah berjalan, wawancara sudah, kemudian beberapa hasil sudah sampai ke saya. Tapi memang belum semuanya,” kata Anies.


Baca juga artikel terkait KINERJA PEMPROV DKI atau tulisan menarik lainnya Damianus Andreas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Damianus Andreas
Penulis: Damianus Andreas
Editor: Maya Saputri