Menuju konten utama

Ali Khamenei: Iran Tak Akan Menyerah, Siap Balas Serangan AS

Iran mengancam akan melakukan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di wilayah Timur Tengah.

Ali Khamenei: Iran Tak Akan Menyerah, Siap Balas Serangan AS
Dalam gambar yang dirilis oleh situs resmi kantor pemimpin tertinggi Iran, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei berbicara kepada bangsa dalam pidato yang disiarkan televisi menandai peringatan kematian 1989 Ayatollah Ruhollah Khomeini, pemimpin Revolusi Islam 1979, di Teheran, Iran, Rabu, 3 Juni 2020. Kantor Pemimpin Tertinggi Iran via AP
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengancam akan melakukan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di wilayah Timur Tengah. Serangan akan digencarkan apabila AS kembali menyerang Iran.

“Fakta bahwa Republik Islam Iran memiliki akses ke pusat-pusat penting Amerika di kawasan itu (Timur Tengah) dan dapat mengambil tindakan terhadap mereka kapan pun dianggap perlu,” kata Khamenei dalam konferensi pers usai pengumuman gencatan senjata, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (26/6/2025).

Dalam kesempatan itu, dia menegaskan bahwa Iran tidak akan menyerah meskipun ada seruan dari Presiden AS, Donald Trump. Hal itu seperti merespons pernyataan Trump yang ingin agar Iran menyerah tanpa syarat.

"Presiden AS Trump mengungkap bahwa rakyat Amerika tidak akan puas dengan apapun selain menyerah, peristiwa seperti itu tidak akan pernah terjadi,” kata Khamenei.

Khamenei mengklaim kemenangan setelah 12 hari perang. Puncak serangan Iran terhadap pangkalan AS terbesar di wilayah tersebut, terletak di Qatar, setelah Washington bergabung dengan serangan Israel.

“Republik Islam menampar wajah Amerika. Mereka menyerang salah satu pangkalan penting Amerika di wilayah tersebut,” ujar Khamenei.

Baca juga artikel terkait IRAN VS AS atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Anggun P Situmorang