Menuju konten utama

AHY Diminta Prabowo Menyiapkan Kader Demokrat untuk Jadi Menteri

Meski diminta menyiapkan sejumlah kader Partai Demokrat untuk jadi menteri, AHY tak mau ikut campur dalam proses penyusunan kabinet Prabowo-Gibran.

AHY Diminta Prabowo Menyiapkan Kader Demokrat untuk Jadi Menteri
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan pidatonya dalam Silaturahmi dan Buka Bersama Partai Demokrat di Jakarta, Sabtu (23/3/2024). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.

tirto.id - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut ada permintaan dari Prabowo Subianto untuk menyiapkan sejumlah orang untuk jadi menteri di Kabinet Prabowo-Gibran.

"Bapak (Prabowo) juga sudah memerintahkan kepada saya untuk menyiapkan sejumlah kader terbaik Partai Demokrat, yang akan membantu Bapak di kabinet dan pemerintahan mendatang," kata AHY dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama Presiden RI terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto di Hotel St Regis, Jakarta Pusat, Rabu (27/3/2024).

AHY berjanji, jika ada kader Partai Demokrat yang terpilih menjadi menteri dalam Kabinet Prabowo-Gibran, maka mereka akan bekerja dengan sebaik-baiknya.

"Semoga kami bisa benar-benar membantu Bapak untuk mewujudkan Indonesia yang semakin baik, lima tahun ke depan. Semakin kuat dan maju negaranya. Semakin makmur dan sejahtera rakyatnya," kata AHY.

Meski demikian, AHY mengklaim tak memaksakan jabatan menteri tersebut. Dia tak ingin ikut campur dalam proses penyusunan kabinet yang menurutnya menjadi hak prerogatif Prabowo dan Gibran.

"Ke depan, kami bertekad untuk menyukseskan pemerintahan dan legacy Bapak. Kami akan fokus untuk membantu menunaikan janji-janji kampanye Bapak. Sebaliknya, kami tidak ingin mengganggu fokus Bapak dalam menyusun program kerja mendatang," ungkap AHY.

Dalam forum tersebut, AHY curhat mengenai sulitnya posisi Partai Demokrat selama menjadi oposisi pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dia mengaku kesulitan dalam hal akses hingga sumber daya, dan menurutnya kerja Demokrat menjadi tak maksimal sebagai partai politik.

"Selama 9 tahun 4 bulan terakhir, Partai Demokrat berada di luar pemerintahan, [ini] telah membatasi ruang gerak, sumber daya, dan kontribusi nyata Partai Demokrat untuk memperjuangkan harapan rakyat Indonesia. Praktis, perjuangan kami terbatas hanya di parlemen dan pemerintahan daerah saja," kata AHY.

Hadir dalam acara tersebut, Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus presiden terpilih Pemilu 2024 sebagaimana ditetapkan KPU, Prabowo Subianto.

Baca juga artikel terkait KABINET PRABOWO GIBRAN atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash news
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Irfan Teguh Pribadi