6 Tol akan Dilelang di Awal 2019, Termasuk Solo-Yogya-Bandara NYIA

Oleh: Hendra Friana - 10 Januari 2019
BPJT akan melelang enam proyek jalan tol pada kuartal I tahun 2019, salah satunya rute Solo-Yogya-Bandara NYIA.
tirto.id - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan mulai melelang enam proyek enam proyek jalan tol pada kuartal I tahun 2019.

Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna mengatakan pembukaan lelang proyek tinggal menunggu hasil kajian soal penentuan lokasi jalur enam jalan tol tersebut.

Saat ini, kata Herry, Kementerian PUPR juga sedang mempersiapkan dokumen pengadaan tanah untuk enam proyek tol yang akan dilelang tersebut.

"Sebelum dimulai oleh pemrakarsanya, ada tahapan penetapan lokasi dulu. Nah, ini kami sedang tunggu prosesnya. Ketika [lokasi] sudah diusulkan, kami sudah bisa lelang," kata Herry saat dihubungi reporter Tirto pada Kamis (10/1/2019).

Menurut Herry, enam proyek tol yang membutuhkan investasi sebesar Rp137,74 triliun itu sudah diprakarsai oleh beberapa badan usaha. Sebagian di antaranya, kata dia, adalah perusahaan plat merah, yakni Jasa Marga dan Adhi Karya.

"Kebetulan semuanya [enam jalan tol] proyek prakarsa, nanti kalau mau lihat siapa yang berminat (menggarap) dan lain-lain, ya dalam pelelangan. Hari ini sementara yang ada pemakrasanya: Adhi Karya dan lain-lain," ujar dia.

Enam proyek tol yang bakal ditawarkan dengan skema lelang tersebut adalah Jalan Tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg sepanjang 38,6 kilometer (km), Jalan Tol Balaraja-Semanan sepanjang 31,9 km dan Jalan Tol akses menuju Pelabuhan Patimban sepanjang 37,7 km.

Selain itu, Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap sepanjang 184,05 km, Jalan Tol Jembatan Penajam-Passer Utara sepanjang 7,6 km, dan Jalan Tol Solo- Yogyakarta-Bandara NYIA Kulonprogo sepanjang 91,93 km.

Herry berharap proses pengurusan berkas serta pelelangan tersebut tidak akan molor dari yang dijadwalkan.

"Kalau cepat selesai penetapan lokasinya, seharusnya pertengahan bulan triwulan ini sudah selesai [lelang]," kata dia.


Baca juga artikel terkait PROYEK JALAN TOL atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Addi M Idhom
DarkLight