Menuju konten utama

13 Penumpang Pesawat Smart Air Selamat Usai Penembakan

Polisi memastikan seluruh penumpang pesawat Smart Air yang berjumlah 13 orang selamat usai penembakan yang terjadi di Boven Digoel, Papua.

13 Penumpang Pesawat Smart Air Selamat Usai Penembakan
Ilustrasi Pesawat Jatuh. FOTO/IStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Polri memastikan seluruh penumpang pesawat Smart Air dengan nomor PK-SNR selamat dari penembakan di Bandara Koroway Batu atau Danowage, Distrik Kombay, Kabupaten Boven Digoel, Papua. Total, terdapat 13 penumpang yang berada dalam pesawat tersebut.

"Info lapangan semua penumpang dalam keadaan selamat, 13 penumpang termasuk satu balita," kata Kadiv Humas Polri Irjen Jhony Edison Isir saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/2/2026).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito menerangkan kronologi penembakan pesawat Smart Air yang dilakukan orang tidak dikenal tersebut.

Awalnya, Polres Boven Digoel mendapat informasi pihak Kantor Bandara Tanah Merah mengenai telah terjadi penembakan di Bandara Koroway Batu atau Danowage, Distrik Kombay, pukul 11.00 WIT.

Menurut Cahyo, penembakan terjadi pada pesawat komersil jenis Caravan milik maskapai penerbangan Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR. Pesawat dipiloti oleh Kapten Egon Erawan dan kopilot Kapten Baskoro.

"Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT dan pada saat mendarat mendapat penyerangan berupa penembakan ke arah pesawat dari arah hutan samping areal bandara.

Dan pada pukul 13.27 WIT," ungkap Cahyo.

Polres Boven Digoel, kata Cahyo, juga mendapat informasi adanya dua korban jiwa yang diduga adalah pilot dan kopilot. Saat ini, Polda Papua pun berkoordinasi dengan Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026.

"Kami akan mengirimkan tim yang akan dipimpin oleh Bapak Wakapolda Papua," tutur dia.

Diberitakan sebelumnya, Kadiv Humas Polri menerangkan, saat ini koordinasi Satgas Operasi Damai Cartenz dengan instansi terkait lainnya tengah dilakukan. Sebab, peristiwa penembakan itu cukup sulit dijangkau.

"Polda Papua dan personel Operasi Damai Cartenz 2026 sedang konsolidasi untuk merespons peristiwa tersebut. Diharapkan bisa segera tiba di lokasi secepatnya menyesuaikan tantangan kondisi geografis dan aksesnya," kata Jhony saat dikonfirmasi wartawan.

Baca juga artikel terkait SMART AIR atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Dipna Videlia Putsanra