Update Coronavirus di NBA: Total 14 Member Positif COVID-19

Oleh: Fitra Firdaus - 20 Maret 2020
Dibaca Normal 1 menit
Jumlah kasus positif virus corona di NBA bertambah pada Jumat (20/3/2020): total sudah 14 member NBA yang positif terkena COVID-19.
tirto.id - Jumlah kasus positif virus corona di NBA bertambah pada Jumat (20/3/2020) waktu Indonesia setelah 2 pemain Los Angeles Lakers dinyatakan terpapar. Dengan demikian, sejak Rudy Gobert (Utah Jazz), total sudah 14 member NBA yang positif terkena COVID-19.

"Kami memahai hari ini bahwa dua pemain Lakers telah dites positif (corona). Kedua pemain saat ini tidak menunjukkan gejala (terpapar virus), berada dalam karantina, dan di bawah pengawasan dokter tim," keterangan resmi LA Lakers.

Sebelum ini, para pemain LA Lakers menjalani tes virus corona pada Rabu (18/3/2020) waktu Amerika Serikat. Lakers diminta tes karena mereka terlibat pertandingan dengan Brooklyn Nets pada 10 Maret 2020 di Staples Center.

Pada Selasa (17/3) lalu, empat pemain Brooklyn Nets dinyatakan positif COVID-19. Salah satunya adalah Kevin Durant, mantan forward Golden State Warriors yang bergabung dengan Nets musim ini. Tiga nama lain sejauh ini identitasnya dirahasiakan.

Secara keseluruhan, terdapat 14 kasus positif corona di NBA. Ini dimulai dari Rudy Gobert dari Utah Jazz sebagai pemain pertama yang terkena COVID-19 pada Rabu (11/3) pekan lalu. Rekan setim Gobert, Donovan Mitchell mengalami keadaan yang sama.

Setelah mereka, nama lain yang terkena virus corona adalah Christian Wood (Detroit Pistons). Selain empat pemain Brooklyn Nets, daftar bertambah dengan Marcus Smart (Boston Celtics), 1 member Denver Nuggets, 3 member Philadelphia 76ers, dan terakhir 2 pemain LA Lakers.

"Semua pemain dan anggota staf Lakers diminta untuk terus menjalani swa-karantina dan perlindungan di rumah, memantau kesehatan mereka, berkonsultasi dengan dokter pribadi, dan menjaga komunikasi yang konstan dengan tim," keterangan tambahan Lakers.



Marcus Smart, 26 tahun, mendapatkan hasil tes pada Kamis (19/3/2020) sore waktu Amerika Serikat. Setelah mengetahui dirinya positif COVID-19, sang guard Boston Celtics segera mengirim twit. Ia mengaku tidak menunjukkan gejala layaknya orang terkena corona.

Smart lantas mengingatkan penggemarnya untuk berhati-hati dan melakukan prosedur yang diperintahkan oleh otoritas kesehatan. Ia menulis, "Generasi muda di negara kita harus menjaga jarak. Ini bukan lelucon. Tidak melakukan (hal) itu tergolong egois. Bersama kita bisa mengalahkan (virus corona) ini, tetapi kita harus mengalahkannya bersama dengan berpisah untuk sementara waktu."

Berdasarkan data Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Johns Hopkins University (JHU) hingga Kamis (19/3/2020) tercatat 14.250 kasus positif corona hanya di Amerika Serikat saja. Dari jumlah tersebut, 205 orang meninggal, dengan yang terbanyak ada di Washington (74 orang) diikuti New York (38 orang). Sementara, total pasien sembuh mencapai 121 orang.

Baca juga artikel terkait NBA 2020 atau tulisan menarik lainnya Fitra Firdaus
(tirto.id - Olahraga)

Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight