tirto.id - Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi demonstrasi massa pada hari ini, Jumat (12/6/2026). Demo UNJ ini dilangsungkan seusai salat Jumat. Berikut titik lokasi dan tuntutannya.
Selain mahasiswa Universitas Indonesia (UI), mahasiswa UNJ juga melakukan unjuk rasa pada Jumat. Aksi oleh mahasiswa UNJ ini diinisiasi oleh aliansi UNJ Melawan.
Menurut keterangan anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNJ, aksi mereka akan berpusat di area kampus, yakni di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Aksi mereka dimulai pukul 13.00 WIB.
Unjuk rasa di UNJ juga dijadwalkan akan diikuti kelompok sivitas akademika lain selain mahasiswa. Sejumlah dosen UNJ juga disebut akan turut hadir dan turun ke jalan.
Unjuk rasa UNJ Melawan ini direncanakan sebagai aksi long march. Para massa aksi akan berjalan bersama dengan titik awal UNJ Rawamangun Muka, kemudian berjalan melewati lapangan golf, dan berbelok ke arah Pintu Pemuda.
Pintu Pemuda itu nantinya akan jadi titik pusat unjuk rasa mahasiswa UNJ. Di sana massa aksi dijadwalkan akan menyuarakan 12 tuntutan yang dilayangkan kepada pemerintah pusat dan pihak rektorat kampus.
Tuntutan Aliansi UNJ Melawan pada Demo Hari Ini
Ada 12 tuntutan yang disuarakan mahasiswa UNJ dalam unjuk rasa pada Jumat. Tuntutan itu terdiri dari 10 tuntutan untuk pemerintah pusat dan dua tuntutan untuk pihak rektorat.
Tuntutan mahasiswa untuk pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto meliputi sejumlah isu, kulai dari soal ekonomi, militerisme, lingkungan, hingga pendidikan. Selain isu pendidikan dan lingkungan, tuntutan terkait situasi ekonomi dan militerisme yang diusung mahasiswa UNJ serupa dengan tuntutan mahasiswa UI yang menggelar unjuk rasa di Bundaran HI.
Sepuluh tuntutan mahasiswa UNJ itu antara lain: pembenahan nilai rupiah; turunkan harga bahan pokok dan BBM; wujudkan kesejahteraan guru; murnikan 20 persen APBN untuk pendidikan; hentikan makan bergizi gratis dan koperasi merah putih; juga menuntut TNI kembali ke barak.
Kemudian, mahasiswa UNJ menuntut pula pemerintah untuk menyetop kriminalisasi orang muda dan membebaskan seluruh tahanan politik; menghentikan skema PTN-BH; mewujudkan perguruan tinggi gratis nan demokratis; mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dari kekerasan seksual; serta menghentikan proyek strategis nasional yang merugikan lingkungan.
Sedangkan, tuntutan yang dilayangkan kepada pihak rektorat UNJ adalah mempercepat pembangunan gedung SFD (Saudi Fund for Development) yang sampai kini mangkrak, serta menuntut pengurangan biaya uang kuliah tunggal (UKT) agar terjangkau.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id

































