Tips Mencegah Dehidrasi dan Gejalanya Saat Mudik Lebaran 2022

Kontributor: Ega Krisnawati - 29 Apr 2022 18:36 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Dehidrasi adalah kondisi saat tubuh kekurangan cairan. Bila hal ini terjadi saat mudik Lebaran maka tubuh kurang bisa berfungsi dengan baik hingga lemas.
tirto.id - Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terkait cuti bersama dan libur Lebaran 2022 yang dimulai pada 29 April hingga 8 Mei 2022.

Bila ditotal, maka masyarakat Indonesia bisa menikmati libur Lebaran selama 10 hari (termasuk akhir pekan Sabtu-Minggu).

Selama libur Lebaran, tak sedikit masyarakat yang memanfaatkannya dengan mudik. Kendati begitu, mudik Lebaran kali ini diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan.

Peningkatan volume kendaraan akan berakibat pada kemacetan, kondisi ini seringkali membuat sejumlah orang mengalami dehidrasi saat mudik Lebaran. Apa saja gejala dehidrasi?

Gejala dehidrasi



Dehidrasi adalah kondisi saat tubuh kekurangan cairan. Bila hal ini terjadi, tubuh kurang bisa berfungsi dengan baik, kepala terasa pusing, badan terasa lesu, lemas, dan sembelit.

Dehidrasi dibagi menjadi dua, yaitu dehidrasi ringan dan dehidrasi berlebihan, demikian dilansir dari Ciputra Hospital.

1. Gejala dehidrasi ringan
    • Mulut kering
    • Lelah dan lesu
    • Otot terasa lemah
    • Kulit kering
    • Pusing dan sakit kepala
    • Penurunan frekuensi buang air kecil
    • Rasa haus meningkat
2. Gejala dehidrasi berat
    • Rasa haus berlebihan
    • Tekanan darah rendah
    • Detak jantung cepat
    • Ritme napas cepat
    • Urine berwarna gelap
    • Kurangnya produksi keringat
    • Demam
    • Mata tampak cekung
    • Turgor atau elastisitas kulit menurun

Apa saja penyebab dehidrasi



Dehidrasi biasanya disebabkan karena lupa minum air putih karena telalu sibuk beraktivitas hingga sulit menemukan air layak konsumsi. Selain itu, dehidrasi juga bisa disebabkan oleh:

1. Diare

Ketika diare, tubuh mengeluarkan banyak cairan. Bila cairan yang keluar dari tubuh tidak segera diganti dengan konsumsi cairan yang cukup, maka tubuh dapat mengalami dehidrasi.

2. Muntah

Hampir sama dengan diare, saat muntah tubuh juga mengeluarkan banyak cairan. Kondisi ini pun memicu timbulnya dehidrasi dalam tubuh.

3. Berkeringat

Keringat biasanya muncul ketika sedang sibuk beraktivitas, cuaca yang lembab, maupun demam.

4. Diabetes

Kadar gula darah tinggi menyebabkan penderita diabetes lebih sering buang air kecil dan beresiko kehilangan banyak cairan.

Cara mencegah dehidrasi



Dehidrasi saat mudik Lebaran, bisa dicegah dengan tiga cara berikut.

1. Rehidrasi

Bila dehidrasi menyerang, segeralah untuk minum air putih sebanyak mungkin. Dehidrasi bisa disebabkan karena dehidrasi dan muntah.

Kandungan minuman yang baik untuk digunakan saat dehidrasi ialah cairan elektrolit. Cairan ini bisa ditemukan di toko atau apotek terdekat. Bila mengalami kesulitan untuk menemukan cairan elektrolit, buatlah dengan cara:
    • Siapkan setengah sendok teh garam
    • 7 sendok teh gula pasir
    • 1 liter air
    • Aduk ketiga bahan secara bersamaan.
2. Hindari minum kafein dan minuman manis

Dehidrasi bisa dipicu dengan kafein dan minuman manis. Maka itu, bila mengalami dehidrasi hindari minum kafein dan minuman manis.

Minuman manis yang dimaksud, termasuk kopi, teh, dan soda. Konsumsi alkohol juga harus dikurangi, karena dampaknya kurang baik bagi kesehatan tubuh.

3. Konsumsi Obat-obatan yang tepat

Tidak hanya mengganti cairan yang hilang, dehidrasi pun bisa diatasi dengan mengonsumsi obat yang tepat. Misalnya, ketika sedang mengalami dehidrasi akibat diare, beli obat antidiare agar cairan yang keluar dari tubuh bisa dikurangi.


Baca juga artikel terkait DEHUDRASI SAAT MUDIK LEBARAN atau tulisan menarik lainnya Ega Krisnawati
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Ega Krisnawati
Penulis: Ega Krisnawati
Editor: Nur Hidayah Perwitasari

DarkLight