Tips Memelihara Kucing dan Merawatnya Bagi Pemilik Baru

Oleh: Siti Ninda Lestari - 4 Maret 2021
Dibaca Normal 1 menit
Bagi mereka yang masih pemula dalam urusan pemeliharaan kucing, ada sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan.
tirto.id - Kucing merupakan salah satu hewan favorit peliharaan manusia, selain anjing. Banyak orang suka dengan bulu kucing, kelucuan tingkah lakunya, atau dengan tatapannya.

Menurut penelitian pdsa.org.uk, sebuah organisasi nirlaba di Inggris, sebanyak 26 persen orang dewasa, memelihara kucing. Penelitian yang dilakukan pada Februari 2021 ini menyatakan bahwa kucing menjadi hewan paling banyak dipelihara di Inggris dengan total populasi mencapai 10,9 juta.

Kucing dipercaya membawa banyak manfaat. Mengelus kucing dapat meredakan kecemasan dan menatap matanya bisa meningkatkan hormon oksitosin yang bisa memicu perasaan nyaman.

Hormon oksitosin pun membantu orang untuk terhubung dengan orang lain. Membelai kucing juga dapat memberi efek menenangkan pada sistem saraf anak-anak penyandang autisme.

Dilansir dari helpguide.org, kucing merupakan binatang yang mandiri. Meski kucing binatang yang mandiri dan suka mengeksplorasi sekitarnya, kucing juga dapat menunjukkan afeksi ke pemiliknya dan orang-orang yang mereka percaya.

Kucing juga termasuk binatang yang tidak sering mengeluarkan suara. kecuali ketika mereka lapar atau ingin dibelai.

Selain itu, kucing termasuk binatang yang hemat tempat karena badannya yang cenderung mungil dan tidak perlu ruang cukup besar. Maka itu. kucing bisa dipelihara di apartemen, serta tidak butuh diajak jalan-jalan secara berkala.

Meski termasuk binatang yang low maintance, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika Anda ingin memelihara kucing.

Pertama-tama, selalu perhatikan kebersihan lingkungan sekitar kucing. Usahakan agar menaruh tempat buang air kucing jauh dari tempat makannya. Tempat buang air kucing dan tempat makan yang jauh akan menghindarkan makanan kucing dari kontaminasi kotorannya.

Mandikan, potong kuku, serta bersihkan telinga kucing peliharaan secara berkala untuk menjaga kesehatannya. Telinga yang dibersihkan secara berkala akan menghindarkan kucing dari kutu.

Begitu juga dengan tubuh kucing. Tubuh kucing yang dimandikan berkala akan membantunya terhindar dari kutu badan.

Perhatikan juga makanannya. Pastikan kucing mendapat nutrisi yang cukup dari makanannya. Kebutuhan gizi anak kucing dengan gizi kucing dewasa tentunya berbeda. Anak kucing butuh protein yang lebih banyak dari kucing dewasa karena mereka sedang dalam tahap pertumbuhan.

Pemberian volume makanan pun harus diperhatikan agar kucing tak terlalu kurus atau overweigth. Tubuh kucing yang terlalu kurus atau gemuk akan berdampak buruk bagi kesehatannya.

Pemeliharaan anak kucing atau kucing dewasa hampir sama saja. Hanya saja, perlu dicatat, kucing umumnya berusia anak-anak selama 4-6 bulan, demikian dikutip dari icatcare.org.

Pemilihan jenis kelamin kucing juga harus diperhatikan jika Anda tidak ingin mereka berkembang biak. Pilihlah kucing dengan jenis kelamin yang sama atau pertimbangkan opsi kebiri jika mereka beranjak dewasa.

Selain semua hal di atas, pemberian vaksin pun harus diperhatikan pemilik kucing. Vaksin berguna agar kucing memiliki daya tahan tubuh yang baik dan terhidar dari berbagai penyakit.



Baca juga artikel terkait KUCING atau tulisan menarik lainnya Siti Ninda Lestari
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Siti Ninda Lestari
Editor: Addi M Idhom
DarkLight