Tips Cara Mengatasi Stres Bagi Ibu Hamil

Oleh: Dinda Silviana Dewi - 11 Februari 2020
Dibaca Normal 2 menit
Stres berkelanjutan bisa berdampak pada kehamilan. Oleh karena itu, ibu hamil perlu mengatasi stres dengan melakukan sejumlah langkah yang membuat emosi stabil.
tirto.id - Stres adalah hal normal yang dialami oleh banyak ibu hamil. Umumnya, stres ini akibat perubahan yang muncul pada ibu hamil. Apalagi, hormon dalam tubuh ibu hamil juga turut berubah mengikuti perkembangan dan pertumbuhan janin.

Jika stres dapat teratasi dengan baik, respons tubuh ibu hamil terhadap stres akan surut. Tetapi, sebaliknya jika stres yang muncul tidak kunjung mereda dan terjadi secara konstan, ibu hamil dapat mengalami masalah kesehatan.

Susan Andrews, PhD., seorang neuropsikolog klinis dan penulis buku Stress Solutions for Pregnant Moms: How Breaking Free From Stress Can Boost Your Baby’s Potential menuliskan bahwa stres dapat mengubah sistem kinerja tubuh ibu hamil. Hal tersebut juga bisa menyebabkan tubuh ibu hamil bereaksi berlebihan dan memicu respons peradangan, demikian dilansir laman WebMD.


Tips Mengendalikan Stres untuk Ibu Hamil

Peradangan pada ibu hamil yang disebabkan oleh tubuh yang tidak dapat mengatasi stres akan berdampak lebih buruk pada kehamilan. Dokter spesialis kandungan di Departemen Kebidanan dan Ginekologi, Rumah Sakit Evanstone, Universitas North Shore, membenarkan hal tersebut.

"Ada beberapa data yang menunjukkan bahwa stresor kronis yang lebih tinggi pada wanita dan keterampilan mengatasi yang buruk untuk mengatasi stresor tersebut mungkin terkait dengan berat lahir rendah dan dengan melahirkan lebih awal," ungkapnya dikutip dari WebMD.

Stres yang berkelanjutan selama kehamilan juga dapat berkontribusi pada perkembangan otak yang secara tidak langsung menyebabkan masalah perilaku saat bayi tumbuh.

Namun, dugaan tersebut belum diuji secara rinci dalam penelitian dan para ilmuwan kedokteran masih perlu mendalami hubungan antara stres dengan kualitas kehamilan.

Meskipun begitu, para ibu hamil tidak disarankan mengabaikan stres yang berkelanjutan. Para ibu hamil juga sebaiknya tidak perlu merasa bersalah, karena stres adalah normal. Ada baiknya untuk mengendalikan stres yang datang dan dibarengi berkonsultasi dengan dokter.

Berikut adalah lima langkah positif untuk mengendalikan stres yang muncul saat masa kehamilan, sebagaiaman dilansir laman Baby Centre:

1. Fokus pada janin

Jika ibu bisa santai saat waktu penat, hal tersebut dapat memberikan kontribusi yang baik bagi ibu dan janin. Setiap kali ibu mendapat kesempatan, berhenti sebentar dan fokus pada kehamilan.

Pada saat kehamilan berusia 23 pekan, bayi dapat mendengar suara ibu. Jadi ibu disarankan untuk mengobrol, bernyanyi dan membaca untuk bayi di rahimnya. Ini cara yang bagus untuk menjalin ikatan dengan bayi dan membantu ibu merasakan hal-hal lebih positif tentang kehamilan.

2. Istirahat dan tidur yang cukup

Jika merasa lelah, ibu hamil disarankan untuk istirahat atau tidur siang, dan tidur malam lebih awal. Tidur penting bagi kesehatan mental siapa pun dan juga mendukung kehamilan yang sehat.

Jika sudah menjadi orang tua, ibu hamil mungkin sulit untuk beristirahat. Sebaiknya, ibu meminta suami, kakek-nenek atau teman untuk menjaga anak-anak, saat membutuhkan waktu istirahat.

3. Ceritakan tentang apa yang dialami

Jika memiliki kekhawatiran tentang keadaan bayi di dalam perut, atau masalah pribadi, para ibu hamil dapat meminta bantuan bidan, dokter atau psikolog. Jangan takut mengakui perasaan yang sebenarnya.

Jika jujur, kemungkinan besar ibu akan mendapatkan dukungan yang dibutuhkan. Ada baiknya untuk mengatakan kekhawatiran terkecil daripada membiarkan diri stres. Selain itu, ibu perlu membicarakan masalah yang sedang membebani pikiran dengan suami. Membicarakan semua hal secara terbuka bisa membuat ibu hamil merasa lebih baik.

4. Makan teratur dan bergizi

Makan dengan baik dapat berkontribusi positif untuk otak, tubuh, dan bayi. Pastikan Anda makan secara teratur sehingga gula darah tidak turun. Penurunan gula darah bisa membuat ibu hamil mudah lelah dan tersinggung.

Di sisi lain, tidak mudah untuk makan teratur dengan nutrisi yang tepat jika ibu hamil tidak merasa baik secara emosional.

Dehidrasi juga dapat memengaruhi suasana hati ibu hamil dan membuat lebih mudah marah. Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya minum kurang lebih 6-8 gelas perhari.

5. Olahraga ringan

Berolahraga dapat membangkitkan semangat, termasuk ketika sedang hamil. Sebagian alasannya karena olahraga melepaskan bahan kimia di otak yang dapat mengurangi stres.

Sangat aman untuk melakukan sejumlah jenis olahraga selama kehamilan. Salah satunya adalah berenang. Olahraga ini bisa membuat tubuh ibu hamil lebih kencang. Olahraga lainnya yang bisa dilakukan oleh ibu hamil adalah berjalan kaki, terutama saat pagi.

Anda juga bisa mencoba yoga kehamilan. Yoga akan memberikan peregangan pada tubuh. Teknik pernapasan, relaksasi dan meditasi juga dapat membantu meningkatkan stabilitas emosi pada ibu hamil.


Baca juga artikel terkait IBU HAMIL atau tulisan menarik lainnya Dinda Silviana Dewi
(tirto.id - Kesehatan)

Kontributor: Dinda Silviana Dewi
Penulis: Dinda Silviana Dewi
Editor: Addi M Idhom
DarkLight