Advertorial:

Timnas Indonesia U19 vs Korea Utara: Target Menang di Hari Pahlawan

Oleh: Advertorial - 10 November 2019
Dibaca Normal 3 menit
Laga antara Timnas Indonesia U19 vs Korea Utara bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada Minggu (10/11/2019). Saksikan live streaming di Mola TV.
tirto.id - Untuk lolos ke putaran final Piala Asia U19 2020 di Uzbekistan tahun depan, Indonesia sebenarnya hanya butuh hasil imbang melawan Korea Utara dalam duel yang dapat disaksikan melalui live streaming Mola TV nanti. Namun skuad besutan Fakhri Husaini ini tidak ingin sekadar main aman.

Target kemenangan tetap dicanangkan demi lolos sempurna sebagai juara Grup K. Bukan hanya ingin lolos, tanggal 10 November 2019 saat Garuda Muda menghadapi Korea Utara nanti bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan. Itu akan melecut semangat David Maulana dan kawan-kawan.

Indonesia belum terkalahkan dalam dua laga yang telah dilakoni. Di pertandingan pembuka di Stadion Madya Jakarta, Rabu (6/11/2019) silam, kemenangan dengan skor 3-1 diraih atas Timor Leste. Dua gol Fajar Fathur Rachman ditambah satu gol David Maulana hanya mampu sekali dibalas Timor Leste lewat Mouzinho de Lima.

Skuad Timnas Indonesia U19 yang berintikan jajaran talenta hasil didikan program Garuda Select ini kembali menunjukkan tajinya di laga kedua pada Jumat (8/11/2019) lalu di Stadion Madya. Mereka menang dari Hong Kong empat gol tanpa balas.

Gol-gol Amiruddin Bagas Kaffa, Muhammad Fajar Fathur Rachman, David Maulana, dan Amiruddin Bagus Kahfi ke gawang Hong Kong sekaligus mengantarkan tim Garuda Muda memuncaki klasemen sementara Grup K dengan koleksi 6 poin.

Calon lawan Timnas Indonesia U19 di pertandingan terakhir Grup K, Korea Utara, mengekor di peringkat kedua dengan mengumpulkan 4 poin setelah mengalahkan Timor Leste 4-0 kendati di laga pertama ditahan imbang 1-1 oleh Hong Kong.

Adapun Hong Kong berada di urutan ketiga berkat satu poin hasil menahan Korea Utara. Sementara Timor Leste yang kalah dalam dua laga beruntun dan masih nihil poin, harus rela menyandang status sebagai juru kunci grup untuk sementara, sekaligus dipastikan tak bisa lolos ke Piala Asia U19 2020.


Tuah Garuda Select Generasi Pertama


Hingga pertandingan kedua, Timnas Indonesia U19 telah membukukan tujuh gol dan baru kebobolan satu gol. Hebatnya, seluruh gol tim Garuda Muda dalam dua laga itu dilesakkan oleh para pemain jebolan Garuda Select angkatan pertama.

Muhammad Fajar Fathur Rachman untuk sementara menjadi pencetak gol terbanyak Indonesia dengan torehan tiga gol. Sedangkan tiga gol berikutnya dipersembahkan oleh kapten David Maulana, ditambah pemain kembar Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi. Satu gol lain adalah hasil bunuh diri bek Timor Leste, Gumario Augusto.

Fajar, David, Bagas, dan Bagus merupakan alumni Garuda Select generasi perdana. Sebagian besar pemain yang mengisi skuad Timnas Indonesia U19 di Kualifikasi Piala Asia U19 2020 memang berasal dari program pelatihan yang digagas PSSI bersama Super Soccer TV dan Mola TV ini.

Garuda Select angkatan pertama menyertakan 24 pesepakbola muda berbakat yang diseleksi dari liga resmi U16 bertajuk Elite Pro Academy 2018 dan diikuti oleh klub-klub Liga 1. Pada 15 Januari 2019 silam, mereka diterbangkan ke Inggris untuk mendapatkan pelatihan sepakbola standar Eropa, baik di dalam maupun luar lapangan, selama enam bulan.

David Maulana dan kawan-kawan dibimbing langsung oleh mantan kapten Chelsea sekaligus eks gelandang andalan Timnas Inggris, Dennis Wise, sebagai direktur program, serta mantan bek The Three Lions, Des Walker, selaku pelatih tim. Sedangkan dari dalam negeri, ada tiga pelatih yang mendampingi, yakni Gede Mahatma, Ilham Romadona, dan Sopian Hadi.

Tanggal 9 Oktober 2019 lalu, PSSI bersama Super Soccer TV dan Mola TV telah melepas para pemain Garuda Select angkatan kedua, berangkat menuju Eropa untuk menjalani pelatihan hingga 23 April 2020 mendatang.

Para pemain yang tergabung dalam program Garuda Select angkatan kedua ini tidak hanya berlatih di Inggris, namun juga di Italia. Seperti diketahui, Inggris dan Italia termasuk kiblat utama sepakbola dunia.


S
emangat Hari Pahlawan di Gelora Bung Karno


Tanggal 10 November 1945, terjadi peristiwa monumental bagi bangsa Indonesia di Surabaya. Kala itu, kaum pemuda berjuang melawan Inggris dan Belanda sampai titik darah penghabisan. Meletuslah Pertempuran Surabaya demi mempertahankan kemerdekaan RI yang telah susah-payah diwujudkan.

Spirit Hari Pahlawan inilah yang diharapkan dapat melipatgandakan semangat pasukan muda Indonesia untuk mempersembahkan kemenangan ketiga di Kualifikasi Piala Asia U19 2020 atas Korea Utara sekaligus lolos ke putaran final sebagai juara Grup K..

“Laga [melawan Korea Utara] nanti bertepatan dengan Hari Pahlawan, saya ingin para pemain ini bisa menghargai jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk negara ini, dengan bermain dan berkorban melebihi para pahlawan itu,” harap pelatih Timnas Indonesia U19, Fakhri Husaini, dikutip dari website PSSI.

“Semoga itu bisa memberi inspirasi bagi mereka. Selain itu, saya juga ingin mereka tampil habis-habisan sampai titik keringat terakhir,” imbuh salah satu legenda hidup sepakbola nasional yang pernah menjabat kapten Timnas Indonesia pada era 1990-an ini.

Digelarnya laga pamungkas kontra Korea Utara di Stadion Utama Gelora Bung Karno semakin menggelorakan semangat para penggawa Garuda Muda. Apalagi, ini untuk pertama kalinya David Maulana dkk berlaga di stadion kebanggaan bangsa Indonesia tersebut.

“Pemain antusias dan termotivasi karena mereka juga bermain di Gelora Bung Karno, stadion penuh sejarah dan itu merupakan pengalaman pertama bagi mereka. Itu juga yang bisa memberikan inspirasi bagi mereka untuk mempersembahkan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” kata Fakhri Husaini.

Bagi mantan gelandang andalan Timnas Indonesia ini, kemenangan atas Korea Utara adalah harga mati. “Laga yang menentukan bagi kami dan lawan, siapa yang akan lolos ke putaran final Piala AFC U19 [2020] di Uzbekistan,” tandasnya.

Indonesia sebenarnya masih bisa lolos ke Piala Asia U19 2020 kalaupun kalah. Ada empat runner-up terbaik dari 11 grup (Grup A-K) yang dipersilakan lolos. Namun akan lebih aman jika Indonesia bisa lolos sebagai juara Grup K.

Tekad sang pelatih didukung penuh oleh sang kapten Timnas Indonesia U19, David Maulana. Meskipun Garuda Muda hanya perlu menahan Korea Utara untuk meraih tiket ke putaran final, namun tiga poin tetap menjadi misi utama yang harus diperjuangkan habis-habisan.

“Tidak, kami ingin menang. Itu yang pelatih tanamkan ke kami, kami tak mau hasil imbang,” tegas gelandang masa depan Indonesia berusia 17 tahun yang merupakan salah satu alumni Garuda Select angkatan pertama ini.

Mola TV akan menyajikan live streaming pertandingan Timnas Indonesia U19 vs Korea Utara yang bakal dihelat di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta pada Minggu (10/11/2019) mulai pukul 19.00 WIB.

Jangan lewatkan momen perjuangan Garuda Muda untuk lolos ke putaran final Piala Asia U19 2020. Siapkan perangkat Mola Polytron Streaming, Mola Polytron Smart TV, atau Mola Matrix untuk menyaksikan laga Timnas Indonesia U19 vs Korea Utara yang juga dapat ditonton melalui mobile dengan mengunduh aplikasi Mola TV.

DarkLight