Menuju konten utama

Time to Hunt Siap Tayang Netflix 23 April: Sinopsis & Daftar Pemain

Time to Hunt akan tayang perdana di Netflix pada Kamis pekan ini, setelah mengalami penundaan sebulan lalu.

Time to Hunt Siap Tayang Netflix 23 April: Sinopsis & Daftar Pemain
Drama Korea Netflix Time To Hunt. foto/asian wiki/netflx

tirto.id - Film bergenre thriller asal Korea Selatan Time to Hunt akan tayang perdana di Netflix pada Kamis pekan ini, setelah mengalami penundaan sebulan lalu.

Sebagaimana dikutip The Korea Herald, pihak Netflix mengungkapkan film akan tayang secara bersamaan di sekitar 190 negara pukul 16.00 waktu setempat.

Perusahaan streaming awalnya menjadwalkan perilisan film ini pada 10 April lalu. Namun, rencana harus ditunda karena pengadilan melarang distribusi film di luar negeri setelah distributor film luar negeri Contents Panda berselisih dengan distributor lokal film Little Big Pictures.

Kedua perusahaan akhirnya mencapai kesepakatan dan film Time to Hunt bisa diluncurkan secara global di Netflix.

Time to Hunt karya sutradara Yoon Sung-hyun, dan dibintangi sederet aktor ternama bergabung dalam film ini antara lain Lee Je-hoon dan Park Jeong-min, yang membintangi Bleak Night pada tahun 2011, lalu Ahn Jae-hong, Choi Woo-shik dan Park Hae-soo.

Film ini awalnya diharapkan bisa tayang di bioskop Korea Selatan pada akhir Februari lalu, mengikuti pemutaran perdana di Festival Film Internasional Berlin 2020. Film ini akhirnya menjadi film Korea pertama yang membatalkan jadwal rilis setelah wabah COVID-19.

Sinopsis Time to Hunt

Dalam trailer berdurasi 54 detik, terlihat bahwa sebuah kota sedang dalam kondisi kacau. Banyak kerusuhan di banyak tempat. Fasilitas publik juga terbengkelai. Banyak aksi protes yang terjadi. Di jalanan, banyak orang miskin yang tidak bisa mendapatkan makanan.

Ada sekelompok pemuda yang merasa tidak betah dengan hal ini. Mereka merencanakan sebuah upaya kabur dari kota busuk itu. Agar rencana berjalan lancar, mereka melengkapi diri dengan berbagai senjata. “Dunia di luar hukum lebih mengerikan.”

Keputusan itu semakin bulat saat mereka sudah tidak punya apa-apa lagi untuk dipertahankan. Sebelum kabur, sepertinya mereka terlibat dalam sebuah pertikaian di tempat judi. Ternyata, untuk keluar dari kota tersebut tidak mudah. Mereka perlu menghadapi beberapa orang.

Bahkan kondisi di luar kota itu juga belum pasti, apakah rasa kecewa bisa berganti dengan pindahnya raga ke tempat tertentu, atau apakah sebenarnya kecewa berakar pada hati.

Film berdurasi 134 menit ini berada dalam naungan studio produksi Sidus.

Situs Rotten Tomatoes memberi skor Time to Hunt sebesar 83 persen dari 100 persen. Sementara IMDb memberi skor 6,4 dari 10.

Sebelum film ini, Sung-hyun Yoon merupakan sutradara dan penulis naskah CCRT-Aerospace: The Other Space (2016), If You Were Me 5 (2011), Bleak Night (2010), dan Boys (2008).

Sementara Woo-sik Choi sebelumnya berperan di Wooparoo Adventure (2019), The Divine Fury (2019), Parasite (2019), Rosebud (2019), Monstrum (2018), The Witch: Part 1 - The Subversion (2018), Doraemon the Movie: Nobita's Treasure Island (2018), The Princess and the Matchmaker (2018), The Package (2017), Shimajiro and the Rainbow Oasis (2017), dan Fight for My Way (2017).

Baca juga artikel terkait FILM KOREA atau tulisan lainnya dari Yulaika Ramadhani

tirto.id - Film
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Agung DH