Menuju konten utama

Thiago Silva: Favorit Saja Belum Cukup

Thiago Silva mengaku Brasil tak cukup jika hanya mengandalkan label favorit turnamen.

Thiago Silva: Favorit Saja Belum Cukup
Selebrasi gol Thiago Silva pada pertandingan Grup E antara Timnas Serbia vs Timnas Brasil di Spartak Stadium, Moskow, Rusia, Kamis (28/06/2018). AP Photo/Matthias Schrader

tirto.id - Thiago Silva mengimbau para pemain di timnas Brasil untuk tidak terlalu merasa puas kendati mereka menjadi favorit di Piala Dunia 2018.

Thiago Silva menjaga pertahanan Brasil tetap tak kebobolan serta mengamankan kemenangan di babak 16 besar melawan Meksiko dengan skor 2-0. Neymar Jr dan Roberto Firmino mencetak masing-masing satu gol pada laga yang digelar di Stadion Samara itu.

Berikutnya juara Piala Dunia lima kali akan menunauikan perjalanan ke Kazan pada (7/7/2018) guna meladeni Belgia, yang mana pada laga melawan Jepang di babak 16 besar. Belgia mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol dan menang 3-2 secara dramatis.

Anak asuh Tite diharapkan mampu mendulang sukses dengan meraih trofi Piala Dunia keenam di Rusia ini, mengingat banyak tim unggulan lain telah lebih dulu gugur. Namun Thiago Silva menyebut Belgia adalah tim kuat.

"Mereka sangat kuat secara fisik dan teknis. Belgia layak untuk bermain di babak 16 besar," kata Silva.

"Ini akan menjadi pertandingan besar. Saya pikir di semua kompetisi, Brasil adalah favorit juara. Tapi kami tahu itu tidak cukup," imbuh mantan pemain AC Milan itu.

"Kami harus bekerja keras dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan jika kami ingin memenangi gelar. Kami akan terus bekerja dan beristirahat dengan baik karena pertandingan hari Sabtu (melawan Belgia) akan lebih sulit."

Thiago Silva membela perilaku Neymar yang dianggap oleh pelatih Meksiko Juan Carlos Osorio terlalu berlebihan ketika dilanggar oleh para pemain Meksiko, Silva mengatakan gaya bermain Neymar memang berisiko banyak dilanggar pemain lawan.

"Ini normal karena dia memiliki banyak kualitas. Para pemain lawan yang menjaganya akan melakukan pelanggaran," kata Silva tentang rekan satu timnya itu. "Sulit untuk menghentikan Neymar dan mengambil bola tanpa melakukan pelanggaran. Tapi itu pertandingan yang sulit."

"Meksiko pantas berada di babak 16 besar. Tetapi hanya satu tim yang bisa melanjutkan ke babak berikutnya, dan kami layak mendapatkannya setelah penampilan apik kami."

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2018 atau tulisan lainnya dari Gilang Ramadhan

tirto.id - Olahraga
Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Gilang Ramadhan