Menuju konten utama
Liga Italia

Skenario Penentuan Juara dan Tim Degradasi Serie A Terkait Corona

FIGC menawarkan tiga skenario apabila kondisi memungkinan untuk Serie A dilanjutkan kembali.

Skenario Penentuan Juara dan Tim Degradasi Serie A Terkait Corona
Pemain AC Milan Zlatan Ibrahimovic menggiring bola saat melawan Cagliari pada pertandingan Liga Italia Serie A di Sardena Arena, Cagliari, Sabtu (11/1/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Daniele Mascolo/ Bildbyran/pras.

tirto.id - Presiden FIGC (PSSI-nya Italia), Gabriele Gravina, secara eksplisit menyatakan tiga skenario untuk menentukan gelar scudetto dan tim degradasi terkait penangguhan Liga Italia Serie A karena penyebaran virus corona (COVID-19).

Setidaknya, Serie A resmi ditunda hingga 3 April mendatang. Sementara kompetisi sudah memasuki pekan 26 dan menyisakan 12 laga. Akan tetapi, FIGC kesulitan mencari slot waktu untuk melanjutkan Liga Italia karena keterbatasan tanggal lantaran penyelenggaraan EURO 2020 di Roma pada 12 Juni.

Melalui pernyataan resmi, Gravina menawarkan tiga skenario apabila kondisi memungkinan untuk Serie A dilanjutkan kembali: tidak ada tim juara dan terdegradasi serta hanya menentukan tim yang lolos ke Liga Champions musim depan; mengakhiri musim dengan mengambil juara seturut posisi klasemen terakhir termasuk untuk tim terdegradasi; melalui jalur play-off.

Untuk sementara, Juventus berada di puncak klasemen dengan 63 poin. Disusul Lazio yang hanya berjarak 1 angka. Brescia, SPAL, dan Lecce bertarung di zona merah. Khusus Lecce, mereka memiliki poin yang sama dengan Genoa di posisi 17.

"Jika keadaan darurat COVID-19 tidak memungkinkan untuk berakhirnya kompetisi liga, Presiden Gravina mengajukan proposal yang akan dibahas dalam pertemuan Dewan Federal yang dijadwalkan pada 23 Maret," tulis pernyataan FIGC.

"Tanpa urutan prioritas, satu opsi adalah untuk tidak menetapkan gelar scudetto dan akibatnya menginformasikan UEFA dari tim yang memenuhi syarat untuk Eropa. Kedua akan merujuk ke klasemen sampai saat musim terganggu [virus corona]. Hipotesis ketiga dan terakhir adalah mengorganisir play-off untuk gelar dan play-out untuk memutuskan siapa yang terdegradasi ke Serie B," lanjut FICG.

Pilihan kedua tentu akan merugikan Lazio yang mengincar gelar pertama sejak 20 tahun terakhir. Pun dengan Lecce yang memiliki jumlah poin sama dengan penghuni zona aman terakhir dan memeroleh tiga kemenangan beruntun dalam tiga giornata terakhir.

Paling menarik bagi para penonton mungkin opsi play-off untuk penentuan juara dan tim-tim yang akan terdegradasi ke Serie B. Tetapi masih ada beberapa pernyataan fundamental yang belum terjawab.

Apakah scudetto hanya akan diperebutkan Juventus-Lazio selaku dua tim teratas, mengikutsertakan Inter Milan dan Atalanta sebagai penghuni posisi tiga dan empat, format dua leg, atau bermain di tempat netral.

Selain itu, apakah Lecce yang memiliki poin identik dengan tim yang berada di zona aman tetap mengikuti play-off degradasi. Dan terakhir pemuncak klasemen Serie B, Benevento yang saat ini memimpin dengan 20 poin apa tidak akan promosi secara otomatis?

Menurut jurnalis La Gazzetta dello Sport, Nicolo Schira, klub-klub Serie A menolak opsi play-off tersebut. Muncul opsi bahwa liga akan dirampungkan di bulan terakhir kompetisi, yakni Mei, dengan menggelar satu gameweek per dua atau tiga hari. Tetapi hal tersebut harus mempertimbangkan EURO 2020 resmi ditunda.

Menteri Olahraga Italia, Voncenzo Spadafora, memilih berpendapat bahwa segala kegiatan sepak bola harus dihentikan sesegera mungkin. Menurutnya, tidak ada alasan lain karena para pemain sudah banyak yang terjangkit COVID-19.

Bek Juventus, Daniele Rugani menjadi pemain pertama Serie A yang terkonfirmasi positif corona. Sampdoria menjadi klub Serie A dengan pemain terbanyak positif COVID-19, lima kasus positif, termasuk Manolo Gabbiadini.

Hingga Sabtu (14/03), terdapat 17.660 kasus positif corona di Italia. Korban meninggal dunia mencapai angka 1.266. Italia menjadi negara kedua dengan kasus total kasus dan korban meninggal dunia terbanyak setelah Cina.

Baca juga artikel terkait LIGA ITALIA atau tulisan lainnya dari Gilang Ramadhan

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Gilang Ramadhan
Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Ibnu Azis