Menuju konten utama
Sinopsis Film

Sinopsis Sicario Day of the Soldado Bioskop Trans TV: Aksi Agen CIA

Sinopsis film Sicario Day of the Soldado yang bakal tayang di Bioskop Trans TV 17 November 2021 tentang agen CIA.

Sinopsis Sicario Day of the Soldado Bioskop Trans TV: Aksi Agen CIA
Josh Brolin (kiri), Jeffrey Donovan (tengah) dan Benicio Del Toro (kanan) dalam Sicario: Day of the Soldado. Columbia Pictures/Richard Foreman Jr.

tirto.id - Film Sicario: Day of the Soldado akan menampilkan aksi agen CIA dalam melawan kartel narkoba berbahaya. Film action yang risili 2018 tersebut bakal tayang di Bioskop Trans TV pada hari Rabu (17/11/21) pukul 21.30 WIB.

Film besutan sutradara Stefano Sollima ini merupakan sekuel dari film Sicario yang dirilis pada tahun 2015. Berdurasi 122 menit, film ini bercerita tentang agen CIA yang berusaha mengadu domba para kartel narkoba untuk membasmi kejahatan yang mereka lakukan.

Sicario: Day of the Soldado menggandeng dua aktor laga Benicio del Toro dan Josh Brolin. Selain mereka berdua, film ini turut dibintangi oleh Isabela Moner, Jeffrey Donovan, dan Manuel Garcia-Rulfo.

IMDb memberikan rating 7,1/10 untuk film yang diproduksi oleh Columbia Pictures tersebut. Sedang Rotten Tomatoes mencantumkan nilai rating 62 persen dan skor audiens 65 persen.

Sinopsis Film Sicario: Day of the Soldado

Sekitar tiga tahun setelah kejadian di film pertama, ledakan bom bunuh diri terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di Kansas. Ledakan dahsyat tersebut menewaskan banyak orang, termasuk anak-anak.

Serangan teroris ini direspons oleh pemerintah Amerika Serikat yang langsung mengutus CIA untuk mengusutnya. Dari hasil penyelidikan, CIA mengetahui bahwa telah terjadi penyelundupan teroris dari Meksiko ke Amerika yang diduga dilakukan oleh kartel narkoba.

Seorang agen CIA bernama Matt Graver (Josh Brolin) kemudian menginterogasi seorang pria bernama Bashiir. Ia diduga sebagai penyelundup teroris, termasuk teroris yang melakukan aksi bom bunuh diri di Kansas.

Graver mendesak Bashiir untuk membocorkan siapa saja yang terlibat dalam penyelundupan. Sayangnya Graver gagal menggali informasi lebih jauh meskipun sudah mengancam Bashiir.

Graver lalu dipertemukan dengan Menteri Pertahanan AS untuk mencari solusi lain. Mereka akhirnya sepakat untuk menghentikan penyelundupan teroris dengan cara mengadu domba para kartel narkoba yang berasal dari Meksiko.

Dua kartel besar pun menjadi target operasi, yaitu Matamoras dan rivalnya yang dipimpin oleh Carlos Reyes. Untuk membuat kedua kartel ini berselisih, Graver ditugaskan menculik anak bungsu Reyes.

Graver kemudian merekrut Alejandro Gillick (Benicio Del Toro) ke dalam misinya. Alejandro sendiri adalah mantan sicario atau pembunuh bayaran yang kini hidup tenang di Kolombia.

Alejandro bertugas memburu kelompok Matamoras dan membunuh pengacara andalan mereka. Ia juga menyamar menjadi anak buah Matamoras dan menculik Isabel (Isabela Moner) yang merupakan putri dari Reyes.

Misi untuk mengadu domba dua kartel telah dijalankan, namun banyak masalah yang ditimbulkan. Konflik makin rumit ketika pemerintah AS mengetahui bahwa kartel Meksiko ternyata tak ada hubungannya dengan aksi bom bunuh diri di Kansas.

Baca juga artikel terkait BIOSKOP TRANS TV atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - Film
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Yantina Debora