Menuju konten utama

Siloam Oncology Summit 2026 Perkuat Kolaborasi Penanganan Kanker

Siloam Oncology Summit 2026 menghadirkan 100 pembicara dalam berbagai sesi ilmiah yang diikuti lebih dari 700 tenaga kesehatan.

Siloam Oncology Summit 2026 Perkuat Kolaborasi Penanganan Kanker
Ketua MKEK IDI Wilayah Jakarta Prof. DR. dr. Andi Arus Victor, SpM (K) (VIP) bersama Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta dr. Ratna Sari, MKM, Chief Executive Officer Siloam International Hospitals Caroline Riady, Chief Operating Officer Siloam International Hospitals Sumanta Ray, dan Executive Director of MRCCC Siloam Semanggi ⁠dr. Edy Gunawan, MARS saat pembukaan The 6th Siloam Oncology Summit 2026 pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Shangri-La, Jakarta. Foto/Dok. MRCCC Siloam Semanggi
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - MRCCC Siloam Semanggi kembali menyelenggarakan The 6th Siloam Oncology Summit 2026 pada 22–24 Mei 2026 di Jakarta. Kegiatan ini menegaskan komitmen MRCCC Siloam Semanggi sebagai rumah sakit rujukan kanker di Indonesia dan Asia Tenggara dalam menghadirkan layanan onkologi berstandar global, sekaligus memperkuat kolaborasi internasional melalui kehadiran pembicara dari berbagai negara dan kemitraan strategis dengan institusi dunia, termasuk The University of Texas MD Anderson Cancer Center (UT MD Anderson).

Mengangkat tema “United by Unique” yang diadaptasi dari Union for International Cancer Control (UICC), kegiatan ini menjadi forum ilmiah untuk memperluas pertukaran pengetahuan dan pembahasan perkembangan terkini dalam penanganan kanker berstandar global melalui pendekatan multidisiplin dan terintegrasi.

Diselenggarakan dengan melibatkan lebih dari 100 pembicara nasional dan internasional, Siloam Oncology Summit 2026 menghadirkan berbagai sesi ilmiah yang diikuti lebih dari 700 tenaga kesehatan. Keterlibatan dokter, perawat, apoteker, tenaga kesehatan profesional lainnya, dan pakar onkologi global mencerminkan pentingnya koordinasi lintas profesi dalam menghadirkan penanganan kanker yang lebih terintegrasi dan berstandar internasional di Indonesia yang disesuaikan dengan kebutuhan individu pasien.

pembukaan The 6th Siloam Oncology Summit 2026

Hospital Director MRCCC Siloam Semanggi dr. Adityawati Gangaiswari, M.Biomed, MARS (kiri) bersama Professor at The University of Texas MD Anderson Cancer Center, Prof. Banu Arun, MD (kanan) setelah Plenary Session 1 - Multidisciplinary Approach dalam rangkaian kegiatan The 6th Siloam Oncology Summit 2026 pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Shangri-La, Jakarta. Foto/Dok. MRCCC Siloam Semanggi

Berdasarkan data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) 2022, Indonesia mencatat lebih dari 408 ribu kasus kanker baru dengan angka kematian mencapai lebih dari 242 ribu kasus per tahun. Tingginya angka kasus kanker tersebut masih dihadapkan pada keterbatasan kapasitas layanan onkologi di Indonesia. Saat ini, kurang dari 80 fasilitas radioterapi melayani lebih dari 275 juta penduduk, sementara ketimpangan akses terhadap layanan kanker modern serta keterbatasan tenaga spesialis onkologi masih menjadi tantangan serius, khususnya di berbagai wilayah di luar kota-kota besar.

Hal ini menuntut tenaga kesehatan untuk terus memperbarui kompetensi agar penanganan kanker di Indonesia dapat mengikuti perkembangan terapi modern berbasis teknologi dan evidence terkini. Mulai dari precision oncology, genomic profiling, hingga pendekatan terapi yang lebih terarah, berbagai inovasi dalam onkologi terus membuka peluang untuk meningkatkan kualitas layanan kanker di Indonesia, salah satunya melalui Siloam Oncology Summit 2026.

Pembukaan resmi The 6th Siloam Oncology Summit 2026 dilakukan pada Sabtu, 23 Mei 2026, oleh Chief Executive Officer Siloam International Hospitals, Caroline Riady, Executive Director MRCCC Siloam Semanggi, dr. Edy Gunawan, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, drg. Ani Ruspitawati.

Chief Executive Officer Siloam International Hospitals, Caroline Riady, menyampaikan bahwa Siloam Oncology Summit merupakan bagian dari komitmen Siloam International Hospitals dalam memperkuat kualitas layanan kanker di Indonesia.

“Siloam International Hospitals percaya bahwa kualitas layanan kanker tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan fasilitas, tetapi juga oleh kesiapan dan kompetensi tenaga kesehatannya. Karena itu, kami berkomitmen memperkuat kapabilitas klinis melalui pembelajaran berkelanjutan, kolaborasi lintas disiplin, dan koneksi dengan komunitas medis global. Melalui Siloam Oncology Summit 2026, kami ingin berkontribusi dalam mendorong standar penanganan kanker yang lebih maju agar pasien di Indonesia dan Asia Tenggara dapat memperoleh layanan kanker berstandar internasional,” ujar Caroline Riady.

Executive Director MRCCC Siloam Semanggi, dr. Edy Gunawan, MARS, menambahkan bahwa perkembangan ilmu onkologi, termasuk precision oncology, menuntut kesiapan tenaga kesehatan dalam memahami pendekatan terapi yang semakin personal, berbasis biomarker, dan didukung teknologi diagnostik yang terus berkembang.

“MRCCC Siloam Semanggi percaya bahwa pengembangan layanan kanker yang berkualitas membutuhkan pembelajaran berkelanjutan, adopsi teknologi, dan sinergi berbagai disiplin ilmu agar penanganan kanker di Indonesia dapat terus berkembang.

Perkembangan terapi kanker modern tidak hanya berfokus pada peningkatan survival pasien, tetapi juga kualitas hidup melalui pendekatan terapi yang lebih personal dan minim efek samping,” ujarnya.

Selain menjadi wadah pertukaran ilmiah, The 6th Siloam Oncology Summit 2026 mempertegas komitmen MRCCC Siloam Semanggi dalam mendukung implementasi Rencana Kanker Nasional melalui penguatan kapabilitas tenaga kesehatan, pengembangan riset dan evidence klinis, serta kolaborasi multidisiplin lintas sektor.

Melalui inisiatif ini, MRCCC Siloam Semanggi terus mendorong transformasi layanan onkologi melalui inovasi teknologi, peningkatan kompetensi medis, dan kolaborasi strategis, sekaligus memperkuat kesiapan ekosistem onkologi nasional dalam menghadirkan layanan kanker yang lebih terintegrasi, berkualitas, dan berpusat pada pasien di masa depan.

Untuk diketahui, Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) Siloam Semanggi merupakan salah satu rumah sakit kanker swasta terkemuka di Indonesia yang sejak berdiri pada tahun 2011 terus berkembang menjadi pusat onkologi komprehensif dengan reputasi internasional.

Terakreditasi oleh Joint Commission International (JCI) dan dua kali diakui oleh Newsweek sebagai salah satu pusat onkologi terbaik di kawasan Asia Pasifik, MRCCC menyediakan layanan kanker terintegrasi mulai dari deteksi dini dan diagnosis hingga terapi lanjutan.

Didukung oleh infrastruktur mutakhir, termasuk linear accelerator, brachytherapy, PET dan SPECT, fasilitas cyclotron, serta terapi inovatif seperti Lu-PSMA dan ablasi tiroid, MRCCC juga telah berhasil melakukan transplantasi sel punca hematopoietik untuk pasien dengan keganasan hematologi.

Dengan lebih dari 200 tempat tidur rawat inap, lebih dari 170 dokter spesialis dan konsultan, serta sekitar 500 tenaga medis, MRCCC Siloam Semanggi melayani lebih dari 15.000 pasien setiap bulannya.

Keunggulan utama MRCCC terletak pada pendekatan Multidisciplinary Team (MDT) yang mengintegrasikan berbagai disiplin, termasuk onkologi medik, bedah onkologi, radiologi, patologi, dan kedokteran nuklir, untuk memastikan layanan kanker yang komprehensif, terkoordinasi, dan berstandar global bagi setiap pasien.

Penulis: Tim Media Servis