Serj Tankian Bela Rekan Band Meski Beda Pendapat Politik Soal Trump

Oleh: Alexander Haryanto - 25 Juni 2020
Dibaca Normal 1 menit
Serj Tankian membela rekan bandnya John Dolmayan meskipun mereka berbeda pandangan politik soal Presiden Trump.
tirto.id - Serj Tankian, pentolan System Of A Down (SOAD), membela rekan bandnya John Dolmayan meskipun mereka berdua berbeda pandangan politik yang sangat berlawanan soal Presiden AS Donald Trump.

Baru-baru ini, Dolmayan memicu kritik dari sebagian penggemar setelah menyatakan keyakinannya bahwa Presiden AS Donald Trump adalah "sahabat terbesar bagi minoritas".

Seperti diwartakan NME, drummer band ini juga menyebut Trump "Presiden yang paling banyak diserang," kemudian menambahkan: "Jangan biarkan narasi yang diputar membuat kita melupakan kebenaran pernyataan ini" sambil membagikan kutipan Trump di Instagram-nya.

Di sisi lain, sang vokalis Serj Tankian menyamakan Presiden Trump dengan "pemimpin korup dan tidak demokratis" dalam memberi tanggapan atas banyak dikritik terhadap protes kasus George Floyd yang tewas usai ditindih lutut seorang polisi di Minneapolis.

Menanggapi pernyataan teman bandnya itu, Tankian menulis di akun Instagramnya: “Drummer dan ipar saya John Dolmayan yang saya cintai dan hormati. Terlepas dari komentar politik kami yang sangat terpolarisasi dan berbeda, dia selalu menjadi sekutu kuat saya dalam upaya pengakuan genosida terhadap Armenia dalam SOAD."

“Jumlah kebencian daring terhadapnya dan saya tidak dapat dibenarkan,” lanjutnya. Ia menambahkan “media sosial telah menciptakan masyarakat digital yang salah."


“Ingat terlepas dari sikap, hanya artis yang benar-benar peduli yang akan mengambil risiko mengasingkan basis penggemar mereka untuk apa yang mereka anggap benar."

Sebelumnya, drummer System Of A Down, John Dolmayan telah berbicara tentang "perbedaan pendapat" dalam bandnya. Ia mengaku sering tidak setuju dengan pandangan vokalis Serj Tankian.

“Kami memiliki pendapat yang berbeda dalam System Of A Down. Itu seharusnya tidak mengejutkan siapa pun, karena [kami] empat orang: sehingga kami tidak selalu berpikiran sama dan tidak selalu sepakat dalam segala hal, " katanya.


"Tapi Anda akan terkejut melihat betapa sopannya percakapan kami, terutama antara saya dan Serj, yang tampaknya memiliki pendapat yang paling berbeda tentang banyak hal."

“Saya sangat menghormati Serj dan pendapatnya, meskipun saya tidak setuju dengan mereka belakangan ini. Dan itu tidak masalah. Kami memperluas cakrawala satu sama lain. Saya suka berpikir bahwa dia belajar dari saya dan saya belajar dari dia."


Baca juga artikel terkait POLITIK AMERIKA SERIKAT atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Musik)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight