Menuju konten utama

Satu Keluarga Asal Riau Jadi Korban Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Kapal Motor Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba pada Senin lalu.

Satu Keluarga Asal Riau Jadi Korban Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Personel Basarnas bersiap melakukan pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Simalungun, Sumatra Utara, Selasa (19/6/2018).ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

tirto.id - Sampai saat ini satu keluarga asal Kabupaten Kampar, Provinsi Riau yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara belum berhasil ditemukan.

Turiah, ibu dari korban menyampaikan, anaknya itu bernama Sri Wahyuni (23) bersama suaminya, Yudi Samsudin (30) dan anaknya Adli Pratama (2,5) menjadi penumpang KM Sinar Bangun. Keluarga tersebut berasal dari Desa Sukadamai, Kandis di Kabupaten Kampar, Riau.

"Iya, mereka satu keluarga. Anak saya Yuni, bersama suaminya dan cucu saya," kata Turiah saat dihubungi Antara, Rabu (20/6/2018).

Turiah mengatakan, saat itu anaknya pergi rumah orang tua suaminya untuk merayakan Lebaran 2018. Untuk mengisi hari libur, mereka jalan-jalan ke Danau Toba.

"Saya terkejut dan tidak tahu apa-apa karena mereka pergi ke Danau Toba juga tidak pamit ke saya. Saya dapat kabar pagi ini," kata Turiah.

Namun, Turiah hanya bisa berpasrah terhadap nasib keluarganya itu. "Semoga mereka segera ketemu, kami sudah pasrah," kata dia.

Untuk diketahui, ada enam warga asal Riau dari 180 penumpang KM Sinar Bangun. Tiga asal Kampar, dua asal Pekanbaru, dan satu orang masih diidentifikasi berasal dari Riau.

Sementara itu, tiga korban hilang asal Riau antara lain: Tamara Oktavia Napitupulu (15) dan Lamtama br Napitupulu (15) yang keduanya disebut berasal dari Kota Pekanbaru. Sementara satu korban lainnya bernama Nurwanto (28).

Baca juga artikel terkait KAPAL TENGGELAM

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: antara
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto