Menuju konten utama

Saat Seekor Buaya Menggigit Seorang Warga Nunukan

Sudding mengalami sejumlah luka pada tubuhnya akibat digigit buaya.

Saat Seekor Buaya Menggigit Seorang Warga Nunukan
Buaya liar yang terjerat ban bekas sepeda motor bersiap menepi ke tepian Pantai Teluk Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (21/2/2018). ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

tirto.id - Usai kemunculan buaya sepanjang 3 meter di perairan Kompleks TNI Angkatan Laut, Pondok Dayung, Jakarta, kini warga Kampung Mamolo, Nunukan, Kalimantan Utara dikejutkan dengan kemunculan seekor buaya yang tiba-tiba menyerang warga sehingga mengakibatkan luka-luka.

Seorang warga Kampung Mamolo, Kamaruddin menyatakan buaya yang tiba-tiba muncul di pemukiman penduduk itu langsung menggigit warga bernama Sudding pada Minggu (17/6), sekitar pukul 10.30 Wita.

Akibatnya, kata Kamaruddin, Sudding mengalami sejumlah luka pada tubuhnya, seperti bagian bahu kiri, rusuk kiri dan dagunya.

Usai insiden tersebut, buaya itu kemudian ditangkap ramai-ramai oleh warga dan mengikatnya dengan nilon guna menghindari korban yang lebih banyak.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Kaltim-Kaltara, Octavianto mengatakan, pihaknya baru mendapatkan informasi mengenai insiden tersebut pada Senin, sekitar pukul 06.45 Wita.

Kronologi kejadiannya, kata Octavianto, korban bernama Sudding itu tiba-tiba diserang buaya saat sedang beraktivitas di sekitar rumahnya dan langsung menggigit badannya.

Gigitan tersebut mengakibatkan luka robek pada bagian bahu kirinya cukup parah. Usai melepaskan diri dari gigitan tersebut, Sudding segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk diobati. Berdasarkan informasi dari warga, kata Octavianto, buaya tersebut telah dilepaskan.

Sebelumnya, Seekor buaya sepanjang 3 meter muncul di perairan Kompleks TNI Angkatan Laut, Pondok Dayung, Tanjung Priok atau berjarak 10 kilometer dari Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta.

Buaya tersebut sempat ditembak dua kali oleh anggota Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska).

Baca juga artikel terkait BUAYA LIAR

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: antara
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto