tirto.id - Jangan anggap remeh kacamata running untuk sedang olahraga lari. Fungsi kacamata running bukan soal gaya-gayaan, aksesori pelengkap ini ternyata memiliki manfaat penting untuk mata agar lebih terlindungi dan nyaman selama berolahraga.
Lari memang jadi salah satu olahraga favorit banyak orang karena tergolong praktis, dilakukan kapan saja, dan tidak membutuhkan banyak perlengkapan. Lari juga dapat dilakukan di mana saja, baik di dalam maupun luar ruangan.
Meski tidak butuh alat khusus seperti olahraga lainnya, memakai perlengkapan yang memadai tetap dianjurkan agar olahraga lari terasa lebih aman, nyaman, dan terlindungi. Salah satu perlengkapan yang bisa digunakan adalah kacamata running.
Kacamata olahraga lari tentunya bukan sekadar aksesori untuk melengkapi penampilan, tapi juga berfungsi sebagai pelindung mata. Namun, seberapa penting kacamata running bagi seorang pelari? Seperti apa cara memilih dan apa saja rekomendasi produknya? Simak selengkapnya di sini.
Kegunaan dan Manfaat Kacamata Running

Kacamata bisa melindungi mata dan pandangan ketika kita berolahraga lari. Namun, kacamata yang digunakan juga sebaiknya bukan kacamata biasa, melainkan kacamata running yang memang dirancang bagi para pelari.
Lari membuat tubuh bergerak terus-menerus sehingga dapat membuat kacamata biasa mudah bergeser, memantul, atau melorot. Kacamata running dirancang dengan fitur seperti bantalan hidung anti selip dan grip pada bagian gagang agar posisinya lebih stabil, termasuk ketika wajah berkeringat.
Bobot yang ringan dan bentuk yang mengikuti kontur kepala juga akan membuat kacamata tetap pada tempatnya sehingga kita tidak perlu terus-menerus membetulkan posisi kacamata. Lalu, apa saja manfaat menggunakan kacamata running ketika berlari? Berikut di antaranya:
1. Membantu Melindungi Mata dari Sinar UV
Berlari di luar ruangan membuat mata lebih banyak terpapar cahaya matahari. Kacamata running dengan perlindungan UV dapat membantu melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet matahari.Dikutip dari laman Runner’s World, James Dello Russo yang merupakan seorang optometrist mengungkapkan bahwa sebagian besar sinar UV dapat diserap oleh kornea. Jumlah paparan UV yang signifikan juga bisa menyebabkan kerusakan pada struktur bagian dalam mata.
Sementara itu, dokter spesialis mata, Yuna Rapoport, M.D., menjelaskan bahwa seorang pelari yang tidak memakai kacamata dengan perlindungan UV memadai bisa mengalami kondisi seperti pinguecula dan pterygium, yaitu pertumbuhan jaringan pada lapisan bening yang menutupi bagian putih mata.
2. Melindungi Mata dari Angin, Debu, dan Kotoran
Saat berlari, terutama di luar ruangan, mata atau pandangan berpotensi terganggu dengan banyak hal, mulai dari terpaan angin, debu, kotoran, hingga serangga berukuran kecil.Jika mengenai mata, gangguan tersebut bisa membuat mata berair, terasa tidak nyaman, dan pastinya akan mengganggu pandangan sehingga dibutuhkan kacamata sebagai pelindung.
3. Mengurangi Silau dan Memperjelas Pandangan
Kacamata running dengan karakteristik lensa yang sesuai dapat membantu penglihatan tetap nyaman. Lensa tertentu, seperti lensa polarized, dapat membantu mengurangi silau sekaligus mempertajam penglihatan ketika berlari di luar ruangan, khususnya saat siang hari yang terik.Dengan kacamata ini, pelari dapat lebih mudah melihat rute atau rintangan yang ada di jalur larinya. Ada pula kacamata dengan lensa photochromic yang bisa beradaptasi secara otomatis dalam kondisi pencahayaan berbeda sehingga membuat mata pelari tetap nyaman.
Fitur Wajib Kacamata Running

Kacamata running tentunya sangat berbeda dari kacamata biasa. Saat hendak memilih kacamata lari, ada beberapa fitur yang sebaiknya dipertimbangkan untuk mendukung kenyamanan dan perlindungan mata selama berlari. Berikut fitur-fitur kacamata running yang wajib diperhatikan:
1. Perlindungan UV
Perlindungan terhadap sinar UV menjadi salah satu fitur utama pada kacamata running. Pilih kacamata dengan lensa yang dapat memblokir 100% sinar UVA dan UVB (umumnya ditandai dengan label UV400) untuk membantu melindungi mata selama beraktivitas di luar ruangan.2. Lensa Polarized atau Photochromic
Jenis lensa juga dapat disesuaikan dengan kondisi tempat dan waktu berlari. Lensa polarized dapat membantu mengurangi silau yang dipantulkan permukaan seperti aspal, genangan air, kaca mobil, atau bangunan.Sementara itu, lensa photochromic dapat berubah tingkat kegelapannya mengikuti kondisi cahaya sehingga dapat dijadikan pilihan bagi pelari yang berpindah antara area terang dan teduh atau berlari sejak pagi ketika kondisi pencahayaan berubah.
3. Frame Ringan dan Fleksibel
Bobot kacamata turut menentukan kenyamanan, terutama jika digunakan untuk lari jarak jauh. Pilih kacamata dengan frame yang ringan agar tidak memberikan tekanan berlebihan pada hidung, telinga, dan bagian pelipis. Frame yang fleksibel dan mengikuti bentuk wajah juga akan menambah kenyamanan.4. Nose Pad yang Tepat dan Nyaman di Hidung
Nose pad yang tepat dan nyaman membantu mencegah kacamata mudah melorot ketika wajah berkeringat. Jika memungkinkan, pilih nose pad anti selip untuk meningkatkan kestabilan kacamata ketika berlari dengan kecepatan tinggi atau melewati tanjakan.Panduan Memilih Kacamata Running yang Tepat

Kacamata running perlu disesuaikan dengan kondisi saat berlari, bukan hanya berdasarkan bentuk atau desainnya. Dengan demikian, kacamata dapat memberikan perlindungan sekaligus tetap stabil dan nyaman selama aktivitas. Berikut beberapa tips dalam memilih kacamata running:
1. Sesuaikan dengan Kondisi Tempat dan Waktu Berlari
Pertama, pertimbangkan kapan dan di mana kacamata akan digunakan. Pelari yang biasa berolahraga pada siang hari dengan cahaya matahari terik akan membutuhkan karakteristik lensa yang berbeda dari mereka yang berlari pada pagi atau sore hari.Begitu pula dengan medan lari, seperti jalan perkotaan dan lintasan trail. Kondisi lingkungan, tingkat cahaya, kelembapan, serta banyaknya permukaan yang memantulkan cahaya dapat memengaruhi pilihan warna lensa, kategori lensa, bentuk frame, dan kebutuhan ventilasi pada kacamata.
2. Perhatikan Perlindungan UV pada Lensa
Pastikan kacamata memiliki perlindungan terhadap sinar UV sebelum mempertimbangkan fitur lainnya. Sangat direkomendasikan untuk memilih kacamata dengan perlindungan 100% terhadap UVA dan UVB, terutama bagi pelari yang sering beraktivitas di bawah sinar matahari.Salah satu spesifikasi yang dapat dicari adalah label UV400 yang menunjukkan kemampuan lensa dalam memblokir sinar UV hingga panjang gelombang 400 nanometer.
3. Pilih Kategori Lensa Sesuai Intensitas Cahaya
Perhatikan pula kategori lensa berdasarkan tingkat transmisi cahaya dan sesuaikan dengan kondisi saat berlari. Berdasarkan kondisi pencahayaan, ada beberapa kategori lensa yang perlu diketahui.Lensa kategori 0–1 umumnya menyaring cahaya tingkat rendah (bukan menyaring UV) sehingga cocok untuk kondisi minim cahaya seperti saat mendung, pagi, atau sore. Lensa kategori 2 cocok untuk cahaya siang dengan intensitas sedang.
Sementara kategori 3 biasanya lebih cocok untuk kondisi matahari terang karena bisa menyaring cahaya hingga lebih dari 90%.
4. Pertimbangkan Material Lensa
Pemilihan material lensa juga penting karena kacamata running digunakan saat tubuh terus bergerak. Salah satu material yang direkomendasikan adalah polycarbonate yang punya bobot ringan sekaligus memiliki ketahanan terhadap benturan. HIndari lensa kaca karena cenderung lebih berat dan rentan pecah.5. Pilih Jenis Lensa Berdasarkan Kondisi Lingkungan
Jenis lensa dapat disesuaikan dengan kondisi yang paling sering dihadapi ketika berolahara lari. Jika sering berlari di dekat jalan basah, kendaraan, atau area pantai yang menghasilkan banyak pantulan cahaya, lensa polarized atau mirrored dapat membantu mengurangi silau.Untuk kondisi yang berubah-ubah antara terang dan teduh, lensa photochromic bisa dijadikan pilihan agar pandangan tetap nyaman dan jelas selama berlari.
6. Utamakan Frame yang Ringan dan Tahan Lama
Frame yang terlalu berat dapat mengurangi kenyamanan, terutama ketika kacamata digunakan untuk lari jarak jauh. Material seperti TR90 atau nylon bisa menjadi pilihan yang lebih ringan dibandingkan frame berbahan logam yang lebih berat.7. Pastikan Ada Fitur Anti selip
Kacamata yang terus bergeser saat berlari pastinya akan mengganggu konsentrasi. Oleh karena itu, perhatikan keberadaan nose pad dan temple tip berbahan karet yang membantu menjaga kacamata tetap pada posisinya.8. Coba Kacamata sebelum Membeli
Saat hendak membeli kacamata, usahakan untuk mencobanya secara lanngsung. Saat mencoba kacamata, pastikan frame tidak mudah bergeser ketika kepala digerakkan atau tubuh sedikit memantul seperti saat sedang lari.Nose pad seharusnya terasa kokoh, tapi juga tidak membuat tertekan atau sakit. Sementara bagian gagang tidak boleh menekan pelipis secara berlebihan. Posisi frame juga sebaiknya cukup dekat untuk membantu melindungi mata dari angin, tapi tidak terlalu rapat hingga mudah berembun.
Rekomendasi Kacamata Running

Setelah memahami fitur yang perlu diperhatikan, kini saatnya memilih kacamata running yang sesuai dengan kebutuhan. Ada beragam pilihan di pasaran dengan desain, jenis lensa, material, dan fitur yang berbeda. Berikut beberapa rekomendasi kacamata running sebagai referensi:
1. Paul Parker Sport Sunglasses
Kacamata bergaya sporty ini dirancang untuk olahraga lari maupun aktivitas outdoor lainnya. Kacamata ini dilengkapi flex hinge yang dapat menyesuaikan bentuk wajah sehingga nyaman digunakan, serta anti-slip temples untuk membantu menjaga kacamata tetap stabil saat bergerak.Lensanya menawarkan perlindungan UV400 dengan filter category 3 yang sesuai untuk kondisi dengan paparan sinar matahari terang. Paul Parker Sport Sunglasses bisa didapatkan dengan harga Rp100.000–Rp120.000.
2. Antarestar Sylon
Kacamata olahraga berbahan PC dan AC berkualitas ini bisa dijadikan pilihan untuk aktivitas luar ruangan, termasuk berlari, bersepeda, hingga mengemudi. Dengan perlindungan UV400, kacamata ini juga bisa melindungi mata dari paparan angin dan debu.Desain bingkai besarnya yang sporty cocok untuk berbagai bentuk wajah, sementara nose pad anti selip membuat kacamata ini sangat stabil. Dilengkapi lensa dengan high-definition view, kacamata running Antarestar Sylon dibanderol harga Rp75.000–Rp85.000.
3. IOOI Kacamata Sport 69615
IOOI 69615 merupakan kacamata dengan desain persegi panjang yang dapat digunakan untuk aktivitas luar ruangan maupun sehari-hari. Kacamata ini menggunakan lensa polycarbonate yang tahan benturan, dilengkapi fitur polarized untuk membantu mengurangi silau.Kacamata ini juga sudah memiliki perlindungan UV400 sehingga mata dapat terhindar dari bahaya sinar ultraviolet matahari. Tersedia dalam beberapa pilihan warna frame, kacamata running IOOI bisa dibeli di harga Rp60.000–Rp80.000.
4. Kacamata Lari SCVCN
SCVCN termasuk salah satu merk kacamata running yang direkomendasikan. Kacamata olahraga ini dilengkapi lapisan UV400 yang membantu menghalangi sinar UVA dan UVB sekaligus mengurangi silau agar pandangan lebih nyaman saat berlari.Desainnya dibuat melingkar dengan tekanan pada pelipis yang relatif ringan, serta dilengkapi bantalan hidung berbahan karet anti selip. Lensanya menggunakan polycarbonate dengan lapisan penguat yang tahan benturan dan goresan. Kacamata ini dibanderol harga Rp70.000–Rp90.000.
5. Kacamata Sport XYKJ
Kacamata olahraga ini dirancang untuk aktivitas luar ruangan dengan perlindungan UV400 sehingga cocok dipakai berlari di siang hari yang panas. Desain melingkar dan bantalan hidung berbahan karet anti selip membuatnya lebih nyaman serta mencegah kacamata bergeser.Lensanya berbahan polycarbonate dengan lapisan penguat yang tahan benturan dan goresan, sedangkan lapisan optik presisi membantu meningkatkan transmisi cahaya, reproduksi warna, kontras, dan detail pandangan. Kacamata ini bisa didapatkan dengan harga Rp35.000–Rp45.000.
6. Clarfram Kacamata Olahraga Outdoor
Clarfram menghadirkan kacamata olahraga dengan model bingkai besar yang cocok untuk aktivitas outdoor, mulai dari lari, bersepeda, hiking, ski, hingga berkendara. Frame berbahan polycarbonate (PC) diklaim ringan, fleksibel, kuat, dan anti selip.Kacamata ini juga dilengkapi nose pad terintegrasi untuk membantu menjaga posisinya tetap stabil saat digunakan berlari di medan yang tidak rata. Sudah dilengkapi perlindungan UV400, kacamata ini dibanderol harga RP14.000–Rp35.000.
7. Colore.in 3058 SPORT
Kacamata sport ini dirancang untuk berbagai aktivitas luar ruangan, termasuk berlari, bersepeda, memancing, dan mendaki gunung. Lensanya menawarkan perlindungan UV400 serta menggunakan bahan polycarbonate yang tahan benturan dan goresan.Beberapa variannya dilengkapi lensa fotokromik, sementara teknologi lensa HD dan lapisan pelindung membantu memberikan pandangan yang lebih jelas. Untuk kenyamanan, kacamata ini memiliki bantalan hidung dan pelipis yang dapat disesuaikan. Kacamata ini dijual di harga Rp100.000–Rp120.000.
8. Xiaomi Sport Sunglasses
Xiaomi Sport Sunglasses merupakan kacamata olahraga dengan lensa lengkung berukuran besar yang memberikan bidang pandang lebih luas. Lensanya menggunakan nilon terpolarisasi dengan efisiensi polarisasi ≥95% untuk membantu mengurangi silau.Dengan perlindungan UV400, kacamata ini dilengkapi lapisan anti-silau OAR sebanyak delapan lapisan, ditambah lapisan anti-minyak dan anti-gores yang membantu menjaga lensa tetap bersih dan jernih. Memiliki frame alloy aluminium-magnesium, kacamata ini dibanderol harga Rp550.000–Rp600.000.
9. Grey Jack Sunglasses Sport Full Protection - 3067
Kacamata running yang satu ini berbahan TR90 yang cocok untuk aktivitas olahraga dan luar ruangan. Desainnya ringan dan sporty dengan bentuk yang membantu melindungi mata dari debu serta angin, sementara nose pad berbahan silikon memberikan kenyamanan saat digunakan.Lensanya menawarkan perlindungan UV400 dan bisa membantu mengurangi silau. Tak hanya cocok untuk olahraga lari, kacamata ini juga sesuai oleh aktivitas outdoor lain seperti bersepeda, voli, maupun berkendara. Kacamata ini bisa dibeli di harga Rp150.000–Rp170.000.
10. Duraking Tempo Pro Series
Duraking Tempo Pro Series merupakan kacamata lari dengan desain modern dan aerodinamis yang dilengkapi lensa lebar untuk memberikan visibilitas luas serta perlindungan dari sinar UV. Kacamata ini memiliki temples dengan rubber nose pads untuk membantu menjaga posisi tetap stabil.Kacamata ini juga dilengkapi lensa polarized dengan anti-saltwater treatment yang sesuai digunakan untuk aktivitas outdoor. Dengan bobot ringan, perlindungan terhadap goresan, dan desain unisex, kacamata ini dibanderol dengan harga Rp350.000–Rp400.000.
Itulah beberapa rekomendasi kacamata running yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Pastikan untuk mempertimbangkan jenis lensa, perlindungan UV, kenyamanan, bobot, serta kestabilan frame sebelum membeli.
Dengan memilih kacamata yang sesuai, aktivitas lari dapat terasa lebih nyaman sekaligus membantu melindungi mata dari paparan sinar matahari, angin, dan debu selama berolahraga.
Butuh kacamata atau aksesori lain untuk melengkapi penampilan? Temukan tips dan berbagai rekomendasi produk fashion di tautan berikut ini:
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id





























