Indeks Pergerakan Nasional

Humaniora
Jumat, 7 Juli 2017

Nahdlatul Wathan Cikal Bakal Nahdlatul Ulama dan Yang Bukan

Nahdlatul Wathan sering dianggap sebagai salah satu cikal bakal Nahdlatul Ulama. Pandangan yang bisa dinilai tepat, tapi bisa juga keliru.
Politik
Sabtu, 20 Mei 2017

Bahaya "NKRI Harga Mati" vs Sentimen "Anti-Cina"

Slogan "NKRI harga mati" sangat sering didengungkan untuk menjawab beragam problem di Indonesia. Obat mujarab ini lazim dipakai buat membunuh pemikiran dan anti-gagasan.
Mozaik
Kamis, 18 Mei 2017

Orang-Orang Indo dalam Pergerakan Nasional

Orang-orang Indo, mereka yang punya garis darah dari (orang) Eropa, juga punya peran penting dalam perjuangan kemerdekaan.
Humaniora
Kamis, 18 Mei 2017

Kiprah Keturunan Arab dalam Pergerakan Nasional

Persatoean Arab Indonesia (PAI) pelan tapi pasti bisa mewedarkan nasionalisme di kalangan orang Arab di Hindia Belanda.
Humaniora
Kamis, 18 Mei 2017

Minoritas Kristen dalam Kancah Pergerakan Nasional

Cap sebagai "agama (yang dibawa) penjajah" membuat orang Kristen mudah didakwa antek Belanda. Inilah kisah umat Kristiani di jalan pergerakan nasional.
Kamis, 18 Mei 2017

Perjuangan Orang Tionghoa dalam Pergerakan Nasional

Kiprah tokoh-tokoh terkemuka Tionghoa yang memutuskan bergabung dengan pergerakan nasional yang mencita-citakan kemerdekaan Indonesia.
Humaniora
Senin, 27 Feb 2017

Kisah Cinta LDR Para Pejuang di Zaman Pergerakan

Ada kisah LDR yang berhasil, ada yang memilih fokus pada perjuangan ketimbang asmara.
Pendidikan
Kamis, 6 Okt 2016

Bapak Bangsa Lahir di Kwitang

Di masa lalu, tokoh-tokoh berkesadaran nasional lahir dari sekolah kedokteran kolonial bernama STOVIA yang terletak di Kwitang. Sebagian Bapak Bangsa ini bahkan gagal menjadi dokter karena mereka serius dalam pergerakan dan memperjuangkan kemerdekaan.
Hukum
Minggu, 27 Mar 2016

Digoel, Tempat Buangan Para Pembangkang

Pemerintah Kolonial Hindia Belanda menjadikan Boven Digoel sebagai tempat mengisolasi tokoh-tokoh pergerakan nasional. Mereka disiksa oleh ganasnya malaria dan kesepian.
Mereka memutuskan untuk membangun kamp pengasingan bagi pentolan komunis yang berontak pada 12 November 1926.