Indeks Kasus Subvarian Omicron

Kesehatan
Rabu, 1 Mar 2023

Kemenkes Catat 58 Kasus Subvarian Omicron Orthrus di 8 Provinsi

Kemenkes memastikan 58 pasien kasus positif COVID-19 subvarian Omicron CH.1.1 Orthrus bergejala ringan dan tidak dirawat di rumah sakit.
Kesehatan
Selasa, 28 Feb 2023

Dinkes DKI: 34 Orang Positif COVID-19 Orthrus Sudah Sembuh

Dinkes DKI Jakarta mencatat 34 pasien COVID-19 Orthrus itu terdiri dari satu orang balita, 28 orang dewasa, dan lima orang lansia.
Kesehatan
Jumat, 4 Nov 2022

IDI Waspdai Kemungkinan Subvarian Omicron XBC Masuk ke Indonesia

Satgas PB IDI menyebut subvarian Omicron XBC sudah terkonfirmasi di Filipina yang berdekatan dengan Indonesia.
Kesehatan
Senin, 11 Juli 2022

Kemenkes Pastikan Subvarian Omicron BA.2.75 Belum Masuk Indonesia

Kemenkes membantah Epidemiolog dari Griffith University, Dicky Budiman yang menduga subvarian Omicron BA.2.75 sudah masuk ke Indonesia.
Kesehatan
Jumat, 8 Juli 2022

Kemenkes: Potensi Gelombang Baru usai BA.4 & BA.5 Amat Kecil

Menurut Kemenkes, hal ini karena imunitas Indonesia berdasarkan hasil survei mencapai 96 persen dan cakupan vaksinasi COVID-19 juga mendekati 68 persen.
Kesehatan
Selasa, 5 Juli 2022

Kemenkes: Total Kasus Subvarian BA4 & BA5 Capai 1.179 Kasus

Dari total kasus tersebut, sebanyak 99 kasus merupakan BA.4 dan 1.080 kasus BA.5, terbanyak di DKI Jakarta.
Kesehatan
Senin, 4 Juli 2022

Dominasi Kasus BA.4 dan BA.5 Capai 81%, Menkes: RI Menuju Puncak

Sebaran kasus COVID-19 di Indonesia saat ini didominasi subvarian Omicron Ba.4 dan BA.5.
Kesehatan
Selasa, 28 Jun 2022

Kemenkes Jelaskan Penyebab Kasus BA4-BA5 Banyak Ditemukan di DKI

Salah satunya, karena DKI Jakarta merupakan daerah aglomerasi dengan mobilitas penduduk yang tinggi.
Kesehatan
Jumat, 24 Jun 2022

Kasus BA.4-BA.5 Capai 143 Kasus, 98 Kasus Ada di DKI Jakarta

Dari 143 kasus tersebut, 21 kasus merupakan subvarian BA.4 dan 122 kasus merupakan subvarian BA.5.
Kesehatan
Jumat, 24 Jun 2022

IAKMI: Kasus BA.4-BA.5 Bisa 10 Kali Lipat dari yang Dilaporkan

IAKMI menduga kasus subvarian BA.4 & BA.5 di masyarakat sudah mencapai 10 kali lipat dari yang sudah dilaporkan yakni 143 kasus.