Menuju konten utama

Pulih Cedera, Jorge Lorenzo Optimistis Jelang MotoGP Argentina 2019

Jorge Lorenzo yakin akan mendapat hasil lebih baik di MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo akhir pekan ini

Pulih Cedera, Jorge Lorenzo Optimistis Jelang MotoGP Argentina 2019
Tim Repsol Honda pembalap MotoGP Jorge Lorenzo terlihat akan bertarung untuk kemenangan kejuaraan. FOTO/AP Images

tirto.id - Jorge Lorenzo yakin akan mendapat hasil lebih baik di seri kedua MotoGP 2019, Grand Prix Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo akhir pekan ini. Pebalap berkebangsaan Spanyol itu sebelumnya mendapat hasil yang kurang memuaskan di GP Qatar, yang menjadi debutnya bersama Repsol Honda, karena cedera.

Jorge Lorenzo sebelumnya mengalami masalah jari kaki di GP Aragon 2018, kemudian kerusakan tulang jari dan pergelangan tangan yang ia peroleh di GP Thailand. Tidak hanya itu, cedera X-Fuera memburuk setelah terjatuh di sesi pramusim, yang membuat dirinya tidak prima di seri pertama MotoGP 2019.

Seolah belum cukup, Jorge Lorenzo kembali terjatuh di sesi latihan bebas MotoGP Qatar, yang membuat dirinya merasakan nyeri di bagian rusuknya. Hal itu membuat Lorenzo tampil kurang maksimal dan harus puas menyelesaikan balapan di posisi ke-15.

Dikutip dari Crash, pembalap Repsol Honda itu mengaku sudah membaik dan siap membayar debut mengecewakan di Losail bersama Repsol Honda. Dalam beberapa hari terakhir, ia mengaku lebih fokus pada pemulihan cedera supaya dapat tampil maksimal di Termas de Rio Hondo.

"Saya fokus penuh pada pemulihan saya, pergelangan tangan terasa lebih baik dan rasa sakit di tulang rusuk juga telah membaik sejak balapan [di Qatar]. Meskipun tidak mendapatkan [hasil] yang kami inginkan, [hasil di GP] Qatar menunjukkan bahwa kami memiliki banyak potensi. [GP] Argentina akan memberi kami kesempatan untuk terus meningkatkan motor [bersama dengan tim teknisi]," kata Jorge Lorenzo, dikutip Crash.

Kendati tidak memiliki rekor yang cukup apik di Sirkuit Termas de Rio Hondo, yakni 2 kali gagal menyelesaikan balapan di musim 2016 dan 2017, Lorenzo tetap percaya dirinya akan tampil lebih baik dari GP Qatar.

Musim lalu, dalam race basah di Rio Hondo, yang mengakibatkan banyak insiden, Jorge Lorenzo mengakhiri balapan di posisi ke-15 memakai motor Desmosedici GP18 milik Ducati.

Sementara capaian terbaiknya adalah finis di posisi ke-3, pada musim 2014, saat dirinya masih memperkuat Movistar Yamaha YZR M1, yang menjadi satu-satunya podium yang dapat di Argentina. Lorenzo pun mengakui bahwa Termas de Rio Hondo bukanlah sirkuit yang bersahabat dengan dirinya. Tetapi bersama Honda, ia yakin peluang lebih besar dapat ia raih.

"Di masa lalu, Argentina bukan salah satu sirkuit [untuk performa] terkuat saya, tetapi Honda menghadirkan peluang baru [untuk membuat catatan yang lebih baik]," tandasnya.

Baca juga artikel terkait MOTOGP 2019 atau tulisan lainnya dari Permadi Suntama

tirto.id - Otomotif
Kontributor: Permadi Suntama
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Fitra Firdaus