PT KAI Luncurkan Rute Baru Cirebon-Jember

Oleh: Mutaya Saroh - 1 November 2016
Dibaca Normal 1 menit
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi III Cirebon, Jawa Barat mulai Selasa (1/11/2016) memiliki rute perjalanan baru yakni Cirebon-Jember dengan KA Ranggajati. Untuk menarik minat penumpang, PT KAI memberikan tarif promo selama satu bulan.
tirto.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi III Cirebon, Jawa Barat mulai Selasa (1/11/2016) memiliki rute perjalanan baru yakni Cirebon-Jember dengan KA Ranggajati. Untuk menarik minat penumpang, PT KAI memberikan tarif promo selama satu bulan.

Dalam rangka memperkenalkan rute baru sekaligus menarik animo calon penumpang, PT KAI Daop III Cirebon memberlakukan tarif promo bagi KA Ranggajati. Selama promo berlangsung, tarif KA Ranggajati untuk jarak 310 kilometer sebesar Rp210 ribu untuk kelas eksekutif dan Rp140 ribu untuk kelas bisnis.

Sedangkan, untuk jarak tempuh 311-625 kilometer, tiket kereta eksekutif dihargai Rp240 ribu dan bisnis Rp160 ribu. Dan untuk perjalanan dengan jarak 625 kilometer, tiket kereta eksekutif seharga Rp300 ribu dan bisnis Rp200 ribu.
Promo tersebut berlaku satu bulan mulai 1 November sampai 30 November 2016.


Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop III Cirebon Krisbiyantoro menjelaskan bahwa rute dari Cirebon menuju Jawa bagian timur baru ditempuh oleh KA Ranggajati.

“Dari Cirebon ke Jawa bagian timur baru kali ini ada, dan diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya seperti dikutip Antara.

KA Ranggajati sendiri dijadwalkan memulai perjalanan dari Cirebon pukul 06.05 WIB dan Jember pukul 22.15 WIB. Dari Jember, kereta berangkat pukul 05.00 WIB dan sampai Cirebon pukul 20.35 WIB.

Selama perjalanan antara lain akan transit di Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, Probolinggo.

Sebelumnya, jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api di wilayah operasi Cirebon, Jawa Barat dikabarkan kembali normal menyusul adanya kereta barang anjlok di Subang, Jawa Barat pada Minggu (30/10/2016) kemarin.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan dan juga karena baru diperbaikinya jalur tersebut pascaanjlok, pihak PT KAI Daop III Cirebon membatasi laju semua kereta di lokasi kejadian, yaitu hanya 20 KM per jam.

Baca juga artikel terkait KERETA API atau tulisan menarik lainnya Mutaya Saroh
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Mutaya Saroh
Penulis: Mutaya Saroh
Editor: Mutaya Saroh
DarkLight