Menuju konten utama

Profil Erling Haaland, Kenapa Pakai Nama Braut di Pildun 2026?

Erling Haaland masuk daftar top skor Piala Dunia 2026 dengan torehan 7 gol. Intip profil, tinggi, rekor gol, & kenapa pakai Braut di nama punggung?

Profil Erling Haaland, Kenapa Pakai Nama Braut di Pildun 2026?
Erling Haaland (NOR), JULY 5, 2026 - Football / Soccer : FIFA World Cup 2026 round of 16 match between Brazil - Erling Haaland (NOR), 5 Juli 2026 - Sepak Bola: Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Brasil dan Norwegia di New York New Jersey Stadium di East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat. (Photo by Mutsu KAWAMORI/AFLO)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Erling Haaland tampil gemilang bersama Timnas Norwegia di Piala Dunia 2026. Sang penyerang tercatat memiliki perorehan 7 gol hingga babak perempat final hanya dalam 5 pertandingan. Haaland memiliki rasio 1,75 gol per pertandingan yang membuat rata-rata golnya di atas Kylian Mbappe (Prancis) dengan 1 gol per laga atau Lionel Messi (Argentina) dengan 0,68 gol tiap partai.

Terkait persaingan untuk top skor Piala Dunia 2026, 7 gol yang dikemas Erling Haaland membuatnya hanya beda satu gol dari Kylian Mbappe dan Lionel Messi yang sama-sama telah melesakkan 8 gol.

Penampilan memukau Haaland itu sontak jadi sorotan. Terlebih, di klubnya saat ini, Manchester City, sang penyerang telah mencatatkan 162 gol dalam 198 penampilan sejak 2022. Haaland juga turut andil mengantarkan The Citizens meraih satu trofi Liga Champions UEFA, Piala FA, serta 2 kali kampiun Liga Inggris.

Dengan rapor ketajamannya itu, saat ini Haaland juga seolah jadi momok menakutkan bagi lawan-lawan Norwergia di Piala Dunia 2026. Bahkan, pemain bernomor punggung 9 ini baru saja jadi kunci The Viking memulangkan Brasil berkat dua gol krusialnya untuk kemenangan 2-1.

Profil Erling Haaland, Umur, Tinggi, & Rekor Gol

Erling Braut Haaland adalah pemain sepak bola profesional kelahiran 21 Juli 2000 (25 tahun) di Leeds, Yorkshire Barat, Inggris. Uniknya, meskipun dilahirkan di Inggris, ia justru membela Timnas Norwegia.

Sewaktu kecil, Haaland banyak menghabiskan waktunya di Inggris saat sang ayah, Alf-Inge Haaland, bermain untuk Leeds United. Namun, sejak umur tiga tahun, Haaland kemudian pindah ke kampung halaman orang tuanya di Bryne, Norwegia.

Selain gemar bermain sepak bola sejak dini, Haaland juga ikut serta dalam berbagai olahraga lainnya, seperti bola tangan dan golf. Bahkan, ia juga pernah mencatatkan rekor dunia dalam kategori usianya untuk lompat jauh berdiri ketika Haaland masih berusia lima tahun.

Beranjak dewasa, Haaland bergabung di akademi klub kota asalnya, Bryne FK. Sempat menjajal kemampuan di di tim reserve Bryne, yaitu Bryne FK 2, Haaland dengan cepat meraih debut bersama tim senior. Ia sudah tampil untuk tim utama Bryne saat usianya masih 15 tahun pada 15 Mei 2016.

Pada Februari 2017, perjalanan Haaland berlanjut ke Molde FK. Setelah adaptasi semusim untuk masuk ke skuad inti, sang penyerang jadi pencetak gol terbanyak Molde pada 2018 dengan melesakkan 16 gol dari 30 laga. Torehan itu membuatnya menerima penghargaan Eliteserien Breakthrough of the Year.

Titik penting dalam perjalanan karier Haaland datang pada Agustus 2018. Klub Austria, Red Bull Salzburg, mengontraknya. Di klub ini, ia melakukan debut Liga Champions UEFA 2019-2020. Selama 2 musim bersama RB Salzburg, Haaland mencetak 29 gol hanya dalam 28 penampilan.

Pada 2020, Haaland hijrah ke Liga Jerman dengan bergabung ke Borussia Dortmund. Dari 89 penampilannya, ia menyumbangkan 86 gol dan mengantarkan Die Borussen mengangkat trofi DFB-Pokal 2020-2021.

Sejak 2022, Haaland bergabung dengan Manchester City. Dari total 198 penampilannya, pemain dengan tinggi 1,95 meter ini telah membukukan 162 gol dan menjadi rekor gol terbanyak sepanjang kariernya.

Sementara di karier internasional, Erling Haaland debut di Timnas Norwegia U-19 di Kejuaraan U-19 Eropa UEFA 2018. Setahun berselang, ia membela tim U20 berlaga di Piala Dunia FIFA U-20 2019, serta ikut andil di kualifikasi Euro 2020.

Piala Dunia 2026 adalah debut Erling Haaland di turnamen empat tahunan tersebut. Namun, datang pada usia matang, 25 tahun, sang penyerang tampil istimewa di penampilan perdananya. Kini, Timnas Norwegia akan bertaruh tiket semifinal dengan Inggris di babak 8 besar.

Siapa Pacar Haaland & Apakah Juga Pemain Bola?

Penampilan Erling Haaland yang memukau di Piala Dunia 2026 membuat kekasihnya, Isabel Haugseng Johansen, turut jadi perhatian. Isabel hampir selalu terlihat memberikan dukungan secara langsung untuk Haaland di tribun penonton.

Isabel Haugseng Johansen yang kelahiran Juli 2004 di Jaeren, Norwegia, kini berusia 21 tahun. Sebelum dikenal sebagai sosok influencer di media sosial, Isabel ternyata pernah menjadi pemain sepak bola sewaktu muda.

Saat Isabel berusia 13 tahun, ia pernah bergabung dengan tim putri Bryne FK, klub yang dulunya jadi awal mula perjalanan Haaland. Sayangnya, perjalanannya di lapangan hijau terhenti hingga pandemi Covid 19.

Isabel pun akhirnya memutuskan untuk berhenti jadi pemain sepak bola. Saat ini, selain dikenal sebagai kekasih Erling Haaland, Isabel juga merupakan content creator sekaligus influencer di bidang fesyen.

Di Instagram dengan nama pengguna @isabella, pengikutnya telah mencapai 1,2 juta. Isabel juga beberapa kali tampil di berbagai acara mode bergengsi, termasuk menghadiri acara fashion show Dolce & Gabbana di Roma, Italia.

Kenapa Haaland Pakai Nama Braut di Piala Dunia 2026?

Erling Haaland jadi sorotan di Piala Dunia 2025 bukan cuma karena performanya yang memukau. Tetapi juga, karena nama punggung yang unik. Penyisipan nama "Braut" pada seragamnya jadi perhatian.

Berbeda saat membela klub City maupun Dortmund yang hanya menggunakan nama "Haaland", saat membela Timnas Norwegia di Piala Dunia 2026, pemain bernomor punggung 9 ini menyisipkan nama "Braut Haaland".

Usut punya usut, penambahan nama "Braut" pada jersey-nya tidak lain jadi identitas keluarga. Braut sendiri merupakan nama keluarga dari garis keturunan ibunya, Gry Marita Braut, yang tercatat memiliki sejarah penting dalam perkembangan dunia olahraga di Norwegia.

Sementara penggunaan nama "Haaland" sendiri berasal dari ayahnya, Alf-Inge Haaland, mantan pesepak bola yang pernah memperkuat Timnas Norwegia serta klub Leeds United dan Manchester City.

Di Norwegia sendiri penggunaan dua nama keluarga seolah jadi tradisi yang cukup lazim digunakan. Artinya, penggunaan nama "Braut Haaland" ini tidak lain berlandaskan pada tradisi yang menggabungkan dua nama keluarga dari pihak ibu dan ayah.

Ikuti kabar terbaru seputar Piala Dunia 2026 dari Tirto.id dengan cara klik tautan ini.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2026 atau tulisan lainnya dari Imanudin Abdurohman

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Imanudin Abdurohman
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Fitra Firdaus