Menuju konten utama

Polisi Gelar Operasi Preman Jelang Arus Balik

Operasi Preman ini dilakukan untuk melindungi para pemudik yang baru tiba dari kampung halaman, serta menjamin keamanan di Terminal.

Polisi Gelar Operasi Preman Jelang Arus Balik
Ilustrasi operasi preman. Antara foto/irsan mulyadi/spt/16

tirto.id - Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) AKP Markus menyampaikan bahwa akan menggelar Operasi Preman di Pos Pengamanan Terpadu di Terminal Kalideres selama arus balik yang puncaknya diprediksi jatuh pada Minggu (2/7/2017) dini hari.

Pernyataan itu disampaikan AKP Markus ke Antara di Terminal Kalideres, Jakarta, Jumat (30/6/2017).

"Untuk mengantisipasi banyaknya penumpang yang tiba selama arus balik, pihak pengamanan akan menggelar operasi menjaring preman di kawasan terminal," kata Markus.

Langkah itu ditempuh demi melindungi serta memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang terminal, tambahnya.

"Banyak penumpang tiba dari kampung, terkadang membawa sanak keluarganya. Mereka dianggap tidak tahu situasi di kota, dan ketidaktahuan itu yang kerap dimanfaatkan oleh para preman," jelas Markus seraya menambahkan tahun lalu ada preman yang berhasil dijaring petugas dan langsung diserahkan ke polres.

Dalam kesempatan itu ia mengatakan sejak H-7 lebaran hingga H+5 lebaran (30/6/2017), belum ada laporan terkait tindak pidana dan aksi kriminalitas lain yang diterima pos pengamanan.

"Walau demikian pengamanan tetap disiagakan, personil gabungan terus bekerja 24 jam, khususnya dari dinas perhubungan, koramil, sentra komunikasi (senkom), anggota pramuka, dinas pemadam kebakaran, dan dinas kesehatan," tukas Markus.

Ia menerangkan satuan tugas dari kepolisian sendiri juga dibantu oleh anggota brimob Polda Metro Jaya, intel, dan satuan reserse kriminal.

"Jumlahnya khusus dari kepolisian ada 27 personil untuk hari ini, dan pos pengamanan ini akan terus siaga sampai H+15 lebaran," kata Markus.

Selama arus balik, pihak keamanan akan memantau tidak hanya bagian dalam tetapi juga wilayah luar terminal.

"Situasi arus mudik berbeda dengan arus balik. Saat arus balik banyak penumpang turun di luar terminal. Maka dari itu kepadatan penumpang arus balik di dalam terminal justru tidak sebanyak arus mudik. Personil akan ditempatkan di luar demi mengantisipasi kemacetan, mencegah kecelakaan lalu lintas, dan aksi kriminalitas lainnya," terang Markus.

Sebelumnya Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen memprediksi puncak arus balik akan jatuh pada Minggu dini hari.

"Jika puncak arus balik di daerah mulai pada Sabtu, saya prediksi di Terminal Kalideres akan dipenuhi penumpang dari Jawa dan Sumatera sekitar Minggu dini hari," kata Revi seraya menunjukkan hingga pukul 7 pagi jumlah bis tiba sebanyak 77 kendaraan dengan total 1.584 penumpang.

Sementara jumlah bis yang tiba pada hari sebelumnya mencapai 196 kendaraan dengan 2.099 penumpang.

Baca juga artikel terkait ARUS BALIK atau tulisan lainnya dari Yandri Daniel Damaledo

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Yandri Daniel Damaledo
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Yandri Daniel Damaledo