Polda Aceh Gagalkan Peredaran Sabu-sabu Capai 61 Kilogram

Oleh: Andrian Pratama Taher - 6 Januari 2021
Selain 61 kilogram sabu-sabu, polisi menyita satu pucuk senjata api jenis revolver dengan lima peluru saat penangkapan.
tirto.id - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh dan jajaran menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 61 kilogram. Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada mengatakan penangkapan enam pelaku beserta barang bukti melibatkan tim gabungan Polda Aceh, Polres Lhokseumawe, Polres Aceh Utara, dan Polres Aceh Timur.

"Para pelaku merupakan jaringan narkoba internasional. Pelaku dan barang bukti diamankan di dua tempat di Aceh Utara dan Aceh Timur," kata Irjen Pol Wahyu Widada, di Banda Aceh, Rabu (6/1/2021) dilansir dari Antara.

Enam pelaku yang ditangkap yakni berinisial FA alias Yahrol (29), warga Kuta Binjai, Aceh Timur. AS alias Nyaklah (27), warga Dewantara, Aceh Utara, NU alias Apadin (55), warga Dewantara, Aceh Utara, EF alias Dewi (28), warga Dewantara, Aceh Utara, MH alias Leo (35), warga Idi Tunong, Aceh Timur.

Kemudian RU alias Maeli (41), warga Julok, Aceh Timur. RU alias Maeli ditangkap di Aceh Timur. Polisi terpaksa menembak kaki kiri RU karena melawan ketika hendak ditangkap.

"Selain 61 kilogram sabu-sabu, polisi juga mengamankan satu pucuk senjata api jenis revolver dengan lima peluru, dua mobil, satu perahu motor, telepon genggam, telepon satelit, serta GPS atau alat pelacak posisi," kata Wahyu.

Wahyu mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya penyelundupan barang terlarang oleh jaringan internasional melalui jalur laut pada 1 Januari lalu.

Dari informasi tersebut, kata Wahyu tim gabungan menyelidiki hingga menghadang sebuah minibus di depan Terminal Lhoksukon, Aceh Utara.

"Dalam penghadangan itu, polisi menangkap lima pelaku dan mengamankan 15 kilogram sabu-sabu. Dari hasil pengembangan kasus, polisi menangkap seorang lagi di Aceh Timur dan mengamankan 46 kilogram sabu-sabu," kata Wahyu.


Baca juga artikel terkait SABU-SABU atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Bayu Septianto
DarkLight