Menuju konten utama

PKS Beri Sinyal Bentuk Poros Baru Koalisi di Pilgub Jatim

"Yang jelas dengan PDIP sudah menetapkan calon kemudian Gerindra ngajak bikin poros baru bersama PAN, konstelasinya berubah," kata Mardani.

PKS Beri Sinyal Bentuk Poros Baru Koalisi di Pilgub Jatim
Mardani Ali Sera. ANTARA FOTO/Wahyu Putyro A.

tirto.id - Wasekjen DPP PKS Mardani Ali Sera memberi sinyal menarik dukungan mereka kepada bakal calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul). PKS menarik dukungan setelah PDIP menyatakan pasangan Saifullah Yusuf-Azwar Anas yang akan dimajukan dalam Pilgub Jatim.

"Yang jelas dengan PDIP sudah menetapkan calon kemudian Gerindra ngajak bikin poros baru bersama PAN, konstelasinya berubah," kata Mardani saat ditemui di SMRC, Menteng, Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Mardani mengaku ada sejumlah nama yang akan dijadikan kuda hitam dalam Pilkada Jatim. Namun, Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi dalam Pilkada DKI Jakarta itu masih menutup mulut siapa nama kader yang akan dimajukan dalam Pilkada Jatim. Namun, opsi tersebut masih dalam tahap perencanaan.

"Peluangnya ada tetapi kalkulasinya belum selesai," tutur Mardani.

Mardani meminta publik bersabar. Namun, ia memastikan akan mengumumkan bila perhitungan sudah selesai. "Tar aja tungguin," kata Mardani singkat.

Seperti diketahui, Pilkada Jatim semakin dekat. Saat ini, ada dua nama Bakal Calon Gubernur Jawa Timur yang populer di publik, yakni Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Sampai saat ini, baru Saifullah Yusuf yang sudah mempunyai tiket untuk mencalonkan diri dalam Pilkada Jatim. Bersama PKB dan PDIP, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mengantongi 39 kursi DPRD, yakni 20 kursi dari PKB dan 19 kursi dari PDIP. Gus Ipul pun sudah menentukan pendampingnya dalam Pilkada Jatim, yakni Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

Di sisi lain, Khofifah masih harus mencari kursi untuk maju dalam Pilkada Jatim. Ia baru didukung oleh Partai Golkar yang memiliki 11 kursi dan Partai Nasdem sebanyak 4 kursi. Khofifah sampai saat ini masih belum mempunyai nama kandidat wakil.

Nama pendamping Khofifah tengah digodok oleh tim 17 yang berisi para kyai ulama di Jawa Timur. Namun, Khofifah memberi sinyal mengikuti saran tim 17 yang dipimpin oleh Gus Solah bahwa pendampingnya harus berlatar belakang nasionalis.

Sampai saat ini, Gerindra dan Demokrat yang masing-masing punya 13 kursi, PAN yang punya 7 kursi, PKS 6 kursi kemudian kursi diduduki oleh PPP dengan 5 kursi, dan Hanura 2 kursi masih belum menentukan pilihan. Beredar kabar PAN, PPP, dan Demokrat akan merapat ke Khofifah sementara Hanura, Gerindra, dan PKS ingin merapat ke Gus Ipul. Namun, peta politik dikabarkan berubah lantaran deklarasi PDIP-PKB serta sikap Khofifah yang belum menentukan wakil.

Baca juga artikel terkait PILGUB JATIM 2018 atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Politik
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Maya Saputri