Menuju konten utama

Pesan Menpora pada Kongres PSSI

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), menyampaikan agar Kongres PSSI yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Bandung berjalan damai. Menpora, Imam Nahrawi sempat memberikan himbauan kepada Bonek agar melaksanakan aksinya dengan tertib.

Pesan Menpora pada Kongres PSSI
Plt Ketua Umum PSSI Hinca Pandjaitan (ketiga kanan) bersama Ketua Umum KONI Tono Suratman (ketiga kiri), ketua pemilihan ketum PSSI Agum Gumelar (kedua kiri), Deputi IV Kemenpora Gatot S Dewa Broto (kedua kanan) mantan Ketua PSSI Nurdin Halid (kiri) dan perwakilan FIFA Sanjeevan Balasingam mengacungkan jempol ketika pembukaan kongres PSSI di Jakarta, Kamis (10/11). Kongres itu mengagendakan pemilihan ketua umum PSSI. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.

tirto.id - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), menyampaikan agar Kongres PSSI yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Bandung berjalan damai. Menpora, Imam Nahrawi sempat memberikan himbauan kepada Bonek agar melaksanakan aksinya dengan tertib.

"Harus damai. Harus menjadi tamu yang baik, di mana - apa namanya - Bandung - Vikin , Bobotoh, dan semua kita menerima baik mereka dan insyaAllah aspirasinya tidak ditutupi, tapi sebaliknya akan diperjuangkan" kata Menteri Imam Nahrawi yang langsung bertolak ke Jakarta usai memberi kata sambutan pada pembukaan Kongres PSSI, Bandung, Minggu (8/1/2017)

Menurut media officer PSSI, Bandung Saputra, di dalam Kongres PSSI tersebut ada pula acara yang disebut dengan Parade Atlit Tim Nasional Indonesia. Acara ini diadakan sebagai upaya mengapresiasi para pemain Indonesia.

Acara parade ini dihadiri oleh 11 mantan pemain tim nasional Indonesia dan ditutup dengan penandatangan 11 pemain di satu bola sepak sebagai bentuk dukungan.

Nampak beberapa pesepakbola nasional hadir dalam acara itu, antara lain mantan kapten tim nasional Indonesia seperti Aji Santoso, Furman Utina, Herry Kiswanto, Ricky Jacobi, Ponaryo Astaman dan Bambang Pamungkas. Para kapten tim nasional Indonesia dari masa ke masa muncul untuk mendukung Kongres PSSI. Di depan ballroom hotel Aryaduta,

"Kami berharap Kongres ini di bawah arahan Pak Edi dapat berlangsung dengan baik. Ini formula baru. Jadi benar-benar apa yang diharapkan masyarakat sepak bola bisa hadir," kata Herry Kiswanto, mantan pemain belakang andalan Timnas Indonesia yang ikut dalam kejuaraan Liga Indonesia 1995/96 bersama Bandung Raya dan SEA Games 1987.

Selain Herry, Firman Utina mantan pemain dan kapten tim nasional Indonesia juga mengharapkan kongres bisa berjalan dengan baik.

"Harapannya adalah tentu Kongres ini berjalan dengan baik," ujar Firman.

Terkait dengan kegiatan Parade Atlit Tim Nasional Indonesia, Firman utina mengaku ini yang pertama kali dilakukan.

"Setau saya ini pertama kali ya dalam Kongres PSSI ini," ucapnya.

Sebelumnya para Bonek yang hadir di Bandung belum menuju hotel Aryaduta karena dijaga ketat oleh polisi di GOR Pajajaran.

"Kita akan organisir mereka dari sini. Ini perintah PSSI," kata kapolsek Sukasari, Kompol Sukmawijaya yang ikut memimpin karantina Bonek di GOR Pajajaran.

Baca juga artikel terkait BONEK atau tulisan lainnya dari Felix Nathaniel

tirto.id - Olahraga
Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Mutaya Saroh