tirto.id - Pembalap MotoGP, Marc Marquez, seolah mendapatkan kesialan selama tampil di Sirkuit Mandalika. Bagaimana tidak, The Baby Alien selalu mendapatkan insiden hingga gagal finish. Apakah MotoGP 2026 bakal menjadi edisi perdana bagi Marquez guna mengangkat trofi pertama di Indonesia?
Marquez memiliki rekam jejak buruk selama balapan di Sirkuit Mandalika. Menatap seri ke-17 MotoGP 2026, The Baby Alien berpeluang mengakhiri kutukan sialnya.
Dalam empat seri balapan terakhir atau sejak 2022, pembalap Spanyol itu belum pernah sekalipun mampu menyelesaikan lomba. Juara bertahan musim 2025 ini tidak mampu menyentuh garis finis setiap balapan di Mandalika.
Balapan MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika diperkirakan bakal berlangsung sengit, karena berpotensi menjadi salah satu seri penentu bagi Marquez dalam mempertahankan gelar atau justru mengalami penundaan. Saat ini, The Baby Alien (331 poin) hanya berjarak 2 angka saja dengan Jorge Martin yang menempati urutan pertama dengan 333 poin dalam klasemen MotoGP 2026.

Daftar Kesialan Marc Marquez di Mandalika
Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika masuk dalam kalender balapan MotoGP untuk pertama kalinya pada musim 2022. Kehadiran sirkuit ini sekaligus jadi tantangan baru bagi para pembalap karena memiliki karakter lintasan yang acap kali menyulitkan.
Sebagaimana dikutip di laman resmi MotoGP, Sirkuit Mandalika termasuk sirkuit kelas dunia berstandar FIM Grade A. Kondisi sirkuit memiliki panjang lintasan sekitar 4,31 kilometer, dengan total 17 tikungan (11 ke kanan & 6 ke kiri). Mandalika dilengkapi karakter trek cepat, banyak tikungan mengalir yang didominasi ke arah kanan.
Karakter lintasan menuntut pembalap untuk bisa menjaga kestabilan, terutama menyeimbangkan secara presisi antara titik pengereman keras, transisi arah cepat, serta akselerasi keluar tikungan. Terlebih, temperatur lintasan yang tinggi kerap jadi hambatan tersendiri.

Bagi Marc Marquez, GP Mandalika 2026 akan membawakan impresi rekam jejak buruk. Dari empat kali balapan di seri berbeda sejak 2022 hingga 2025, pembalap Spanyol ini belum pernah bisa menaklukan lintasan.
Sebagaimana dikutip dari Grande Premio, Marquez absen di sesi balap MotoGP 2022 seri setelah mengalami kecelakaan parah di tikungan 7 selama sesi pemanasan.
Akibat insiden tersebut, Marquez yang masih bergabung dengan Repsol Honda harus dilarikan ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan. The Baby Alien didiagnosis mengalami gegar otak. Meskipun sempat kembali ke sirkuit, staf medis menyatakan bahwa Marquez tidak layak untuk ikut balapan dan absen.
Lebih parah lagi, Marquez mengalami diplopia atau penglihatan ganda pasca kecelakaan. Akhirnya, The Baby Alien dinyatakan DNS (Did Non Start), bukan mengundurkan diri (RET). Selama musim 2022, ia finis peringkat ke-13 dengan raihan 113 poin. Sepanjang berlaga di MotoGP 2022, Marquez juga tercatat tujuh kali absen, satu DNS, serta dua kali Retired.

Musim berikut atau 2023, kesialan Marc Marquez di Sirkuit Mandalika kembali berlanjut. Meskipun berhasil memulai sesi balapan untuk pertama kali, penampilan The Baby Alien masih kurang beruntung.
Marquez kehilangan kendali di bagian depan selama lap pembuka lomba Sprint di tikungan 11. Sehari berselang atau saat sesi balapan, ia mengalami crash, harus menepi, dan gagal finish. Balapan baru berjalan 8 lap.
Di musim tersebut, penampilan The Baby Alien juga terbilang menurun usai menempati peringkat ke-14 dengan mengoleksi 96 poin.

MotoGP Mandalika 2024. Marc Marquez lagi-lagi bertemu kutukan sial. Meskipun sudah pindah tim, The Baby Alien justru mengalami kendala mesin. Motornya terbakar. Alhasil, ia pun gagal finish untuk ketiga kali secara beruntun di Sirkuit Mandalika.
Meskipun kembali mengalami kegagalan di Sirkuit Mandalika, Marc Marquez berhasil menempati peringkat ke-3 selama gelaran MotoGP 2024, lewat koleksi 392 poin.

Setahun berselang alias edisi paling akhir pada MotoGP 2025, bayang-bayang kegagalan di Sirkuit Mandalika kembali terulang. Marc Marquez terlibat insiden usai ditabrak Marco Bezzecchi pada lap pembuka tikungan ke-7.
The Baby Alien terkena cedera parah. Marquez mengalami cedera ligamen bahu kanan, membuatnya harus absen dalam empat seri balapan terakhir MotoGP 2025. Meskipun begitu, pembalap Ducati itu dinobatkan sebagai juara dunia usai mengemas 545 poin. Ia unggul 78 poin dari Alex Marquez yang duduk di peringkat kedua.
Selain itu, performa Marc Marquez di musim 2025 tercatat jadi salah satu penampilan terbaik, karena bisa menaiki podium pertama sebanyak 11 kali, ditambah 3 kali posisi ke-2. Gelar ke-7 sekaligus mengakhiri puasa juara selama enam musim atau sejak 2019 ketika masih bersama Repsol Honda Team.
Uji Karier Marc Marquez Akhiri Kutukan di Mandalika
Jelang seri balapan ke-17 MotoGP 2026 Mandalika, Marc Marquez berambisi untuk mengakhiri kutukan sial. Pembalap Ducati Lenovo ini akan melakoni balapan pada 9-11 Oktober 2026.
Meskipun dihantui bayang-bayang rekam jejak belum pernah finish di Sirkuit Mandalika dalam 4 musim terakhir secara beruntun, Marquez tetap optimistis bisa menaklukan lintasan, guna memperlebar peluang mempertahankan gelar juara dunia selama dua musim berturut-turut sejak 2025.
Akan tetapi, The Baby Alien juga tidak menampik bahwa ia memang belum pernah menuai hasil manis selama balapan di Mandalika. Hal ini turut menjadi catatan penting.
"Tentu saja, saya belum pernah menuntaskan balapan di sana. Sayang memang agak kurang beruntung," ungkap Marquez, dikutip dari laman MotoGP.

The Baby Alien juga menyebut bahwa ia memanfaatkan pengalaman buruk musim sebelumnya, agar bisa lebih memahami apa yang bisa dilakukan saat balapan di Sirkuit Mandalika.
"Tahun lalu di Sprint, saya merasa cukup oke meski sempat terkena Long Lap Penalty, jadi kita lihat saja nanti. Kami perlu memahami apa yang bisa kami lakukan, namun perlahan kondisi saya membaik, dan sejak Aragon, feeling saya saat mengendarai motor terasa sangat bagus," tambah Marquez.
Di samping itu, Marquez dihadapkan tantangan lain. The Baby Alien (33 tahun) adalah pembalap tertua nomor 2 di musim ini setelah Johan Zarco (36 tahun). Kepala tiga pun termasuk usia yang terbilang sudah tua untuk membalap di atas linatasan. Meskipun begitu, hal ini dijawab lewat performa yang masih menawan, terutama selama musim balap 2025 kala menjadi juara dunia.
The Baby Alien menatap seri Mandalika dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih hasil sempurna di MotoGP Jepang 2026. Marc Marquez berhasil memenangkan sprint race serta naik podium pertama race utama di Sirkuit Moetegi.
Berkat hasil tersebut, kini Marc Marquez berhasil bertengger di peringkat kedua klasemen sementara MotoGP 2026, selisih 2 poin saja dengan peringkat pertama yang dikuasai sanga rival utama, Jorge Martin.

Secara statistik, The Baby Alien mencatatkan penampilan terbaik di musim 2026 dengan mengoleksi enam kali podium juara, mengungguli Marco Bezzecchi yang sudah juara sebanyak empat seri balapan.
Dengan jarak yang terlampau dekat, Marquez berpeluang besar merebut peringkat satu dari Jorge Martin, sekaligus memperbesar kans mempertahankan gelar juara dunia.
MotoGP Indonesia 2026 tampaknya bakal jadi pertaruhan. Jika The Baby Alien kembali gagal finish di Sirkuit Mandalika, hasil ini akan membuat kutukan terus saja berlanjut dan bisa memperpanjang rekor buruk selama balapan di Indonesia selama 5 musim.
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id


































