Menuju konten utama

Beban Berat Nomor 10 Argentina Usai Lionel Messi Pensiun

Setelah Lonel Messi resmi pensiun dari Timnas Argentina, siapa pewaris nomor 10 La Albiceleste?

Beban Berat Nomor 10 Argentina Usai Lionel Messi Pensiun
Kapten sekaligus penyerang Argentina bernomor punggung 10, Lionel Messi (kanan), memegang Trofi Piala Dunia FIFA usai upacara penyerahan trofi setelah Argentina memenangkan pertandingan final Piala Dunia Qatar 2022 melawan Prancis di Stadion Lusail, Lusail, sebelah utara Doha, pada 18 Desember 2022. AFP/Anne-Christine POUJOULAT
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Lionel Messi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina dalam laga kontra Benin pada Rabu (7/10/2026) di Estadio Monumental, Buenos Aires. Dalam rentang 21 tahun karier di level internasional untuk La Albiceleste, La Pulga mempersembahkan 4 gelar, termasuk yang paling ikonik Piala Dunia 2022. Lantas, siapa yang kelak akan menggunakan nomor 10 Argentina setelah Messi?

Pada 31 Agustus 2026, lebih dari sebulan sejak membawa Timnas Argentina ke final Piala Dunia untuk ketiga kalinya, Lionel Messi mengumumkan perpisahan dengan La Albiceleste. La Pulga sudah memikirkan hal ini sejak Argentina takluk oleh Spanyol di final Piala Dunia 2026. Keputusannya kian teguh usai sang ayah, Jorge Messi, wafat pada 8 Agustus 2026.

"Setelah waktu berlalu sejak final dan setelah berpikir dengan matang, saya ingin memberitahu semua bahwa saya pensiun dari Timnas Argentina," tulis eks bintang Barcelona berusia 39 tahun itu melalui akun Instagram pribadinya @leomessi.

"Itu keputusan yang menyakitkan, tetapi saya memahami bahwa waktunya telah tiba. Saya bersumpah kepada kalian bahwa saya selalu memberikan segalanya, bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kami memenangkan segalanya, tetapi juga sebelumnya; saya selalu berjuang dan memberikan segala yang saya punyai untuk seragam ini, untuk membawa kebahagiaan kepada kalian dan membuat kalian bangga menjadi orang Argentina melalui sepak bola," tambah Messi.

Laga persahabatan, Timnas Argentina kontra Benin hari ini Rabu (7/10) adalah partai pemungkas La Pulga untuk La Albiceleste. Total, Messi sudah tampil dalam 208 partai bersama negaranya. Nomor 10 Argentina dipakainya selama 17 tahun sejak 2009.

 Debut Lionel Messi

Pemain Argentina Lionel Messi dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA Jerman 2006 zona Amerika Selatan. Argentina menang 2-0. AFP PHOTO / Gaspar ORTIZ

Penghormatan Argentina kepada Messi terlihat ketika tidak ada seorang pun dari skuad asuhan Lionel Scaloni yang mengenakan nomor 10 dalam 2 laga uji coba terdahulu, entah saat menang 4-0 lawan Bolivia pada 1 Oktober, atau saat menghajar Burkina Faso 7 gol tanpa balas berselang 3 hari. Selama La Pulga masih belum sepenuhnya pensiun dari Timnas nomor 10 Argentina masih jadi miliknya.

Penghormatan Argentina itu terlihat wajar dengan kontribusi La Pulga untuk negaranya. Messi memberikan 4 gelar untuk La Albiceleste, mulai dari Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan dipungkasi Copa America 2024. Tidak hanya itu, Messi juga membawa Argentina total ke dalam 8 partai final, termasuk 3 Copa America pada 2007, 2015, dan 2016, juga final Piala Dunia 2014 dan 2026.

Dengan deretan gemilang prestasi Messi bersama Timnas Argentina, siapa pun yang mengenakan nomor 10 La Albiceleste setelah La Pulga bakal punya beban yang tidak mudah,

Terlebih, nomor 10 di Timnas Argentina memiliki makna yang sangat sakral. Di samping Messi, nomor tersebut pernah dipakai legenda La Albiceleste lainnya, Diego Maradona yang demikian ikonik.

Kala Argentina Mencari Nomor 10 Baru Setelah Diego Maradona

Pencarian nomor 10 Argentina tidak hanya terjadi setelah era Lionel Messi. Sebelumnya, kala Diego Maradona mengakhiri kariernya bersama La Albiceleste, pencarian serupa dilakukan.

Semua bertanya, siapa yang layak memakai nomor 10 setelah Maradona. Bukan tanpa alasan, sang legenda memberikan Piala Dunia 1986 untuk Argentina. Sepanjang kariernya di level internasional, El Diego membukukan 61 gol dalam 138 pertandingan.

Nomor 10 Argentina kemudian diberikan kepada Ariel Ortega. Pemilihan Ortega tak terlepas dari gaya bermainnya yang cukup mirip Maradona, mulai dari gaya dribel, hingga pola permainannya. Namun, memang tidak akan pernah ada El Diego lain. Ortega tidak bertahan lama mengenakan nomor 10 Argentina.

Nama lain yang pernah memakai nomor 10 La Albiceleste adalah playmaker klasik Juan Roman Riquelme. Namun, ia pun tak bertahan lama. Selepas Riquelme pensiun dari Timnas pada awal 2009, Timnas Argentina yang kala itu dilatih oleh Diego Maradona, menyerahkan jersey nomor 10 kepada Messi.

Lionel Messi

Penyerang Argentina bernomor punggung 10, Lionel Messi, menatap trofi setelah kalah dalam pertandingan final turnamen sepak bola Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 19 Juli 2026. AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA

Dibandingkan pemain lain, Messi dianggap yang paling mendekati Maradona. Bahkan, pada 2008, sang legenda sendiri yang berkata "saya sudah melihat pemain yang akan mewarisi tempat saya di sepak bola Argentina, dan namanya adalah Messi."

Awalnya, perjalanan Messi dengan nomor punggung 10 dipenuhi ekspektasi dan tekanan besar. Ia selalu dibanding-bandingkan dengan Maradona. Sejak nomor 10 melekat padanya, La Pulga tiga kali membantu Argentina lolos ke final turnamen dalam 3 tahun beruntun, yaitu Piala Dunia 2014, Copa America 2015, dan Copa America Centenario. Namun, dalam 3 kesempatan itu, La Albiceleste tak kunjung juara.

Usaha keras Messi, yang sempat pensiun sejenak pada 2016, akhirnya berbuah trofi menjelang penghujung kariernya. La Pulga juga mencatatkan rekor demi rekor yang kemungkinan akan sulit dipecahkan oleh generasi Argentina berikutnya.

Rekor Messi di Timnas Argentina yang Sulit Dipecahkan

Debut Lionel Messi bersama Timnas senior Argentina pada 17 Agustus 2005 lawan Hungaria tidak mengesankan. Ia datang sebagai pemain pengganti pada menit 63. Hanya berselang dua menit, La Pulga sudah harus pergi karena mendapatkan kartu merah.

Namun, debut yang getir itu tidak bermakna apa-apa. Dalam rentang 21 tahun bersama La Albiceleste, Messi menghapus pengalaman buruk itu dengan deretan prestasi. Total, La Pulga punya 208 caps internasional di level senior, dengan melesakkan 125 gol serta 68 assist.

Messi tercatat sebagai pemain dengan penampilan terbanyak di Timnas Argentina, di atas Javier Mascherano (147 caps). La Pulga juga punya rekor sebagai pencetak gol terbanyak La Albiceleste sepanjang masa, jauh di atas rekor sebelumnya milik Gabriel Batistuta (56 gol dari 78 penampilan).

Timnas Argentina piala dunia 2026

Lionel Messi (nomor punggung 10) dari Argentina bersiap untuk melakukan sepak mula sebelum pertandingan perempat final Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Swiss di Stadion Kansas City pada 11 Juli 2026 di Kansas City, Missouri. David Ramos/Getty Images/AFP

Tak berhenti di situ, Lionel Messi juga jadi pemain dengan assist terbanyak dalam sejarah Timnas Argentina, di atas Angel Di Maria (29 assist dari 145 penampilan).

Selama berseragam putih biru muda, Messi telah tampil di 6 edisi Piala Dunia yaitu pada 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, serta terakhir 2026. Ini membuatnya jadi pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia secara beruntun. Bahkan, La Pulga jadi pemain pertama asal Argentina yang mencetak gol di 5 edisi turnamen akbar tersebut (2006, 2014, 2018, 2022, 2026).

Di Piala Dunia 2026, Messi sempat memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak turnamen tersebut sepanjang sejarah dengan 21 gol dari 34 laga. Catatan itu kemudian dilampaui Kylian Mbappe yang punya 22 gol dari 22 partai.

Selama membela Timnas Argentina sejak 2005, Messi tidak hanya memberikan 4 trofi mayor. Ia juga meraih deretan penghargaan individual. Yang paling istimewa adalah 2 kali Golden Ball (Pemain Terbaik) di Piala Dunia 2014 dan 2022. La Pulga juga 2 kali jadi pemain terbaik di Copa America, yaitu 2015 dan 2021. Ia tercatat sebagai top skor Copa America 2021 pula.

Dengan prestasi dan rekor Messi yang demikian mengilap untuk Timnas Argentina, tekanan untuk nomor 10 La Albiceleste setelah La Pulga jelas bukan tekanan biasa.

Beban Berat Nomor 10 Argentina Setelah Messi

Setelah Messi pensiun dari Timnas Argentina, siapa yang layak mengenakan nomor 10 La Albiceleste? Pelatih Tim Tango, Lionel Scaloni menyebut nomor keramat akan tetap diteruskan. Hanya saja, ia belum memutuskan siapa yang berhak meneruskan estafet sejarah tersebut.

"Kami tidak memberikan (nomor 10) kepada siapapun sebelum laga perpisahan Leo. Rencananya memang bakal ada penerusnya, mengingat nomor itu begitu spesial. Hanya saja, kami belum memutuskan siapa orangnya," ungkap Scaloni, dikutip ESPN.

Dalam hal ini, mantan gelandang Timnas Argentina, Carlos Mac Allister memperkirakan beberapa nama yang layak untuk mengenakan nomor 10, mulai dari Enzo Fernandez, Nico Paz, Lautaro Martinez, Julian Alvarez, hingga sang putra, Alexis Mac Allister.

“Saat ini saya berusia 58 tahun, dan saya melihat apa yang terjadi setelah Diego Maradona pensiun. Itulah sebabnya saya tidak akan langsung memberikan nomor punggung 10 kepada satu pemain saja setelah Messi pensiun. Suatu hari Enzo bisa mengenakannya, di hari lain Julián, lalu Lautaro, Alexis, atau Nico Paz. Nomor itu bisa diberikan kepada pemain yang berbeda-beda selama beberapa bulan," ujarnya.

WCup Argentina France Soccer

Lionel Messi dari Argentina mencium trofi saat ia merayakan bersama timnya pada akhir pertandingan sepak bola final Piala Dunia antara Argentina dan Prancis di Stadion Lusail di Lusail, Qatar, Minggu, 18 Desember 2022. Argentina menang 4-2 dalam pertandingan a adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang 3-3. (AP Photo/Hassan Ammar)

Di antara nama yang disebutkan oleh Mac Allister, Enzo Fernandez, Lautaro Martinez, dan Alexis Mac Allister adalah yang paling realistis mengingat peran mereka di La Albiceleste. Namun, Nico Paz juga menarik untuk diamati. Performa pemain berusia 21 tahun ini mulai banyak mencuri perhatian sejak jadi pemain kunci Como.

Saat Maradona pensiun, Timnas Argentina sempat mengalami "kekosongan" untuk nomor 10, bahkan ketika pemain sekelas Ariel Ortega dan Juan Roman Riquelme mengenakannya. Kali ini, hal yang serupa, sangat mungkin terjadi. Setelah melihat nomor 10 Argentina dikenakan satu sosok yang sama selama 17 tahun, menyaksikan nomor itu dipakai oleh nama lain bisa jadi adalah salah satu hal terberat bagi fans La Albiceleste.

Baca juga artikel terkait SC BOLD atau tulisan lainnya dari Imanudin Abdurohman

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Imanudin Abdurohman
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Fitra Firdaus