Ibu-ibu warga Kelurahan Limau Manis, Pauh, Padang, Sumatera Barat histeris dan memohon penundaan eksekusi rumahnya pada objek perkara di kelurahan Kapalo Koto dan Limau Manih seluas 7,8 hektare atas perkara dari Suku Jambak.
Sejumlah polwan memegangi seorang warga yang meminta penundaan eksekusi rumah mereka, di Kelurahan Limau Manis, Pauh, Padang, Sumatera Barat, Rabu (18/1). Warga memohon kepada Pengadilan Negeri Padang agar menunda mengeksekusi objek perkara di kelurahan Kapalo Koto dan Limau Manih seluas 7,8 hektare atas perkara dari Suku Jambak, meliputi tujuh unit rumah dan 20 petak sawah, karena mereka mengaku tidak ada pemberitahuan sebelumnya. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra.
Sejumlah polwan memegangi seorang warga yang meminta penundaan eksekusi rumah mereka, di Kelurahan Limau Manis, Pauh, Padang, Sumatera Barat, Rabu (18/1).Seorang polwan memegangi seorang warga yang meminta penundaan eksekusi rumah mereka, di Kelurahan Limau Manis, Pauh, Padang, Sumatera Barat, Rabu (18/1).
Sejumlah polwan memegangi seorang warga yang meminta penundaan eksekusi rumah mereka, di Kelurahan Limau Manis, Pauh, Padang, Sumatera Barat, Rabu (18/1). Warga memohon kepada Pengadilan Negeri Padang agar menunda mengeksekusi objek perkara di kelurahan Kapalo Koto dan Limau Manih seluas 7,8 hektare atas perkara dari Suku Jambak, meliputi tujuh unit rumah dan 20 petak sawah, karena mereka mengaku tidak ada pemberitahuan sebelumnya. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra.
Baca juga artikel terkait FOTO-TIRTO atau tulisan lainnya
Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.