Perempuan Sosialita Berkumpul Rayakan Hari Kartini

- 7 April 2016
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengundang perempuan diplomat yang berada di Jakarta untuk merayakan Hari Kartini dalam acara Silaturahmi Kebudayaan di Ruang Nusantara Kemlu di Pejambon.
tirto.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengundang perempuan diplomat yang berada di Jakarta untuk merayakan Hari Kartini dalam acara Silaturahmi Kebudayaan di Ruang Nusantara Kemlu di Pejambon, Jakarta pada Kamis (7/4/2016).

Dalam Silaturahmi Kebudayaan atau yang dalam istilah asing disebut Cultural Coffee Morning itu, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan kebanggaannya kepada para perempuan diplomat tersebut.

"Perempuan diplomat memiliki kekhasan tersendiri dalam meningkatkan hubungan persahabatan antara Indonesia dan negara Anda sekalian, karena itu Kementerian Luar Negeri Indonesia bangga memiliki Anda semua di sini," ujarnya

Para perempuan diplomat yang berkumpul dalam acara tersebut merupakan duta besar atau kepala perwakilan negara asing di Indonesia, istri menteri Kabinet Kerja, pimpinan organisasi internasional di Indonesia, dan anggota Women International Club di Jakarta.

Menurut Menlu Retno, acara tersebut sekaligus mempromosikan budaya dan kuliner Indonesia dan sengaja dilakukan pada bulan April untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari program diplomasi publik untuk mempromosikan warisan budaya nusantara Indonesia baik musik, tarian, busana maupun kuliner tradisional kepada komunitas diplomatik di Jakarta.

Acara dimeriahkan dengan pertunjukan tarian Betawi Kembang Kipas, permainan angklung dari Saung Angklung Udjo Bandung dan peragaan busana oleh produsen batik Danar Hadi.

Silaturahmi Kebudayaan itu semakin spesial dengan penampilan Sanggar Duta Cinta yang diasuh oleh perempuan seniman senior Titiek Puspa yang juga tampil membawakan lagu-lagu ciptaannya.

Di akhir acara, para tamu undangan juga berkesempatan mencicipi sajian kuliner khas Jawa, Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat. (ANT)

Baca juga artikel terkait DIPLOMAT atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - )

Reporter: Rima Suliastini
Penulis: