Penyebab Gempa Bumi di Katingan Kalimantan Tengah Versi BMKG

Oleh: Alexander Haryanto - 13 Juli 2018
Meskipun pulau Kalimantan dikenal aman, namun gempa pernah terjadi di Kalteng khususnya Muara Teweh pada Lebaran 2016 lalu.
tirto.id - Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) diguncang gempa bumi pada Kamis (12/7/2018). Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa yang disebut-sebut sebagai gempa pertama di Kalteng itu disebabkan oleh aktivitas sesar lokal.

"Gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal," kata Kepala Bagian Humas BMKG Hary T Djatmiko, Jumat (13/7/2018).

Berdasarkan keterangan, gempa itu berpusat di Lintang Selatan (LS) dan 113.43 Bujur Timur (BT) tepatnya di 70 km Barat Laut Palangkaraya, pada kedalaman 5,0 km.

Kepala BMKG Barito Utara, Juli Budi Kisworo di Muara Teweh, Kamis (12/7), mengatakan guncangan gempa juga dirasakan di daerah Katingan dan Kasongan dalam skala intensitas IISIG BMKG atau (III-IV MMI).

"Di daerah ini guncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan oleh banyak orang atau beberapa orang, bahkan beberapa warga ada yang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri," kata dia.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

"Terkait dengan peristiwa gempa bumi tektonik itu, hingga laporan ini disusun pada pukul 17.00 WIB belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan. Masyarakat diimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG," kata Juli.

Juli mengatakan, meskipun pulau Kalimantan dikenal aman dari gempa dan tsunami, namun peristiwa langka ini pernah terjadi di Kalteng khususnya Muara Teweh pada Lebaran 2016 lalu.

"Gempa bumi bertepatan hari Lebaran atau 6 Juli 2016 kemungkinan gempa lokal yang hanya dirasakan penduduk setempat. Titik koordinatnya pada 1,43 Lintang Selatan dan 115,14 Bujur Timur," kata dia.


Baca juga artikel terkait GEMPA BUMI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: antara
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto