Pemerintah Klaim Angka Kecelakaan Mudik 2022 Turun 40%

Reporter: Andrian Pratama Taher - 24 Mei 2022 16:36 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Menhub Budi Karya menyebut korban meninggal dunia akibat kecelakaan saat mudik turun 72 persen.
tirto.id -
Pemerintah mengeklaim angka kecelakaan turun drastis selama arus mudik dan arus balik 2022. Hal tersebut disampaikan Menko PMK Muhadjir Effendy usai rapat evaluasi Arus Mudik dan Arus Balik bersama Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

"Alhamdulillah pada mudik tahun ini angka kecelakaan mengalami penurunan," kata Muhadjir dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta.

Muhadjir pun menuturkan, angka kecelakaan di tujuan pariwisata juga hampir nol. Ia mengaku, kejadian yang menjadi atensi adalah robohnya waterboom di Jawa Timur yang mengakibatkan 16 orang luka-luka.

"Alhamdulillah tidak ada satupun yang meninggal dan sekarang sedang ditangani oleh aparat kepolisian untuk diselidiki lebih lanjut dan saya juga langsung mengecek di lapangan di tempat-tempat rumah sakit semuanya sudah ditangani dengan baik," jelas Muhadjir.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan, angka kecelakaan mengalami penurunan signifikan di arus mudik dan arus balik 2022. Ia bahkan menyebutkan angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan mudik turun signifikan.

"Kecelakaan itu turun 40% bahkan meninggal dunia turun 72% jadi satu angka yang sangat signifikan jumlah kecelakaan," kata Budi dalam keterangan di tempat yang sama.

Budi mengaku ada dua faktor yang membuat angka kecelakaan turun signifikan. Pertama adalah penurunan angka pemudik motor dan kedua adalah penurunan kendaraan bus wisata untuk mudik.

"Jadi dua hal yang membuat angka kecelakaan itu turun satu karena berkurangnya motor dan terima kasih pada pengguna motor karena memang kita melakukan imbauan dan juga kita mengimbau kepada Polda, Dishub untuk melakukan law enforcement terhadap bus-bus wisata karena bus wisata itu bahaya," tegas Budi.






Baca juga artikel terkait MUDIK LEBARAN 2022 atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Fahreza Rizky

DarkLight