PDIP Anggap Wajar Keuntungan Jokowi dari Asian Games 2018

Oleh: Lalu Rahadian - 4 September 2018
Dibaca Normal 1 menit
"Itu suatu hal yang sangat wajar karena Pak Jokowi sosok pemimpin yang bekerja keras."
tirto.id - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menganggap wajar keuntungan yang didapat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari perhelatan Asian Games 2018.

Menurut Hasto, keuntungan didapat Jokowi karena ia telah bekerja keras untuk menggelar Asian Games 2018. Hasil kerja tersebut terlihat dari suksesnya penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Asia itu.

"Itu suatu hal yang sangat wajar karena Pak Jokowi sosok pemimpin yang bekerja keras. Kiai Ma'ruf Amin menjelaskan, Pak Jokowi ini praktis baru bekerja 3 tahun capaiannya seperti itu. Apalagi nanti kalau rakyat memberikan kepercayaan 5 tahun yang akan datang akan terjadi akselerasi," kata Hasto di Posko Pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Menurut Hasto, perhelatan Asian Games 2018 membangun optimisme masyarakat. Hal itu disebut dampak positif yang harus dijaga semua anak bangsa.

Politikus asal DIY itu berkata, efek positif dari Asian Games 2018 akan dibawa tim kampanye Jokowi-Ma'ruf di pemilu 2019. Menurut Hasto, salah satu langkah positif yang akan dilakukan adalah berkampanye tanpa menjelek-jelekkan lawan politik.

"Kami akan kampanye hal positif karena energi positif itu menjadi hal yang secara kultural membangun bangsa ini. Jadi Asian Games membangun optimisme kita sebagai bangsa, termasuk mewarnai kampanye ini agar kultur persaingan itu adalah kultur yang membangun peradaban," kata Hasto.

Pada Asian Games 2018 Indonesia mengukir rekor karena setelah meraih 31 medali emas. Raihan itu jauh di atas perolehan 20 medali emas kontingen Indonesia pada Asian Games 1962.

Kontingen Indonesia juga meraih 24 medali perak dan 43 perunggu. Hasil itu menempatkan Indonesia di posisi keempat klasemen akhir Asian Games 2018.


Baca juga artikel terkait ASIAN GAMES 2018 atau tulisan menarik lainnya Lalu Rahadian
(tirto.id - Politik)

Reporter: Lalu Rahadian
Penulis: Lalu Rahadian
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight