Menuju konten utama

Nonton Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu 2 Episode 17 Sub Indo

Temukan link nonton Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu 2 episode 17 sub Indo dan baca spoiler lengkap anime Tsukimichi: Moonlit Fantasy Season 2 di sini.

Nonton Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu 2 Episode 17 Sub Indo
Anime Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu Season 2. FOTO/myanimelist.net/

tirto.id - Nonton Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu 2 episode 17 dengan subtitle bahasa Indonesia (sub Indo) bisa dilakukan pada Senin, 29 April 2024 pukul 22.00 WIB melalui situs streaming BStation (Bilibili TV). Jadwal tayang dan rilis episode terbaru anime dengan judul lain Tsukimichi: Moonlit Fantasy Season 2 itudapat berubah sewaktu-waktu.

Anime Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu 2 episode 17 membawa tajuk "Malam ke-17, Pemberontakan Mutan". Episode tersebut sepertinya akan menampilkan Ilumgand Hopleys dan beberapa masyarakat Rotsgar yang berubah menjadi mutan dan melakukan kekacauan.

Anime Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu 2nd Season, Tsukimichi: Moonlit Fantasy Season 2, atau 月が導く異世界道中 第二幕 telah tayang mulai 8 Januari 2024. Anime garapan Studio J.C.Staff tersebut dijadwalkan rilis dalam 25 episode.

Berikut ini beberapa dubber yang mengisi suara karakter dalam anime Tsukimichi: Moonlit Fantasy Season 2:

  • Makoto Misumi oleh Natsuki Hanae
  • Tomoe oleh Ayane Sakura
  • Mio oleh Akari Kitou
  • Shiki oleh Kenjirou Tsuda
  • Eris oleh Minami Tanaka
  • Ema oleh Saori Hayami
  • Sofia Bulga oleh Miyuki Sawashiro
  • Beres oleh Shinpachi Tsuji
  • Hibiki Otonashi oleh Ai Kakuma
  • Tomoki Iwahashi oleh Ryouhei Arai

Prediksi Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu 2 Episode 17

Episode 16 sebelumnya dibuka dengan kilas balik ketika Lumgand Hopleys bertemu dengan Luria Aensland di Kaleneon, Wilayah Aensland. Mereka berdua yang masih kecil membuat suatu janji di masa depan.

Lumgand: "Benarkah? Luria juga berpikir sama?"

Luria: "Ya."

Lumgand: "Kalau begitu, aku harap kau bersumpah suatu hari akan bertempur bersamaku."

(Luria mengangguk tanda setuju).

Lumgand: "Namaku Lumgand Hopleys, putra kedua Keluarga Hopleys dari Kerajaan Limia. Aku merasa cemas terkait realitas korupsi pada kaum bangsawan dan berharap bisa menggerakkan reformasi. Berhubung terlahir sebagai bangsawan, maka harus menjalani kehidupan yang pantas dengan darah bangsawan ini. Melindungi rakyat yang lemah di tanah pemberian raja ini dan menjadi pelindung bagi mereka. Bagaimana?"

(Luria bertepuk tangan dan tersenyum).

Alur kemudian menampilkan malam sebelum pertandingan kelompok dalam Festival Akademi Rotsgard. Setelah membayangkan janji masa lalunya bersama Lumia, Lumgand terlihat mengambil sebuah kalung sihir.

Alur selanjutnya berpindah ke Makoto yang masih berada di toko miliknya. Ia masih kepikiran dengan perbincangan dengan pemimpin guild pedangan, Zara.

Makoto: "Tuan Zara tidak menganggapku sebagai seorang pedagang. Meski tidak terima, fakta aku tidak melakukan dengan baik dan terlalu naif juga merupakan kenyataan. Selain itu, akhirnya aku tetap ingin membangun relasi dengan iblis. Tindakan ini sama seperti mengkhianati kota ini. Mungkin aku tidak bisa tinggal di Rotsgard lagi. Terakhir, yang bisa kulakukan untuk Jin dan lainnya adalah..."

Episode 17 mendatang sepertinya akan menampilkan Lumgand yang berubah menjadi mutan di arena pertandingan Festival Rostgard. Di beberapa tempat Kota Rotsgard, sejumlah orang juga berubah menjadi mutan. Melihat keadaan itu, Makoto bersama para pengikutnya segera melakukan tindakan penyelamatan.

Link Nonton Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu Season 2

Anime Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu Season 2 episode 17 subtitle bahasa Indonesia dapat ditonton secara gratis dan legal melalui layanan streaming BStation atau Bilibili TV pada Senin, 29 April 2024 pukul 22.00 WIB.

Berikut ini link streaming nonton animeTsukimichi: Moonlit Fantasy Season 2 episode terbaru:

LINK NONTON TSUKI GA MICHIBIKU ISEKAI DOUCHUU S2 EPISODE 17

Baca juga artikel terkait ANIME atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Film
Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Ibnu Azis