Menuju konten utama

Mobilitas Kembali Aktif, Pastikan Perjalananmu Aman dan Nyaman

Gojek mengedukasi, menyosialisasikan, dan mengimplementasikan protokol kesehatan di tiap layanannya.

Mobilitas Kembali Aktif, Pastikan Perjalananmu Aman dan Nyaman
Beberapa mitra driver Gojek sedang berkumpul untuk mengikuti program vaksinasi COVID-19. FOTO/ dok. Gojek

tirto.id - Suatu sore, Birru (4 tahun) merengek minta diantar berkeliling Bundaran HI. Padahal saat itu kasus COVID-19 sedang tinggi-tingginya di Jabodetabek. Sari (32 tahun) tentu tak tega bila tak memenuhi keinginan anak semata wayangnya, apalagi permintaan itu terbilang sederhana. Namun ia sendiri tak mau mengambil risiko tertular virus.

“Kasihan juga, sudah berbulan-bulan dia nggak keluar rumah. Dunia luar cuma bisa dia lihat dari Youtube atau televisi,” kata Sari.

Akhirnya Sari memutuskan order transportasi online setelah banyak menimbang. Perjalanannya akhirnya dimulai dari rumahnya di kawasan Bumi Serpong Damai di Tangerang Selatan, menuju Jakarta Pusat. Birru bisa melihat Bundaran HI yang selama ini hanya dia lihat di YouTube, juga melihat Tugu Selamat Datang dari dekat.

Sore itu jadi momen yang menyenangkan bagi Birru dan Sari. Biru girang, bahkan mau makan setelah melintasi dan melihat air mancur di Bundaran HI. Padahal seharian dia melakukan gerakan tutup mulut (GTM) yang bikin dia ogah makan.

“Perjalanan kemarin bisa dibilang adalah awal yang baik untuk memberanikan diri beraktivitas kembali, merasa normal kembali,” kata Sari.

Bangkit Bersama, Saling Menjaga

Sesungguhnya, virus COVID-19 tak hanya membuat khawatir para pengguna transportasi online seperti Sari. Mitra driver merasakan hal yang sama, apalagi risiko terpapar virus di “ruang kerja” mereka cukup besar.

“Walau khawatir tetap ada, manusia cuma bisa ikhtiar,” kata seorang mitra driver Gojek, Rudi Candra (38 tahun). Rudi merasa was-was tiap kali bekerja di jalanan. Namun ia berusaha mengatasinya dengan mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah dan Gojek

Gojek menyadari bahwa kondisi ini harus segera ditangani dengan baik, agar bisa memberikan keamanan dan kenyamanan, baik pada para mitra driver maupun untuk penumpang. Hal ini membuat Gojek menginisiasi kampanye kolaboratif #BangkitBersama (Rise Together) dengan semangat untuk menjadikan Indonesia kembali kuat, salah satunya, lewat program vaksinasi dengan cakupan terbesar di kategori transportasi online.

Sejak dimulainya program vaksinasi COVID-19, Gojek berkolaborasi dengan Halodoc dan sejumlah institusi publik, secara proaktif mendukung pemerintah untuk percepatan program vaksinasi. Termasuk vaksinasi kepada mitra driver Gojek di Indonesia yang masuk dalam program prioritas vaksinasi sebagai garda terdepan di sektor transportasi dan perannya di sektor logistik (pengantaran barang, penghubung UMKM dengan konsumen).

Advertorial Gojek Vaksin Body Artikel #1

Sejumlah panitia vaksinasi COVID-19 dari Halodoc sedang mendata mitra driver Gojek yang akan melaksanakan vaksinasi . FOTO/ dok. Gojek

Head of Indonesia Region Gojek, Gede Manggala, lewat keterangan tertulis, Rabu (25/8/2021), mengungkap hasil survei internal yang dilakukan pada Juli 2021 kepada 50 ribu mitra driver yang telah divaksinasi. Sebanyak 94 persen mitra driver mengaku puas dengan pos pelayanan vaksinasi atau kegiatan vaksin yang difasilitasi Gojek karena pendaftarannya mudah serta proses vaksinasinya berlangsung tertib dan cepat. Inisiatif vaksinasi ini juga membuat mitra driver merasa lebih aman dan percaya diri untuk kembali “bertualang”.

Ketika ditanya pengalamannya mengikuti vaksinasi yang diinisiasi Gojek, Rudi Candra, salah satu driver Gojek, mengatakan bahwa program vaksinasi Gojek ini bagus dan mudah diikuti. Sekitar 3 bulan lalu, Rudi mendapat undangan, lalu dapat pesan WhatsApp.

“Dari sana saya vaksin di GOR Cilandak. Di sana juga diarahin, jadi lebih mudah,” kata Rudi.

Hingga Oktober 2021, ratusan ribu mitra driver dari 130 kota/kabupaten telah divaksinasi. Jumlah ini masih terus bertambah.

Advertorial Gojek Vaksin Body Artikel #2

Mitra driver Gojek yang telah divaksin COVID-19. FOTO/ dok. Gojek

Selain lewat kegiatan vaksin yang difasilitasi Gojek, mitra driver Gojek juga didorong untuk mengikuti program vaksinasi yang diselenggarakan oleh pemerintah demi perjalanan yang lebih sehat dan aman—baik bagi penumpang maupun pengemudi—karena saling menjaga di perjalanan merupakan amanah.

Kini, pengguna Gojek juga dapat mengecek status vaksinasi mitra driver pada halaman order di aplikasi saat hendak melakukan pemesanan. Namun jangan lupa mengunduh aplikasi versi terbaru jika ingin memanfaatkan fitur ini.

Gojek sendiri merupakan perusahaan transportasi online yang secara komprehensif mengedukasi, menyosialisasikan, dan mengimplementasikan protokol kesehatan di tiap layanannya. Aplikasi karya anak bangsa ini juga meluncurkan layanan GoCar dan GoRide Protect+ yang menjamin 100 persen mitra pengemudi telah divaksinasi (minimal dosis pertama). Pada armada layanan GoCar Protect+ seperti yang Sari dan Birru gunakan tempo hari, terpasang pembersih udara yang mampu melumpuhkan virus airborne COVID-19 hingga 91,3% dalam 30 detik, juga sekat pelindung yang fungsinya membatasi penyebaran virus demi perjalanan yang lebih sehat dan aman, baik bagi penumpang maupun pengemudi.

Mitra driver pada layanan Protect+ ini merupakan mitra berkualitas yang berkomitmen menjaga kebersihan kendaraan dan terlebih dulu mendapat penilaian terbaik oleh pelanggan terkait penerapan protokol kesehatan.

Kemudian, agar bisa menggunakan layanan GoRide maupun GoCar dengan nyaman dan dengan harga terjangkau (total diskon Rp135 ribu), pengguna bisa memakai promo dengan kode GOJEKHEMAT.

Kesehatan dan keselamatan mitra driver menjadi prioritas Gojek, karena bagaimana bisa membantu mobilitas dan memenuhi kebutuhan harian masyarakat bila mitra driver sendiri belum merasa aman dan nyaman? Pada akhirnya, semua tentang #BangkitBersama dan saling menjaga di sepanjang perjalanan menuju kehidupan normal baru.[]

(JEDA)

Penulis: Tim Media Servis