Menuju konten utama

Lakukan Kampanye Senyap, Ahok Kunjungi Warga Sakit

Menurut Ahok, pihaknya akan terus mengadakan kampanye senyap untuk mengunjungi warga sakit.

Lakukan Kampanye Senyap, Ahok Kunjungi Warga Sakit
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) blusukan di Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur (3/2). Tirto.id/Naomi Pardede

tirto.id - Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali tidak melakukan kampanye secara terbuka. Ia memilih melakukan kunjungan ke warga sakit yang menderita stroke di kawasan Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis (23/3/2017).

“Ada beberapa tim kami yang sakit. Timses (tim sukses) yang keluarganya sakit kami jenguk,” kata Ahok ketika diminta keterangan terkait kunjungannya tersebut.

Saat menemui warga, Ahok mengatakan bahwa ada warga menderita penyakit stroke dan kelumpuhan. Untuk itu, Ahok mengunjungi mereka guna memberi semangat, karena ada beberapa dari warga tersebut yang sudah tidak memenuhi syarat untuk memilih karena penyakit-penyakit tersebut.

“Minimal kita ya doanya aja gitu loh,” kata Ahok di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

Saat ditanya mengenai keinginannya yang buru-buru pulang, Ahok malah balik bertanya bagaimana para awak media bisa mendapat informasi kunjungannya. Namun, ia menegaskan bahwa kepergiannya yang cepat dari lokasi bukan bermaksud untuk menghindari wartawan.

“Kita ada janji makan siang di sini, jadi balik cepat,” kata dia.

Menurut Ahok, pihaknya akan terus mengadakan kampanye senyap untuk mengunjungi warga sakit. Ia memaparkan bahwa kunjungan ini efektif untuk memastikan program ‘Ketuk Pintu, Layani Dengan Hati’ berjalan dengan efektif atau tidak.

Ahok juga mengaku akan merekrut banyak dokter untuk ke depannya, dan program ‘Ketuk Pintu, Layani Dengan Hati’ merupakan program uji coba yang dirasa cukup sesuai.

“Kita ingin orang Jakarta dari hamil sampai lansia diurusin. makanya 1 dokter 5 ribu orang urusin,” kata Ahok.

Kendati demikian, kegiatan Ahok yang selama ini direkam melalui media sosial atau seringkali dikatakan kampanye senyap masih belum diketahui tingkat kesuksesannya. Ahok pun enggan berkomentar terkait hal tersebut. Ia berpendapat bahwa pihaknya tidak memikirkan jumlah suara yang akan dihimpun dari pendekatan kepada warga dengan cara tersebut.

“Saya gak tau. Saya kerja ikhlas aja. Saya ‘kan kalau jadi Gubernur lagi mau jalankan program ‘kan. Menurut saya program ini paling benar,” pungkas Ahok.

Sebelumnya, Ahok juga sudah mengunjungi warga sakit di daerah Jatinegara, Jakarta Timur pada 8 Maret 2017. Ia juga diketahui melakukan kunjungan ke warga lanjut usia di daerah Pademangan Barat, Jakarta Utara pada 17 Maret 2017 lalu.

Terkait hal ini, pihak tim pemenangan Ahok yang diwakili oleh sekretaris Tubagus Ace Hasan Syadzily berjanji bahwa pihaknya akan melakukan kampanye terbuka apabila memang sudah menemui bentuk yang sesuai.

“Tapi ke depan kita akan lebih terbuka. Nggak ada (ketakutan pada media). Kita ‘kan nggak bisa menyampaikan sesuatu yang belum matang. kita matangkan dulu deh,” kata Ace pada Senin (13/3) lalu.

Pilgub DKI Jakarta putaran kedua akan diikuti oleh dua pasangan calon, yakni pasangan nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan pasangan nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

KPU DKI Jakarta juga telah menyusun jadwal penyelenggaraan putaran kedua melalui Surat Keputusan KPU DKI Jakarta Nomor 49/Kpts/KPU-Prov-010/Tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahun 2017 putaran kedua, dengan rincian sebagai berikut:

Pada 7 Maret hingga 15 April 2017 kedua paslon melakukan kegiatan kampanye. Di sela-sela waktu itu, KPU DKI Jakarta juga akan menyelenggarakan debat putaran dua. Pada 9 hingga 15 April 2017, KPU DKI Jakarta juga akan memfasilitasi paslon untuk memasang iklan kampanye di media massa.

Setelah itu, pada tanggal 16 hingga 18 April 2017 akan memasuki masa tenang dan pada 19 April 2017 akan dilaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

KPU DKI Jakarta akan melakukan rekapitulasi berjenjang dari tingkat kecamatan hingga provinsi pada 20 April-1 Mei 2017.

Baca juga artikel terkait AHOK-DJAROT atau tulisan lainnya dari Felix Nathaniel

tirto.id - Politik
Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Alexander Haryanto