Menuju konten utama

Awal Mula Ada Gas Air Mata di Stadion Gelora Joko Samudra Gresik

Kronologi adanya gas air mata di Stadion Gresik usai pertandingan antara Gresik United vs Delta Sidoarjo. Berikut ini penjelasannya.

Awal Mula Ada Gas Air Mata di Stadion Gelora Joko Samudra Gresik
Tangkapan layar sejumlah aparat berjaga di luar stadion usai pertandingan Gresik United melawan Deltras FC di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik, Minggu (19/11/2023) sore. ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin

tirto.id - Kericuhan terjadi di Stadion Gelora Joko Samudra Gresik pada pertandingan Gresik United vs Delta Sidoarjo Minggu, 19 November 2023.

Dari video yang beredar di platform sosial media Twitter alias X terlihat aparat menembakkan gas air mata ke arah supporter.

Video pendek lainnya juga memperlihatkan petugas keamanan diserang oleh supporter yang kalap dengan cara melemparkan batu.

Di lain sisi, foto yang beredar menyuguhkan pemandangan supporter terkapar sedang ditangani oleh tim kesehatan.

Kejadian ini lantas menuai banyak kritik dari warganet, tidak sedikit yang mengingatkan peristiwa di Gresik dengan tragedi Kanjuhuruan yang menelan 135 korban jiwa pada 1 Oktober 2022.

“gini amat, ini Indonesia lagi ada event dunia Lo pildun u17 bok ya jangan berulah, apalagi Kanjuruhan belum usai ,apa masih mau nyalahin angin lagi,” tulis akun pengguna X @Fajarcahyad1 Selasa (20/11/2023).

“Kok tidak belajar dari peristiwa sebelumnya... Evaluasi dan pendidikan di kepolisian bagaimana sebenarnya??,” tulis akun pengguna X @iqbalalghi Senin (19/11/2023).

Penyebab Terjadinya Kerusuhan di Stadion Gelora Joko Samudra Gresik

Peristiwa kerusuhan di Stadion Gelora Joko Samudra Gresik menyebabkan sejumlah korban luka-luka dan kerugian material di pihak supporter dan polisi.

Sepuluh korban luka merupakan polisi dan 7 orang luka dari pihak supporter. Korban luka mendapatkan perawatan dari rumah sakit Bhayangkara.

“Dari suporter sudah dipulangkan dan dilakukan rawat jalan (home visit), sementara anggota Polri yang harus rawat inap sebanyak 5 orang,” ujar Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom dikutip Humas Polri.

Adhitya menjelaskan penyebab awal terjadinya kericuhan itu dipicu oleh kekecewaan supporter Gresik United yang harus meneguk kekalahan tim kesayangan mereka dari Delta Sidoarjo dengan skor 1 -2.

Lalu kekecewaan diekspresikan dengan melempar batu ke bus kendaraan pemain Delta Sidoarjo.

“Sehingga pihak Kepolisian mengambil langkah-langkah preventif dengan menembakan gas air mata secara prosedur di luar stadion untuk membubarkan massa,” kata Adithya dikutip Humas Polri.

Ahitya juga menambahkan bahwa pihaknya segera melakukan penyelidikan lebih lanjut terakit kejadian kerusuhan itu.

“Kami masih mendalami kasus ini dan mengumpulkan bukti – bukti yang ada untuk tindak lanjut,” pungkasnya.

Baca juga artikel terkait GAS AIR MATA atau tulisan lainnya dari Balqis Fallahnda

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Balqis Fallahnda
Penulis: Balqis Fallahnda
Editor: Dipna Videlia Putsanra