Menuju konten utama

Korban Hilang dalam Kecelakaan Kapal di Danau Toba 39 Orang

BNPB menyatakan korban tenggelam KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, bertambah menjadi 39 orang.

Korban Hilang dalam Kecelakaan Kapal di Danau Toba 39 Orang
Ilustrasi. Sebuah perahu motor melintasi perairan Danau Toba, Sumatera Utara, Rabu (4/4). Untuk menyeberangi danau Toba menuju pulau Samosir atau sebaliknya warga setempat maupun wisatawan menggunakan jasa penyeberangan perahu motor dengan tarif Rp10 ribu per orang. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/Spt/17.

tirto.id - Daftar korban hilang dalam insiden tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatera Utara, Senin (18/6/2018) kemarin bertambah menjadi 39 orang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Selasa (19/6/2018).

"Empat belas orang (yang hilang) di antaranya perempuan, sisanya laki-laki," kata Sutopo saat dihubungi via telepon, Selasa (19/6/2018).

Sutopo menyampaikan, data jumlah korban selamat juga sudah bertambah menjadi 18 orang. Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir mencatat bahwa total penumpang yang berhasil diselamatkan sebanyak 14 orang dan sudah dievakuasi ke Pelabuhan Simanindo.

Kapal berbahan kayu itu diperkirakan membawa penumpang sebanyak 80 orang. Awalnya, kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Simanindo Kabupaten Samosir menuju Pelabuhan Tiga Ras Kabupaten Simalungun pada pukul 17.00 WIB.

Sekitar jarak satu mil dari Pelabuhan Tiga Ras, kapal itu tenggelam akibat diterjang angin kencang dan disertai hujan deras di Danau Toba.

Evakuasi yang dilakukan pada Senin (18/6/2018) sore hingga malam itu berhasil menyelamatkan empat belas orang penumpang dan menemukan satu orang dalam keadaan tewas.

"Sampai saat ini identitas korban meninggal belum teridentifikasi dan evakuasi masih kita lakukan," ujar Sutopo.

Saat ini, BNPB dan pemerintah setempat juga telah membuka posko informasi bagi warga yang kehilangan anggota keluarganya dalam insiden kapal tenggelam tersebut.

Baca juga artikel terkait KAPAL TENGGELAM atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Yandri Daniel Damaledo