Menuju konten utama

Konser Orchestra Experience Batal Mendadak, Ini Imbauan DKJ

Konser Orchestra Experience di Tangerang batal mendadak karena kendala teknis. DKJ mengimbau masyarakat waspada sebelum membeli tiket.

Konser Orchestra Experience Batal Mendadak, Ini Imbauan DKJ
Orchestra Experience di BSD City yang seharusnya digelar hari ini, 4 Oktober 2026, resmi ditunda karena kendala teknis yang tidak terduga. (Instagram/@orchestra__experience.id)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Konser Orchestra Experience yang dijadwalkan berlangsung di The Entrance Convention Hall, Q-BIG BSD City, Tangerang, pada Minggu (4/10/2026) pukul 19.00 WIB mendadak dibatalkan.

Hal itu membuat sejumlah calon penonton mengeluh di media sosial karena informasi disebut baru disampaikan sekitar 30 menit sebelum acara dimulai. Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) turut memberikan respons atas kejadian tersebut.

Pihak Orchestra Experience melalui akun Instagram resminya kemudian memberikan klarifikasi bahwa pertunjukan di Tangerang dibatalkan karena kendala teknis yang tidak terduga dan akan dijadwalkan ulang.

Di tengah situasi tersebut, DKJ melalui Komite Musik mengeluarkan imbauan agar masyarakat berhati-hati dan melakukan verifikasi sebelum membeli tiket atau mengikuti acara Orchestra Experience.

Kronologi Konser Orchestra Experience Mendadak Batal

Kejadian bermula pada Minggu (4/10/2026), ketika pertunjukan Orchestra Experience di Tangerang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB di The Entrance Convention Hall, Q-BIG BSD City, Upper Ground, Tangerang. Sejumlah calon penonton yang telah mengantongi tiket, datang ke venue untuk menyaksikan pertunjukan tersebut.

Menjelang waktu pertunjukan, muncul informasi bahwa acara dibatalkan. Salah satu pengguna media sosial melalui Threads mengeluhkan pembatalan yang disebut baru diinformasikan sekitar 30 menit sebelum acara dimulai.

“Ada penipuan konser orchestra experience di QBig BSD City malam ini.. Pembatalan di info 30 menit sebelum acara mulai di jam 19.00. Gilaaaaaaaaaaaa,” tulis akun Thread @detiyustias.

Seorang netizen lainnya mengaku telah datang ke Q-BIG BSD City setelah membeli tiket dengan harga yang disebut cukup mahal. Ia mengaku terkejut karena lokasi acara disebut kosong dan tidak terlihat dekorasi yang sebelumnya diharapkan tersedia untuk pertunjukan.

“Barusan gue ke Qbig karena udah beli tiket yang lumayan mahal, tapi ternyata acaranya dibatalin tiba-tiba. Pas sampai lokasi, tempatnya kosong melompong. Nggak ada dekorasi sama sekali, padahal harusnya ada banyak lilin dan suasana orchestra experience. Yang datang juga udah banyak banget, sampai ratusan orang, dan ternyata banyak yang sama-sama beli tiket.Katanya EO ini bahkan ngadain event konser di waktu yang sama di dua lokasi berbeda, Qbig dan Titan. Dan ternyata dua-duanya nggak ada acaranya,” tulis akun X @Sipitungscbd.

Di tengah ramainya keluhan tersebut, akun Instagram resmi Orchestra Experience memberikan pengumuman kepada para calon penonton. Penyelenggara menyampaikan bahwa pertunjukan Orchestra Experience di Tangerang yang dijadwalkan pada 4 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB dibatalkan untuk hari tersebut.

Dalam klarifikasinya, pihak penyelenggara menyebut pembatalan terjadi karena kendala teknis yang tidak terduga.

“Kami dengan tulus memohon maaf atas pemberitahuan yang mendadak ini dan atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi, terutama bagi Anda yang telah mempersiapkan diri untuk menghadiri pertunjukan,” ucap mereka.

Penyelenggara menyatakan pertunjukan akan dijadwalkan ulang. Tanggal baru dan informasi lebih lanjut mengenai tiket, menurut pihak penyelenggara, akan diumumkan setelah jadwal baru dikonfirmasi. Tiket yang telah dibeli disebut tetap berlaku untuk jadwal pertunjukan pengganti.

Selain opsi penjadwalan ulang, pihak Orchestra Experience juga membuka pengajuan refund bagi penonton yang tidak ingin mengikuti pertunjukan pada jadwal baru.

“Bagi penonton yang ingin mengajukan refund tiket Orchestra Experience Tangerang, kami akan mengusahakan proses refund dilakukan secepat mungkin,” tulis Orchestra Experience.

“Proses refund akan dilakukan dalam waktu hingga 7 hari kerja,” tambah mereka.

Imbauan DKJ Terkait Orchestra Experience

Pembatalan pertunjukan Orchestra Experience yang hanya beberapa menit sebelum jadwal dimulai itu kemudian mendapat perhatian dari Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), khususnya Komite Musik.

Melalui akun media sosialnya, DKJ mengeluarkan imbauan kehati-hatian terkait acara Orchestra Experience. DKJ meminta masyarakat, pelaku seni, serta pihak-pihak yang berkepentingan untuk berhati-hati dan mempertimbangkan kembali keikutsertaan maupun pembelian tiket acara tersebut.

Imbauan itu disampaikan karena adanya sejumlah informasi dan kondisi terkait penyelenggaraan acara yang dinilai menimbulkan kekhawatiran mengenai kredibilitas serta kepastian pelaksanaannya. DKJ meminta masyarakat untuk:

  • Tidak melakukan pembayaran atau transaksi apa pun sebelum memperoleh informasi yang jelas dan dapat diverifikasi mengenai penyelenggara.
  • Memastikan identitas, legalitas, lokasi, jadwal, serta pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.
  • Tidak menyebarluaskan informasi promosi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
  • Berhati-hati dalam memberikan data pribadi maupun informasi pembayaran kepada pihak yang mengatasnamakan penyelenggara.
  • Melakukan verifikasi melalui sumber resmi sebelum membeli tiket atau berpartisipasi dalam acara tersebut.
DKJ menegaskan bahwa imbauan tersebut merupakan bentuk kewaspadaan untuk melindungi masyarakat dari potensi kerugian. Imbauan itu bukan merupakan pernyataan bahwa pihak penyelenggara telah terbukti melakukan penipuan.

Karena itu, DKJ mengajak masyarakat untuk bersikap bijaksana dan tidak mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum terkonfirmasi. Masyarakat juga diminta melakukan verifikasi secara mandiri melalui sumber resmi sebelum melakukan transaksi atau mengikuti acara.

Baca juga artikel terkait KONSER MUSIK atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra