Menuju konten utama

Kemendag Akui Harga Ayam Anjlok Gara-Gara Lonjakan Pasokan

Harga ayam di pasaran yang saat ini tengah jatuh merupakan dampak dari terjadinya kelebihan pasokan di pasar.

Kemendag Akui Harga Ayam Anjlok Gara-Gara Lonjakan Pasokan
Pekerja menata telur ayam di salah satu tempat penampungan telur di Desa Gampa, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Rabu (21/11/2018). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas.

tirto.id - Harga ayam hidup ras potong mengalami penurunan hingga mencapai rata-rata Rp7.000-10.000 per kg. Sejumlah peternak terutama di area Jawa Barat hingga Jawa Timur pun mengeluhkan rendahnya harga jual yang merugikan tersebut.

Bahkan Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) awal pekan lalu mengeluhkan soal harga ayam di tingkat peternak hanya bisa dijual dengan Rp18.500, angka tersebut lebih rendah dibandingkan biaya produksi yang dikeluarkan.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag) Karyanto Suprih menjelaskan, harga ayam di pasaran yang saat ini tengah jatuh merupakan dampak dari terjadinya kelebihan pasokan atau over supply di pasar.

"Iya [harga jatuh], karena over supply," jelas dia ketika ditemui wartawan di Hotel Mandarin Oriental, Rabu (26/6/2019).

Untuk mengatasi harga ayam yang saat ini tengah jatuh Kementerian Perdagangan akan berbicara dengan sektor hulu dalam hal ini para pemasok.

"Kami akan bicara dengan sektor hulu tolong supply-nya jangan terlalu [besar] harus direm dulu supaya tidak over supply," jelas dia.

Selain berkoordinasi dengan para pemasok untuk tidak memotong ayam dalam jumlah besar dalam waktu dekat ini. Sebelumnya pemerintah juga sudah melakukan tindakan per 14 Juni 2019, pemerintah melalui Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) juga telah berupaya memotong produksi Day Old Chicken (DOC) atau bibit ayam potong sebanyak 30 persen.

Meskipun demikian, ia membenarkan bila dampaknya belum terasa karena memerlukan koordinasi antar pelaku. Kemendag juga telah berkoordinasi dengan Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) untuk melakukan pengawasan stok daging ayam ras.

Sebelumnya, Asosiasi Peternak Ayam Yogyakarta (Apayo) mengeluhkan anjloknya harga ayam di tingkat peternak. Sebagai bentuk protes, Apayo berencana membagi-bagikan sekitar lima ribu ekor ayam secara cuma-cuma kepada masyarakat jika harga tak kunjung membaik.

Ketua Apayo Hari Wibowo mengatakan, saat ini harga ayam di pasaran sudah menembus Rp29 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.

Sebaliknya, harga di tingkat peternak mentok di kisaran Rp7 ribu hingga Rp8 ribu per kilogram. Menurut Hari, seharusnya harga ayam di pasaran menyesuaikan dengan tingkat peternak.

Jika harga ayam di tingkat peternak Rp7 ribu hingga Rp8 ribu, harga di tingkat peternak paling tidak Rp15 ribu per kilogram.

Baca juga artikel terkait HARGA AYAM atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Maya Saputri