tirto.id - Usai tersingkir di ajang Piala Presiden 2019, CEO Kalteng Putra, Agustiar Sabran mengatakan bahwa fokus timnya kini beralih pada persiapan menghadapi Liga 1 2019. Berbagai agenda pun bakal dilakoni tim berjuluk Laskar Isen Mulang tersebut, salah satunya pemusatan latihan di Yogyakarta.
“Setelah kalah di turnamen Piala Presiden, tim akan fokus menghadapi Liga 1 Indonesia yang akan digelar awal Mei. Tim Kalteng Putra terus mematangkan persiapan melalui latihan yang dipusatkan di Yogyakarta,” beber Agustiar Sabran, sebagaimana diwartakan Antara, Senin (8/4/2019).
Laju anak asuh Gomes De Oliviera mesti terhenti di babak perempat final Piala Presiden 2019 setelah dikandaskan Arema FC dalam pertandingan dua leg. Masing-masing dengan skor 3-0 saat bermain di Stadion Kanjuruhan, dan 0-3 saat berlaga di Stadion 17 Mei, Banjarmasin sehingga secara total kalah agregat 0-6.
Namun, dengan tersingkirnya Kalteng Putra membuat pelatih Gomes De Oliviera mendapatkan pelajaran berharga dan lebih mengetahui kelemahan tim sehingga bakal melakukan pembenahan.
Kabarnya, Kalteng Putra masih akan menambah skuatnya dengan beberapa pemain incaran. Di antaranya yakni penyerang asing dan sejumlah pemain lokal untuk memperkuat lini tengah dan lini belakang.
“Memang fokus kami adalah Liga 1 Indonesia. Setelah kalah dari Arema FC, kami terus melakukan pembenahan dan nantinya akan siap menghadapi pertandingan Liga 1 Indonesia yang jadwal kompetisinya cukup panjang,” tambah Agustiar.
Sejauh ini, Kalteng Putra belum menyebutkan nama-nama pemain yang akan direkrutnya. Namun, penambahan pemain dipastikan bakal dilakukan dalam waktu dekat. Dari lima gol yang dihasilkan di Piala Presiden 2019, tiga di antaranya diciptakan Patrich Wanggai. Hal tersebut diperkirakan menjadi alasan Laskar Isen Mulang untuk menambah pemain asing di lini serang.
“Semoga saja berdasarkan di turnamen pramusim kemarin, permainan Kalteng Putra lebih baik lagi,” pungkasnya.
Editor: Fitra Firdaus