Kabar Megawati Terkini: Keadaan Kesehatannya Menurut Politikus PDIP

Oleh: Riyan Setiawan - 13 September 2021
Dibaca Normal 1 menit
Politikus senior PDIP kompak mengatakan kabar yang menyebut Megawati kritis merupakan informasi hoaks.
tirto.id - Politikus Senior PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo membantah Ketua Umum partai berlambang banteng, Megawati Soekarnoputri dalam kondisi kritis. "Hoaks, tidak benar," kata Tjahjo kepada reporter Tirto, Senin (13/9/2021).

Hal senada juga diungkapkan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hendrawan Supratikno. Ia menegaskan informasi Megawati dalam kondisi kritis tidak benar. Pasalnya, pada dua hari yang lalu Megawati masih menjadi pembuka acara pelatihan sekolah kader PDIP.

"Kan sudah membuka pelatihan Sekolah Partai dua hari yang lalu. [Kondisinya] Segar bugar," kata Hendrawan kepada repoeter Tirto, Senin (13/9/2021).

Ia juga mengatakan saat ini kondisi Megawati jauh lebih sehat. "Lebih sehat. Seingat saya ini hoax ketiga tentang Ketum kami. Pembuat hoaks ini punya gangguan jiwa. Senang melihat orang lain resah-gelisah. Tertawa diatas dusta," kata dia.

Pada 9 September lalu, Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto juga menegaskan Megawati Soekarnoputri dalam keadaan kritis merupakan informasi yang tidak benar alias hoaks. Kata Hasto, Megawati dalam keadaan sehat, energik, dan selalu bersemangat.

“Kemarin malam pukul 21.00 WIB Ibu Mega masih memberikan arahan terkait program kerakyatan Partai. Pagi ini pun ketika saya menghadap Beliau, Ibu Mega juga terus mencermati situasional terkait pandemi dan juga politik internasional," kata Hasto melalui keterangan tertulisnya.

Hasto mengatakan, seluruh kader partai selalu siap menghadapi serangan fitnah dan hoaks yang ditujukan ke partai dan Megawati.

"Politik membangun peradaban menjadi tema sentral PDI Perjuangan. Seluruh gerak kemanusiaan dan kerakyatan partai tidak terpengaruh oleh berbagai fitnah dan hoaks," tuturnya.


Baca juga artikel terkait KABAR MEGAWATI SAKIT atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Politik)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Abdul Aziz
DarkLight