Jawab Reshuffle Kabinet, Jokowi: Yang Jelas Hari Ini Rabu Pon

Reporter: Andrian Pratama Taher, tirto.id - 1 Feb 2023 12:17 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Presiden Jokowi kembali memberi tanggapan soal kabar reshuffle kabinet pada hari ini.
tirto.id - Presiden Jokowi menjawab soal kabar reshuffle kabinet pada hari ini, Rabu (1/2/2023). Eks Wali Kota Surakarta itu kembali tidak menjawab soal pelaksanaan reshuffle kabinet dilakukan hari ini, tetapi ia mengingatkan bahwa rabu ini sebagai Rabu Pon dalam kalender Jawa.

"Saya udah sampaikan kan kemarin. Tadi malem sudah saya sampaikan. Masa saya ulang lagi? Yang jelas hari ini adalah Rabu Pon," ujar Jokowi disambut gelak tawa usai acara Mandiri Investment Forum di Jakarta, Rabu (2/1/2023).

Jokowi pun langsung meninggalkan lokasi kegiatan. Ia didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Marinves Luhut B. Pandjaitan. Menteri BUMN Erick Tohir ikut mendampingi Jokowi pun berkelakar bahwa hari ini adalah hari bagus untuk investasi.

"Hari baik buat investasi," kelakar Erick.

Kabar reshuffle kabinet Jokowi beberapa kali disampaikan oleh eks Gubernur DKI Jakarta itu di awal tahun 2023. Akan tetapi, ia belum melakukan perombakan.

Pada Selasa (31/1/2023), Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta publik untuk menunggu Rabu (1/2/2023) mendatang. Ia tidak menjawab soal kemungkinan reshuffle selain meminta publik menunggu.

Usai acara PSI di Jakarta, Selasa (31/1/2023), Jokowi mengakui bahwa Rabu besok adalah rabu pon. Ia mengakui bahwa esok akan ada agenda di Jakarta sebelum berangkat ke Bali pada Rabu sore.

"Pagi siang masih di Jakarta dan besok itu Rabu Pon. Kamisnya Kamis Wage kalau gak salah," kelakar Jokowi usai acara di Jakarta, Selasa.

Jokowi pun menjawab soal kemungkinan reshuffle pada Rabu Pon. Sambil tertawa, mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta publik menunggu kemungkinan reshuffle.

"Hahahaha. Ya ditunggu aja besok. Ditunggu saja besok," kata Jokowi.


Baca juga artikel terkait RESHUFFLE KABINET atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Politik)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Maya Saputri

DarkLight