Jadwal Program Belajar dari Rumah Kemendikbud di TVRI 17 April 2020

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 17 April 2020
Dibaca Normal 1 menit
Jadwal program Belajar dari Rumah untuk hari ini yaitu matematika dan tradisi asli nusantara.
tirto.id - Program Belajar dari Rumah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan tayang di TVRI pada Jumat (17/4/2020) hari ini. Jadwal program Belajar dari Rumah untuk hari ini yaitu matematika dan tradisi asli nusantara, yaitu ayam betutu.

"Selamat malam, #SahabatDikbud. Berikut jadwal acara #BelajardariRumah di @TVRINasional untuk hari Jumat, 17 April 2020. Yuk, istirahat yang cukup dan jangan lupa olahraga sebelum mengikuti serunya #BelajardariRumah besok pagi!" tulis Kemendikbud.

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI 17 April 2020


08.00-08.30 WIB Jalan Sesama


08.30-09.00 WIB Sahabat Pelangi: Panen Mangga

09.00-09.30 WIB Gemar Matematika Bersama Pak Ridwan: Pengolahan Data (Mean, Median, Modus)

09.30-10.00 WIb Tradisi Asli Nusantara: Ayam Betutu

10.00-10.30 WIB Pejuang Pendidikan di Ufuk Lombok Timur

10.30-11.00 WIB Keluarga Indonesia: Disiplin Positif

Kemendikbud memberikan catatan bahwa program Belajar dari Rumah ini bersifat tidak wajib dan merupakan alternatif pembelajaran di rumah.

Jadwal acara Belajar di Rumah bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan penyiaran TVRI dan Kemendikbud. Perubahan jadwal akan diinformasikan lebih lanjut.

Tradisi Asli Nusantara: Ayam Betutu


Ayam betutu merupakan hidangan khas Beli yang terdiri dari ayam utuh kemudian dibumbui dan dipanggang dalam api sekam. Kata betutu berasal dari kata tunu yang berarti bakar dan kata be yang berarti daging. Berdasarkan uraian tersebut betutu berarti daging yang dibakar.

Cara membuat ayam betutu yaitu daging ayam yang telah dibersihkan kemudian dibalurkan bumbu khas Bali yang dikenal dengan base genep di seluruh permukaan tubuh daging ayam.

Daging ayam yang telah dibumbui tersebut kemudian direbus atau langsung dibakar hingga menghasilkan aroma yang khas. Menurut tradisi Bali, ayam betutu biasanya disajikan pada saat upacara adat seperti odalan, otonan, maupun perkawinan.

Betutu juga digunakan sebagai sajian pada upacara keagamaan dan upacara adat serta sebagai hidangan dan dijual. Sekarang makanan ini sudah menjadi kuliner khas Bali yang menjadi daya tarik wisatawan dan sudah dijual di berbagai tempat kuliner di Bali.


Baca juga artikel terkait BELAJAR DARI RUMAH atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Pendidikan)

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Agung DH
DarkLight