Menuju konten utama

Jadwal Imsakiyah Kab. Sumenep Hari Ini 13 April 2021 Puasa 1 Ramadan 1442 H

Jadwal imsakiyah Kab. Sumenep pada 13 April 2021 bisa dicek di Tirto.id. Jadwal imsak, niat puasa, serta jadwal sholat 5 waktu menjadi pedoman bagi umat muslim menjalankan ibadah puasa.

Jadwal Imsakiyah Kab. Sumenep Hari Ini 13 April 2021 Puasa 1 Ramadan 1442 H
KAB. SUMENEP
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Hari ini Selasa 13 April 2021 umat Islam di Kab. Sumenep dapat mengecek jadwal imsak dan subuh 1 Ramadan 1442 H di Tirto.id. Selain itu, kaum muslimin dan muslimah dapat pula menyimak waktu-waktu salat lain, yaitu zuhur, asar, maghrib, dan isya. Jadwal imsakiyah Ramadan 2020 atau 1442 H ini mengutip data Kemenag RI.

Kab. Sumenep dikenal karena memiliki sejumlah masjid ikonik. Beberapa contohnya antara lain, Masjid BAITUR RAHMAN, Masjid AL-MUSAMMA, dan Masjid ISTIKMAL. Masjid-masjid tersebut menjadi pusat kegiatan ibadah umat muslim di Kab. Sumenep.

Masjid BAITUR RAHMAN dibangun pada 1956. Daya tampung 150 - 200 jamaah. Masjid ini bisa ditemukan di alamat Jl. Joko Tole Dusun Banasare Timur 06/03 Desa Banasare Kec. Rubaru Kab. Sumenep Rubaru.

Sedangkan Masjid AL-MUSAMMA dibangun pada 1951. Daya tampung 100 - 150 jamaah. Masjid ini berada di alamat Jl. Balai Desa Sentol Laok 003/001 Desa Sentol Laok Pragaan.

Sementara Masjid ISTIKMAL dibangun pada 1965. Daya tampung 100 - 150 jamaah. Umat muslim bisa menemukan masjid ini di Jl. Balai Desa Sentol Laok 003/001 Desa Sentol Laok Pragaan.

Selain itu, di Kab. Sumenep ada beberapa pilihan menu sahur dan buka puasa. Beberapa contohnya misal, Sate, Campor, Rujak Cingur, Kaldu Soto, Kaldu Kokot.

Namun yang lebih penting, demi kesempurnaan mengerjakan ibadah selama bulan Ramadan, umat Islam Kab. Sumenep dapat melihat jadwal imsakiyah di Kab. Sumenep sebagai berikut:

 

Niat Puasa Ramadhan dan Artinya

Mengerjakan puasa wajib hukumnya bagi umat Islam yang mukallaf selama 29 atau 30 hari bulan Ramadan setiap tahun. Sebulan penuh kaum muslimin, baik laki-laki maupun perempuan berjuang menahan dari dari hal-hal yang membatalkan sejak fajar shodiq hingga terbenamnya matahari.

Puasa adalah amalan istimewa. Tidak ada yang dapat mengetahui amalan tersebut kecuali Allah dan orang yang mengerjakan. Selain itu, Allah sendiri yang memberikan balasan, tanpa menentukan kadar balasan tersebut.

Hal ini tercantum dalam hadis qudsi "Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa, sebab ia hanyalah untukku dan Akulah yang akan memberikan ganjaran padanya secara langsung ”.

Puasa tidak hanya semata-mata menahan haus dan lapar atau tidak melakukan hubungan suami-istri pada siang hari. Dalam puasa, yang diutamakan adalah pengendalian diri dari perbuatan yang mengutamakan hawa nafsu.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ’alaihi wassalam. bersabda, "Puasa bukan hanya menahan makan dan minum saja. Puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Jika ada seseorang yang mencela atau mengganggumu, katakanlah, 'Aku sedang puasa'.”

Kaum muslim yang berpuasa ibarat tengah membuat perisai yang kukuh di dunia dan akhirat. Ketika berada di dunia, seseorang yang berpuasa akan membatasi semua perbuatannya hanya untuk hal-hal yang disukai Allah. Sementara itu, di akhirat, puasa adalah perisai yang akan menjaga seseorang dari panasnya api neraka.

Nabi Muhammad shallallahu ’alaihi wassalam. bersabda, "Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka” (H.R. Ahmad). 

Berikut ini bacaan doa niat puasa Ramadan dan artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma ghodin ’an adaai fardi syahri ramadhooni hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya, "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardu pada bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Khasanah Keislaman

Sepanjang Ramadan 2021 ini, selain menjalankan ibadah puasa, umat muslim di Kab. Sumenep juga dapat memperdalam pengetahuan tentang khasanah keislaman. Sebagai contoh pengetahuan agama Islam itu tentang Kisah Khulafaur Rasyidin Umar Bin Khattab: Sahabat Rasul yang Tegas .

Salah satu kisah sahabat Nabi yang banyak dibaca saat Ramadan adalah perjalanan hidup Umar bin Khattab. Ia adalah khalifah pengganti Abu Bakar ash-Shiddiq. Masa kepemipinannya berlangsung sekitar 10 tahun dari 13 hingga 23 H.

Umar awalnya menentang dakwah Nabi Muhammad saw. Namun, hatinya luluh ketika mendengar lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dibaca oleh saudara perempuannya, Fatimah binti Khattab.

Setelah Umar masuk Islam, ia berdiri gagah sebagai pembela terdepan agamanya. Dalam masa kekhalifahan Umar, Islam disebarkan hingga ke berbagai wilayah, seperti Iran, Suriah, hingga Mesir.

Baca juga artikel terkait JADWAL IMSAKIYAH atau tulisan lainnya dari Tim Konten Ramadan

tirto.id - Sosial Budaya
Reporter: Tim Konten Ramadan
Penulis: Tim Konten Ramadan
Editor: Tim Konten Ramadan